
"Ana!"Ucap Willy yang terkejut
Hana juga terkejut karena ada Willy disana
"Willy?"Ucap Hana dan berjalan mendekat
"Willy menyebut istri Arka Ana?apa jangan-jangan dia..."Batin Gio
"Kamu temannya Arka juga?"Tanya Hana
Willy diam dan masih menatap Hana
"Kaka kenal sama Willy?"Ucap Arka dan melingkarkan tangannya di pinggang Hana
"Iyah aku kenal bahkan seperti keluarga sendiri"Ucap Hana
"Kok lu gak bilang sih Wil kalau kalian saling kenal"Ucap Arka
"Jangan bilang kalau kamu itu istri dari Arka ana!"Ucap Willy
"Eh lu ngapa Wil kan emang dia istri Arka"Ucap Hero
"Iyah lu kenapa"Ucap Arka
"Tapi kenapa lu panggil ka Hana dengan nama Ana?"Ucap Arka
Willy diam dan mengepalkan tangannya bahkan giginya bergeretak karena marah
Willy pun langsung berdiri dan memukul wajah Arka sampai dia terjatuh ke lantai membuat semuanya kaget begitupun Hana
"Arka!"Ucap Hana yang terkejut
"Lu kenapa Wil?"Ucap Arka yang tak mengerti
"Lu teman bangsat Arka!"Ucap Willy dan menarik Arka supaya berdiri
"Lu tau dia siapa hah?"Ucap Willy
Arka diam dan Hana ingin mendekati Arka tapi Arka melarangnya
"Willy apa yang kamu lakukan sama Arka?lepasin dia!"Ucap Hana
"Ana kenapa kau menikah dengan dia?bukankah calon suamimu Leo?"Ucap Willy
Hana diam tapi masih menatap Arka yang masih dalam genggaman Willy
"Ana jawab aku!"Ucap Willy yang setengah berteriak
Arka pun menjadi marah karena Willy membentak Hana dan langsung membogem wajah Willy
"Lu gak boleh bentak istri gw paham!"Ucap Arka
"Kalian kenapa diam aja hah?cepat lerai!"Ucap Hana kepada Gio, Bagus dan Hero
Mereka pun memegangi Arka dan Willy
Hero memengangi Willy sedangkan Gio dan Bagus memegangi Arka karena memiliki tenaga yang super jika dia sedang mengamuk
"Kemarin aku bilang akan melepaskan mu dengan Leo karena dia sepupu ku tapi sekarang kau dengan sahabatku dan aku akan memperjuangkan mu"Ucap Willy
"Memperjuangkan wanita yang sudah bersuami kau Willy?dan suaminya adalah sahabatmu sendiri apa kau gila?"Ucap Arka
"Dia cinta pertama gw dan gw akan terus perjuangkan!"Ucap Willy dengan mantab
"Ana aku tau kau tidak mencintai Arka maka lepaskan saja dia"Ucap Willy
Hana hanya diam melihat remaja yang memperebutkannya
"Bahkan kemarin kau bertengkar kan dengannya dan dia pergi tanpa kabar seperti anak kecil yang dimarahi ibunya"Ucap Willy dan tersenyum sinis
Arka mengepal kan tangannya dan dia ingin sekali menghajar Willy sekarang tapi Gio fan Bagus memegangi dengan kuat
"Apakah seperti itu sikap seorang suami ana?"Ucap Willy
"Jaga Ucapan Willy!"Ucap Arka
"Bagaimana pun dia istriku berhenti lah menghayal dan ingin memiliki jika tidak kau akan berurusan dengan ku"Ucap Arka dengan serius
Willy tertawa dengan ucapan Arka
"Memang gw takut sama lu hah?gw bakal perjuangin walaupun lu sahabat gw"Ucap Willy
"Stop!"Teriak Hana
Arka dan Willy diam tapi masih saling bertatapan dengan sangat tajam
"Willy ingatlah aku hanya menganggapku adikku tidak lebih,kenapa aku tidak menikah dengan Leo itu karena salahnya sendiri"Ucap Hana
"Alasan mu basi ana!kau selalu bilang aku masih remaja dan kau tidak bisa membalas perasaan ku tapi kenapa Arka yang seumuran denganku bahkan lebih muda bisa menjadi suami mu?"Ucap Wiily
"Bagaimana pun perasaanku sama padamu ana dan aku akan perjuangkan itu"Ucap Willy
"Ingatlah Willy aku sudah bersuami dan dia sahabat mu sendiri"Ucap Hana
"Aku bisa biarkan kamu bahagia dengan keluargaku tapi tidak dengan dia karena aku tau betul sifatnya"Ucap Willy
"Willy aku mohon lebih baik kamu pulang sebelum aku panggilkan satpam"Ucap Hana
"Ana aku mencintai mu lepaskan dia!"Ucap Willy dengan wajah memelasnya
"Dia tidak pantas untukmu Ana!"Teriak Willy
"Berhentilah memanggilnya Ana dia Hana !"Teriak Arka
Arka langsung berontak dengan membabi buta dan membuat Gio dan Bagus kewalahan dan dia memukul wajah Willy dan membuatnya terjatuh dan Arka pun berjongkok
