Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Jangan


Arka terus mengikuti Hana sampai keruangan pribadinya tapi Hana hanya mendiamkan Arka karena dia kesal sebab Arka memukul Riko


"Sayang kamu marah sama aku?"Ucap Arka


Hana diam dan dia duduk dikursi kebesarannya


"Sayang"Ucap Arka lagi


"Iyah aku marah sama kamu"Ucap Hana


"Kenapa? gara-gara aku pukul om tadi?"Ucap Arka


"Udah tau malah tanya"Ucap Hana


"Awal terjadi semua ini kenapa?"Ucap Arka


"Oh mau nyalahin aku?"Ucap Hana


Arka diam sambil mengacak-acak rambutnya yang sudah mulai tumbuh kembali


"Iyah aku salah tadi mukul om"Ucap Arka


"Kamu jangan ngambek lagi dong sayang,kan aku tadi khilap aku benar-benar gak bisa liat atau dengar kamu sama cowo lain selain aku"Ucap Arka


"Cemburuan banget sih?"Ucap Hana


"Cemburu itu tanda cintai sayang kalau seseorang gak memiliki rasa cemburu terhadap pasangannya berarti itu dia gak ada rasa"Ucap Arka


Hana diam dan menatap Arka,Arka tersenyum menatap Hana


Arka mendekati Hana dan dia memutar kursi Hana agar mereka berhadapan


Arka yang tadi berdiri tegak sekarang dia menunduk mendekatkan wajahnya ke wajah Hana


Hana menjadi gugup dengan tatapan Arka yang begitu dalam padanya


"Aku akan menghukum mu nanti dirumah karena sudah menjahili ku"Ucap Arka


"Emang berani?"Ucap Hana seperti menantang


"Bukannya di tanya berani atau apa?tapi kamu sanggup gak?"Ucap Arka


Hana diam dan Arka tersenyum


"Panas sekali"Ucap Arka dan dia menjauh dari Hana


"Aku lepas baju yah sayang?"Ucap Arka


"Buat apa?"Ucap Hana


"Aku bilang panas kan?"Ucap Arka dan dia melepaskan switter bahkan sampai baju seragam nya dia sekarang hanya bertelanjang dada


Arka menepuk-nepuk perut kotak-kotak nya


"Keren gak sayang"Ucap Arka


"Pasang gak baju kamu!"Ucap Hana


"Panas sayang"Ucap Arka


Pintu ruangan Hana diketuk dan yang masuk adalah Vira bersama 2 karyawan wanita lain


Hana melotot ke arah Arka tapi Vira sudah terburu masuk Keruangan Hana


Vira terpana dengan tubuh Arka begitu pun 2 orang yang dibelakang Vira


Hana buru-buru berdiri dan mendekati Arka untuk menutupi tubuh Arka


"Aurat!"Ucap Hana pelan pada Arka


Arka hanya tersenyum dan dia juga menutupi tubuhnya dengan baju nya tadi


"Ada apa Vira?"Ucap Hana


"Ah kami hanya memberikan berkas dan juga melaporkan masalah keuangan yang memang harus anda periksa"Ucap Vira


"Dan satu lagi Nona ada kiriman surat dari perusahaan yang kemarin baru saja mengalami ke bangkrutan sebenarnya dia ingin menemuimu tapi dilarang Oleh Tuan Riko"Ucap Vira


"Ya saya akan membacanya"Ucap Hana


"Letakkan dimeja saya"Ucap Hana


Vira sesekali menatap Arka membuat Hana kesal


"Cepat keluar! Jaga mata kalian jangan menatap suami ku seperti itu!"Ucap Hana dengan serius


"Baik Nona"Ucap mereka bersamaan dan pergi


Hana berbalik menatap Arka dengan tatapan tajam sedangkan Arka hanya tersenyum


"Seneng banget cari perhatian?mau dilihati gitu sama cewe lain?merasa keren didepan cewe lain?"Omel Hana


"Aku gak tau sayang kalau mereka bakal masuk"Ucap Arka


"Tapi ngapain buka baju sih?"Ucap Hana


"Aku gerah sayang"Ucap Arka


"Alah bilang aja mau cari perhatian sama karyawan aku,kenapa gak sekalian aja kamu keluar telanjang dada gitu"Ucap Hana tak henti-henti mengomeli Arka


Arka memegangi kedua pundak Hana dan dia mensejajarkan wajahnya ke wajah Hana


"Perasaan aku dari tadi salah terus?ada apa gerangan sih sayang?"Ucap Arka


"Emang kamu salah!"Ucap Hana


"Aku minta maaf yah"Ucap Arka dengan lemah lembut dan memeluk Hana


Arka juga mencium kepala Hana agar istrinya bisa luluh tapi Hana hanya diam didalam pelukan Arka


"Sayang kok diam sih?"Ucap Arka


"Udah keselnya yah? kita pulang yuk"Ucap Arka


"Kamu siap-siap aku pakai baju dulu yah"Ucap Arka


Arka hanya memakai switter nya sedangkan seragam nya dia masukan kedalam tas nya


"Ayo"Ucap Arka dan merangkul pinggang Hana


"Sayang?"Ucap Arka karena Hana diam


"Kamu kenapa sih?"Ucap Arka dan dia tertawa karena sikap Hana


"Gak papa"Ucap Hana dan dia mengambil tas nya dan juga surat yang dibawa oleh Vira tadi untuk dia baca di rumah


"Yok pulang"Ucap Hana


Mereka pun pergi tapi ketika mobil mereka sudah keluar gerbang ada seseorang yang menghalangi jalan mereka yaitu Rama


"Raihana!"Panggil nya didepan mobil


Arka diam tapi eksperi wajahnya sangat menyeramkan dan Hana mengelus tangan suaminya


"Gak usah diladenin yah!"Ucap Hana


Arka menatap Hana


"Kalau dia gak ganggu kita atau bahkan kamu aku gak bakal ladenin dia"Ucap Arka


Rama berdiri didepan mobil Arka sambil tersenyum menatap Hana tanpa menghiraukan Arka


"Hana hari ini jadwal kamu periksa bayi kamu kan?ayo biar aku temani"Ucap Rama


Arka menjadi geram bahkan gigi menggertak karena marah


"Aku mohon jangan honey jangan terpancing"Ucap Hana sambil menggenggam tangan Arka


Arka diam tapi dia masih menatap tajam kearah Rama


Arka mengklapsoni Rama agar Rama tak menghalangi jalan nya


Rama tak bergeming dia masih setia berdiri didepan mobil Arka


"Kurang ajar!"Ucap Arka yang mulai emosi


"Aku mohon honey jangan ribut disini"Ucap Hana


Arka menarik nafasnya dan tiba-tiba dia menggas mobilnya secara mendadak Rama kaget dan dia meloncat kesamping dan Arka langasung tancap gas pergi


"Sial!bocah kurang ajar!"Umpat Rama