Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Spect


Arka diam menatap orang-orang itu sedangkan mereka tertawa sambil berjalan mendekati Arka


"Gimana jago gak akting kami"Ucap Bagus


Ya mereka adalah bagus,gio dan Hero


"Kalian gila hah?nyulik gua gini ngapain?lepasin gak!"Ucap Arka


"Kami nyelamatin lu Arka!"Ucap Gio


"Nyelamatin?maksudnya?"Ucap Arka


"Ya karena Willy bakal habisin lu nanti"Ucap Hero


"Karena kami tau rencana dia kemarin"Ucap Bagus


Flashback on


Willy menelpon seseorang ditoilet sekolah


"Rencana ini harus berhasil bagaimana pun caranya!"Ucap Willy ditelpon


"Baik bos!"Ucapnya


"Kalian benar-benar harus siap nanti dan setelah nya kita habisi dia"Ucap Willy


"Setelah Arka memasuki hutannya kalian langsung tangkap dia"Ucap Willy


"Kalau dia brontak tembak saja tapi jangan sampai buat dia mati karena itu tugas saya"Ucap Willy


"Baik bos!"Ucap Nya


Gio yang ingin masuk toilet pun mendengar ucapan Willy


Karena Gio juga ingin ketoilet


Gio mendengar semua rencana Willy setelah selesai Willy langsung keluar sedangkan Gio masih didalam


Flashback off


"Gitu Arka rencananya makanya kami udah dari tadi intai kamu"Ucap Hero


"Iyah kami gak mau lu kenapa-napa karena Willy benar-benar sangat membenci kamu dan menginginkan kamu hilang Arka"Ucap Bagus


"Makasih ya guys,kalau kalian gak ada bisa-bisa gua gak bakal bisa bernafas lagi sekarang"Ucap Arka


Mereka menganggukkan kepalanya dan melepaskan ikatan tali Arka


Para bodyguard nya heronya pun mendekati mereka


"Cepat minta maaf kalian tadi mukul wajah dia kan?"Ucap Hero


"Maafin kami tuan"Ucapnya


"Santai aja"Ucap Arka


"Ayo cepat pergi Arka soalnya gua gak yakin Kaka cantik aman,karena target dia bukan lu aja tapi Kaka cantik juga"Ucap Gio


"Apa?lu jangan bikin gua panik?"Ucap Arka


"Gua benaran Arka"Ucap Gio


Arka bergegas berlari ingin menuju rumah disusul oleh para sahabatnya


Disisi Hana


Hana merasa lelah berdiri bahkan perutnya terasa kram


Wajah Hana juga terlihat pucat Nissa yang memang berhadapan langsung dengan Hana pun menjadi khawatir dan panik


"Kaka kenapa?kok pucat banget?"Ucap Nissa semuanya menatap Hana


Indah yang membelakangi Hana pun tak bisa menatap Hana


"Kaka gak papa kan?Kaka kenapa?"Ucap Indah


"Aku gak papa kok!tapi perut ku aja kram"Ucap Hana


"Gak papa apanya ka?Kaka itu kenapa-napa"Ucap Nissa


"Woy tolong!"Teriak Nissa


Dira,Dila dan Qia juga berteriak


"Abang tolongin, emergency ini"Teriak Dira


Pintu terbuka


"Berisik banget sih?"Ucapnya


"Bang tolongin ini Kaka kami muka pucat mana wajah nya pucat"Ucap Nissa


Mereka menatap Hana


"Cepat hubungi bos!"Ucapnya


"Ya!"Ucapnya


Dia keluar untuk menelpon bos mereka


Tak berapa lama dia kembali


"Apa katanya?"Ucapnya


"Siapkan 2 mobil!satunya membawa mereka ini dan satu nya membawa dia pergi!"Ucapnya


"Perintah bos?"Ucap Nya


"Ya!"Ucapnya


"Woy mau dibawa kemana?"Ucap Nissa


"Kalian akan diantar pulang"Ucapnya


"Beneran?" Ucap Nissa tak percaya


"Masih tanya lagi?"Ucapnya


"Kalian benar-benar tak berguna jika dijadikan korban penculikan"Ucap Nya


"Abang juga gak berguna soalnya mau aja gitu nyulik orang yang gak berguna"Ucap Indah


Orang itu diam tak menjawab ucapan Indah


"Tapi kenapa kepala kami ditutup gini bang?penyangap tau"Ucap Dira


"Iyah ini bang,kayanya dia takut sama pesona kita makanya wajah kita ditutup gini"Ucap Qia


"Yoi guys soalnya kan cantik Badai mengalahkan tsunami dan gempa"Ucap Dila


"Banyak ngomong banget sih kalian hah?"Ucap Nya


"Mau saya masukan kejurang nih mobil berserta kaliannya"Ucapnya


"Jangan bang!"Rengek Semunya


"Makanya diam!"Ucapnya


Sontak mereka semuanya diam


Orang itu menghentikan mobilnya dihalte dekat rumah Arka namun terbilang sepi


Dia pergi begitu saja meninggalkan mereka didalam mobil


"Bang?"Ucap Nissa


"Kok berhenti?"Ucap indah


"Bang nya gak nyaut?"Ucap Qia


"Jangan-jangan dia mau masukin kita kejurang lagi?"Ucap Dila


"Tolong....Tolong!"Teriak Nissa dengan nyaring


Mereka semua berteriak sampai ada orang lewat dan mendengarkan teriakan mereka


Dia kaget melihat orang-orang yang ada didalam mobil


"Kalian kenapa?"Ucapnya


"Hah?pak tolongin kami"Ucap Indah


Dia pun membuka ikatan Nissa setelah Nissa terlepas dia membantu membuka kan yang lain


Indah tak bisa lepas karena tangannya di borgol dan kuncinya tidak ada


"Makasih pak"Ucap Nissa


"Kalian kenapa?"Ucapnya


"Kami tadi diculik pak"Ucap Nissa


"Mau saya bantu laporin kepolisi?"Ucapnya


"Gak perlu pak"Ucap Nissa


"Kalau begitu saya permisi yah, soalnya saya buru-buru"Ucapnya


"Ya pak sekali lagi terimakasih"Ucap Nissa


Orang itu pun pergi


"Yaudah dah kita ketempat kunci dulu buat buka borgol kamu"Ucap Nissa


Indah mengangguk kepalanya


Dan yang membawa mobil adalah Qia


Ponsel Riko berdering tapi dari nomor tak dikenal


"Hallo"Ucap Riko


"Om istriku gimana?"Ucap Arka


"Arka?kamu dimana?"Ucap Riko


"Aku sudah menuju kerumah Om!"Ucap Arka


Riko sedang bersama Willy dan sekarang Willy Sedang duduk dengan wajah ketakutannya karena sejak tadi Riko selalu menanyai keberadaan Arka sambil mengacungkan pistol


"Baiklah aku akan menyusul"Ucap Riko


"Ya om"Ucap Arka


Riko mematikan ponselnya dan kembali menatap Willy


"Tidak ku sangka kau jujur juga"Ucap Riko pada Willy


"Baiklah kau boleh pergi"Ucap Riko dan kembali memasukan pistolnya kedalam jas nya


Willy langsung berlari pergi meninggalkan Riko