Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Wadah


Indah dan Nissa the gengs pergi kebazar untuk berburu jajanan kesukaan mereka


Mereka singgah ke tempat tukang seblak untuk makan


"Si Arka mana?"Ucap Nissa


Mereka mencari Hana bersama-sama dan Nissa dan juga indah selalu mengikuti Arka


Tante Lala juga menyuruh para sahabat Arka untuk selalu mengikuti Arka karena Arka memang masih sakit


"Tuh"Ucap Indah sambil menunjuk keberadaan Arka dan para sahabat nya,mereka sedang ditempat peramal karena Hero yang mengajak


Dia juga ingin bertanya keberadaan Hana walaupun Arka menolak nya tapi dia sekarang kurang bisa berbicara karena suaranya juga hampir hilang


Arka selalu di apit oleh Bagus dan Gio kalau terjadi apa-apa


"Gimana Mbah?"Ucap Hero


Peramal itu masih mengecek-ngecek kartunya sambil membaca mantra


"Woy Mbah kelamaan"Ucap Bagus


"Seperti nya jika Tuhan menghendaki kalian akan menemukannya disini"Ucap nya


"Hoax!"Ucap Gio


"Beneran Mbah?"Ucap Hero


"Iyah"Ucapnya


"Jika tidak percaya tidak apa?tapi bayaran saya tetap jalan"Ucapnya


"Cuma ngomong gitu gua juga bisa kali Mbah"Ucap Gio


"Mbah cuma ngomong gitu doang dapat duit?emang pro sih"Ucap Gio lagi


"Udah berapa orang yang mbah tipu?"Ucap Arka dengan suara seraknya


"Jaga omongan kalian yah?cepat bayar dan pergi"Ucap Nya


"Dan satu lagi anak muda?Akan ada fitnah besar dan masalah besar yang akan kamu lawan setelah ini maka waspadalah"Ucapnya pada Arka


"Cepat bayar Ro dia mulai Ngawur"Ucap Arka


Hero pun membayarnya dan mereka pergi menghampiri Nissa dan Indah


"Ngapain disitu?"Ucap Indah


"Tau nih si Hero malah pergi ke tukang ramal"Ucap Bagus


"Udah kalian pesan dulu aja nanti kita lanjut lagi carinya"Ucap Nissa


Mereka pun menurut kata Nissa


Arka hanya diam sambil menatap layar ponsel nya dia sangat berharap jika para anak buahnya menemukan Hana


Disisi Hana


Hana sangat kesal karena dia harus berpasangan dengan Rama sedangkan Risma bersama dengan pacarnya


Rama terus mengajak Hana berbicara tapi Hana menjawab sekenanya saja


"Kamu mau apa?"Ucap Rama


"Gak ada"Ucap Hana sambil menatap sekitar


Hana untuk yang kedua kalinya pergi ke tempat bazar dulu dia juga pernah diajak oleh Vira


"Beneran gak mau apa-apa?"Ucap Rama lagi


"Aku bilang gak mau"Ucap Hana


"Oh yaudah"Ucap Rama dengan sabar bahkan dia tersenyum


"Kamu pernah pergi ke bazar gini?kan kamu orang golongan atas kayanya bakalan gak pernah deh pergi ke tempat kek gini"Ucap Rama


"Pernah"Ucap Hana


"Benarkah? ngapain?"Ucap Rama


"Ya jajan lah"Ucap Hana


"Jajan apa?"Ucap Rama


"Sate"Ucap Hana


"Mau aku beliin?"Ucap Rama


"Gak perlu,nanti aku bisa sendiri"Ucap Hana


"Beneran?ayok gak usah sungkan"Ucap Rama


Hana memang sangat suka sate ayam


"Berapa aja pasti aku bayarin"Ucap Rama lagi


Rama tersenyum melihat Hana berpikir dan dia menarik tangan Hana menuju tukang sate yang memang dekat dengan posisi mereka sekarang