"Arka!"Teriak Hana dan Arka mengangkat tangan memberi kode agar Hana tidak mendekatinya
"Sepantas apa lu hah sampai mengakatakan kalau gw gak pantas untuk ka Hana!"Ucap Arka dengan serius
"Bahkan tanpa diduga tuhan lah yang membuatku pantas menjadi suami darinya"Ucap Arka
Willy tertawa
"Gw gak perduli gw bakalan terus ganggu rumah tangga lu sampai lu cerai sama dia"Ucap Willy
"Kurang ajar lu Willy!"Ucap Arka dan menarik baju Willy
Willy hanya tersenyum sinis
"Dan satu lagi gw tau belum pernah menyentuh ana kan?"Ucap Willy
Arka diam sambil terus memegangi baju Willy dengan kuat
"Ya karena hanya gw yang boleh ngelakuin itu Arka sampai lu sentuh ana dan sampai buat dia hamil anak lu Arka gw bakal habisi lu dengan cara gw dan gw juga bakal habisi anak lu karena ana hanya boleh mengandung anak gw paham lu!"Ucap Willy dan tersenyum sinis
Arka benar-benar muak dan menghajar Willy dengan membabi buta dengan cepat para temannya memisahkannya dan membawa Willy pergi
"Ingat kata-kata gw Arka!"Ucap Willy diambang pintu
"Udah cepat bawa dia"Ucap Gio yang memegangi tangan Willy
Bagus dan Hero menurutinya dan mereka pun pergi
Tinggal Hana dan Arka diruang makanan itu mereka sama-sama diam tapi Hana mendekati Arka karena mengkhawatirkan luka Arka
"Arka kamu gak papa?"Ucap Hana
Arka diam sambil menundukkan kepala nya
Hana pun meraih wajah Arka agar menatap nya,Hana terkejut karena wajah Arka memiliki luka
"Aku ambil obat dulu yah!"Ucap Hana dan ingin pergi tapi Arka menarik tangan Hana dan membuat Hana jatuh kedalam pelukan Arka
"Jangan pergi ka!"Ucap Arka
"Aku hanya ingin mengambil obat untukmu"Ucap Hana
"Apakah Kaka akan meninggalkan ku ka?"Ucap Arka
Hana melongak dan menangkup wajah Arka
"Arka saat ini memang aku belum sepenuhnya mencintai mu tapi kamu tau melihatmu terluka dan menghilang tanpa kabar itu membuatku takut dan bahkan sangat khawatir"Ucap Hana
"Apakah kaka juga menganggapku adik sama seperti Willy?perkataan Kaka barusan sama aja memperlakukanku sepeti adik ka"Ucap Arka
"Tidak Arka kamu suamiku!"Ucap Hana
Arka diam dan menatap Hana dengan lekat
"Ya sudah aku ambil obat dulu yah"Ucap Hana
"Ga usah ka kita kekamar saja sekalian"Ucap Arka dan Hana pun mengandengan tangan Arka menuju kamar
Hana mendudukkan Arka diranjang mereka dan mengambilkan obat untuk Arka
"Aku obatin dulu yah!"Ucap Hana dan dia pun mengobati luka Arka dan Arka menatap wajah serius Hana yang mengobati bahkan jaraknya sangat dekat karena Hana mengobati luka yang ada dibibir dan pelipis Arka
"Apakah sakit?"Ucap Hana yang masih fokus mengobati Arka
"Tidak ka yang sakit itu melihat Kaka pergi bersama yang lain"Ucap Arka
"Aku lagi ngobatin kamu jangan ngomong yang aneh deh"Ucap Hana
Dan Hana memberi hanshaplas diluka Arka
"Sudah!"Ucap Hana dengan lega
Arka tersenyum dan Hana juga ikut tersenyum
Arka mendekatkan wajahnya kewajah Hana dan Hana hanya diam saja dan memejamkan matanya
Sampai bibir mereka bertemu dan Arka pun mulai menikmati bibir tipis milik Hana dan Hana juga mulai mulai mengikuti permainan Arka dan lidah mereka pun juga beradu tangan Arka sudah mengerayang kemana-mana Arka juga menjelajahi leher jenjang Hana dan membuat tanda kepemilikan nya disana
Hana terbuai dengan permainan Arka tapi Arka teringat ucapan Willy dan menghentikan perbuatannya membuat Hana menjadi kecewa
"Maaf ka karena lancang"Ucap Arka
"Kenapa minta maaf bukan kah memang seperti itu jika sudah menjadi suami istri?bahkan kau sudah menandai ku"Ucap Hana menunduk tanda merah dilehernya
Arka diam dan menatap Hana sebenarnya dia ingin menuntaskannya bahkan adiknya pun sudah menyuruhnya lebih lagi tapi dia teringat perkataan Willy membuat nya seketika mengehentikan ya
"Aku takut aku akan membuatmu hamil ka dan aku tau Willy itu orang yang sangat memegang kata-katanya aku takut dia akan benar-benar berbuat itup"Batin Arka
"Kalau begitu sekarang kamu ganti baju tidur kamu Arka"Ucap Hana