Risma dan pacarnya memang sudah memisahkan diri dari tadi


"Bang sate nya"Ucap Rama


"Iyah,berapa tusuk?pakai lontong gak?"Ucap Abang sate nya


"Berapa tusuk?"Ucap Rama pada Hana


"20 aja"Ucap Hana malu-malu


"Pakai lontong?"Ucap Rama


"Gak usah"Ucap Hana


"20-20 tusuk ya bang,yang satu pakai lontong yang satu engga"Ucap Rama


"Oke, silahkan ditunggu"Ucapnya


Rama membawa Hana ketempat duduk yang disediakan


Rama terus menatap Hana dengan senyum manis nya sedangkan Hana malah menatap sekitar tanpa memperdulikan tatapan Rama


"Hana kamu cantik"Ucap Rama tanpa sadar dan Hana menatap Rama dengan tatapan yang bingung sambil mengerucutkan alisnya


Bug!


Satu pukulan melayang ke wajah Rama sampai dia terjungkal ke bawah sontak kejadian membuat Hana terkejut apalagi orang yang memukul Rama adalah Arka


Arka benar-benar tersulut emosi dan dia langsung menarik baju Rama dan membawa ketempat yang lebih sepi


"Ka Hana!"Ucap Nissa dan indah bersamaan


Hana menatap sebentar dan ikut mengikuti langkah Arka membawa Rama


Flashback on


Hero dan bagus sibuk menggombali teman-teman nya Nissa sedangkan Gio memakan seblak dengan fokusnya begitupun indah


Berbeda dengan Arka dia terus menatap sekitar entah kenapa dia merasa jika Hana sekarang berada ditempat yang sama dengan nya


"Sayang!"Batin Arka tapi dia juga merasa sangat kecewa karena Hana bersama dengan laki-laki lain


Arka masih diam menatap keduanya sampai mereka duduk dan Arka pun mendekati mereka


Para sahabatnya tidak mengetahui jika Arka sudah tidak ada didekat mereka


Flashback off


Arka membawa Rama kebelakang bazar itu memang sangat sepi


Arka langsung mendorong Rama dengan kuat sampai dia terjatuh ke tanah


"Siapa lu hah?berani lu sebut Hana cantik?"Ucap Arka sambil menginjak tangan Rama dengan kuat


Rama tak tinggal diam dengan sikap brutal nya Arka,dia menendang kaki Arka sampai juga terjatuh ketanah dan Rama berdiri dan dia menginjak belakang Arka


"Siapapun gua itu gak penting!"Ucap Rama


"Jadi lu yang selama ini sembunyikan Hana hah?"Ucap Arka dan dia memegangi kaki Rama dan lagi Rama terjatuh yang berdiri adalah Arka


"Nyembunyiin?maksudnya?"Ucap Rama


"Jangan berlagak bodoh!ku bunuh kau!"Ucap Arka dan dia menendang wajah Rama dengan kuat sampai mengeluarkan darah


Hana datang bersama yang lainnya


Bagus,Hero dan Gio langsung berlari untuk memegangi Arka


"Stop!"Teriak Hana


Arka masih tersulut tapi dia bisa berbuat apa-apa karena dia dipegangi oleh para sahabatnya


"Kamu bela dia?"Ucap Arka


"Dia gak salah!"Ucap Hana


"Gak salah?aku gak salah dengar hah?"Ucap Arka


"Dia siapa?pacar mu? selingkuhan mu hah?"Ucap Arka dengan suara lantang entah kenapa suara nya yang hilang tadi tiba-tiba ada


Hana diam video yang dia lihat dikamar itu kembali hadir dikepalanya


Hana mendekati Rama dan membantunya bangun membuat Arka sangat marah dan juga cemburu


"Dia siapa Hana?"Ucap Rama sambil mengelap darah yang mengalir dari hidungnya


"Dia adik ku!"Ucap Hana dan dia menatap Arka


Arka tersenyum namun senyum itu tersirat kesedihan bahkan mata Arka berkaca-kaca, hati Hana juga sakit melihat senyum Arka seperti itu


"Adikmu?tapi kenapa dia seperti seorang laki-laki yang cemburu?"Ucap Rama


"Lepas!"Ucap Arka pelan Para sahabatnya melepaskan Arka


"Sejak kapan gua punya Kaka perempuan?"Ucap Arka


"Dan Kaka perempuan itu sekarang sedang mengandung anak gua hah!"Ucap Arka


"Raihana Fika Cantika?aku adikmu?jadi anak yang diperut mu itu apa?"Ucap Arka


Rama bingung dengan ucapan Arka tapi Hana malah menunduk dengan ucapan Arka


"Baiklah! aku adikmu kan Kaka RAIHANA?"Ucap Arka menekankan kata kaka pada Hana


"Sama kan seperti aku mengenal Kaka dan menyebut itu?"Ucap Arka dan dia tertawa kecil


Semuanya diam menonton Arka bahkan Nissa dan indah bisa melihat kekecewaan Arka karena dia tau betapa Arka begitu berusaha mencari Hana


Arka mengangkat tangannya dan menatap jari manis yang melingkar cincin pernikahannya dengan Hana


"Baiklah ka Raihana semoga bahagia dengan pilihan Kaka"Ucap Arka dengan wajah santainya


"Arka!"Ucap Indah dan Nissa bersamaan


"Kenapa?kan dia menyebut gua adiknya?"Ucap Arka


"Setidaknya aku bisa tenang jika dia baik-baik saja"Ucap Arka


"Ayo pulang gua mau liburan semester"Ucap Arka dia tersenyum lagi


Semuanya diam sambil menunduk


"Gak mau?yaudah gua duluan"Ucap Arka dan dia bejalan terlebih dahulu tapi dia kembali berbalik dan menghampiri Hana


Jarak mereka sangat dekat Rama hanya diam menatap itu tapi hati nya menjadi panas


Arka tersenyum manis pada Hana


"Kaka baik-baik yah jaga kesehatan dan juga jangan sakit ingat ada orang lain didiri Kaka"Ucap Arka


Hana diam sambil menatap Arka tapi air matanya jatuh membasahi matanya bahkan Hana bisa melihat wajah pucat Arka seperti orang yang sakit


Arka mendekatkan wajahnya pada wajah Hana dan mengecup bibir Hana sontak Nissa dan teman-teman nya menutup mata nya dengan tangannya


Rama benar-benar sangat marah dan dia mendorong Arka dan ciuman Arka terlepas


"Adik macam apa kau hah?menghamili Kaka mu sendiri dan juga mencium Kaka mu didepan umum?"Ucap Rama


Hana diam dibelakang Rama sambil mengelus bibirnya


Arka bersikap santai


"Ah bukan kah wanita itu wadah?"Ucap Arka


Rama menjadi emosi dengan ucapan Arka dan dia memukul wajah Arka tapi Arka tak bergeming dan Hana menarik Rama


"Aku mohon jangan sakiti dia!"Ucap Hana


"Dia sudah keterlaluan Hana !"Ucap Rama


"Baiklah gua permisi"Ucap Arka dan dia benar-benar pergi para sahabatnya Arka mengikuti langkah Arka


Hana hanya diam menatap kepergian Arka


Indah dan Nissa juga melewati Hana begitu saja karena dengan kepala menunduk entah kenapa mereka juga ikut kecewa dengan Hana


"Indah!Nissa!"Panggil Hana


Indah dan Nissa the gengs berhenti


Hana berjalan menghampiri mereka


"Apa yang terjadi dengan Arka?apa dia sakit?kenapa wajahnya pucat sekali?"Ucap Hana


Indah menatap Hana


"Sakit yang Arka derita gak sebanding dengan apa yang Kaka lakuin ke dia tadi"Ucap Indah


"Dan Kaka tau?dia mencari Kaka seperti robot tapi apa balasannya?Kaka begini ke dia?aku kecewa ka"Ucap Indah


"Ndah!"Ucap Nissa


"Aku gak bela Arka tapi yang Kaka lakuin ke dia benar-benar buat dia kecewa,Kaka bisa liat kan senyum Arka tadi?"Ucap Indah Hana diam mendengar kan ucapan indah


"Aku permisi"Ucap Indah dan pergi Nissa dan yang lain menyusulnya