
Semua terdiam melihat orang yang mendapat kan bunga itu
"Honey?"Ucap Hana pelan
Arka tetap menatap orang itu dengan tatapan santainya
"Gua yang dapat!"Ucapnya dengan lantang
Semuanya tetap diam tapi dia berjalan mendekati Arka dan Hana
"Siapa yang undang kamu?"Ucap Indah
"Ka Riko!"Ucapnya dan tetap berjalan
Dia berdiri didepan Arka dan Hana tapi dia menatap Hana dan dia tersenyum
"Gak ada yang mau sambut gua nih?gua baru sembuh dari sakit gua"Ucapnya
Dia adalah Willy,dia baru sembuh dari sakitnya sejak 2 Minggu kemarin tapi dia baru sehat benar baru 2 hari ini
"Arka lu kok diam aja?lu benci sama gua? gara-gara gua suka sama Ana?"Ucap Willy
"Honey kita pergi yuk"Ucap Hana pada Arka karena Arka hanya diam dia takut akan terjadi pertengkaran di antara mereka
"Gua gak pernah benci sama lu"Ucap Arka
"Baguslah!gua kesini mau minta maaf ke kalian berdua buat kesalahan gua yang bodoh itu karena gua udah mutusin buat lanjutin studi gua keluar negeri"Ucap Willy
"Gua udah sadar apa yang gua lakukan salah,gua janji Arka gua gak bakal ganggu kalian berdua lagi"Ucap Willy
"Cukup kemarin gua udah jadi orang bodoh"Ucap Willy
Arka diam menatap Willy tapi Hana malah takut jika Arka marah pada Willy dia juga mempererat pelukannya
"Arka lu diam aja?"Ucap Willy
"Lu mau keluar negeri?tinggalin kita semua?"Ucap Arka
Willy tersenyum dan menepuk pundak Arka
"Gua mau berubah jadi lebih baik dengan cara pergi menjauh dan itu udah keputusan gua"Ucap Willy
"Gua gak ijinin lu pergi"Ucap Arka
"Kalau lu pergi gua bakal benci lu Wil"Ucap Arka
"Kenapa?gua udah jahat sama lu Arka?"Ucap Willy
"Gua mau tetap disini,karena Willy yang dulu udah balik"Ucap Arka dan Bagus,Gio dan Hero mendekati mereka
"Lu mau pergi tinggalin kami?kan kami semua sahabat lu?lu mau cari sahabat lagi?"Ucap Gio
"Kalau mau berubah cukup kaya Willy yang dulu aja,lu gak mau berteman sama kami lagi nih?"Ucap Bagus
"Kalau lu balik lagi persahabatan kita utuh lagi kaya dulu"Ucap Hero
"Iyah emang kamu gak mau liat calon anak Wil?"Ucap Arka
Willy tersenyum dan dia menatap perut Hana yang memang sudah sangat membuncit
"Emang kalian masih terima gua yang benar-benar udah jahat ke kalian apalagi ke lu Arka?"Ucap Willy
"Selagi lu mau berubah gua bakal terima lu,gua juga butuh satu orang lagi buat ajarin anak gua nanti"Ucap Arka
"Emang anak elu cowo?"Ucap Willy
"Gak tau sih soalnya dia selalu sembunyi kalau diperiksa"Ucap Arka
"Gua pikirin lagi buat tetap disini atau pergi"Ucap Willy
"Semoga kamu selalu sehat ya Ana dan calon anak kamu juga sehat"Ucap Willy
Hana menganggukan kepalanya
"Gua naik dulu yah mau kasih selamat buat ka Riko sama Tante"Ucap Willy dan dia pergi
"Kalian semua emang yakin kalau dia mau berubah?"Ucap Indah
"Gua yakin"Ucap Arka dan para sahabatnya menganggukan kepalanya tanda setuju
"Willy bukan orang yang suka ingkar janji,kalau dia minta maaf seperti tadi itu memang dari hatinya"Ucap Arka
"Willy balik ke kita lagi tapi Bila malah pergi dari kita"Ucap Hero dan tersenyum miris
Bagus dan Gio menepuk pundak Hero
"Ikhlasin dia tapi jangan lupain dia"Ucap Arka
"Gua belum bisa"Ucap Hero
"Lu harus bisa Hero,emang gak mudah tapi lu harus bisa,Bila gak bakal mau juga pergi dari kita tapi Tuhan sayang ke dia makanya dia ambil dia dari kita biar dia gak sakit lagi kan?"Ucap Arka
"Gua bakal usaha"Ucap Hero
"Bagus!"Ucap Gio
"Apa?"Ucap Bagus
"Apaan sih gua mau nyaut perkataan Hero"Ucap Gio
"Tapi lu manggil nama gua"Ucap Bagus
"Gak jelas lu Gus"Ucap Gio
"Lu gak jelas manggil nama gua"Ucap Bagus
Hari sudah berganti malam acara sudah selesai mereka pun pulang kerumah mereka masing-masing
Arka baru selesai mandi dia keluar dari kamar mandi dengan anduk melilit di pinggang nya
Arka celingak-celinguk mencari keberadaan Hana karena Hana tak ada di ranjang
"Sayang kamu dimana?"Ucap Arka
Taka ada jawaban dan Arka malah bercermin didepan cermin milik Hana karena dia berpikir jika Hana pasti dirumah baju mereka
Tiba-tiba ada tangan yang melingkar dipingganya Arka,Arka tertawa kecil karena dia tau jika itu Hana apalagi perut buncitnya Hana terasa ditubuh nya,dia berbalik dan benar saja
"Honey!"Ucap Hana
"Iyah sayang"Ucap Arka dengan lembut
"Baju lingerie kesukaaan kamu udah gak muat lagi"Ucap Hana
"Emang ngapain mau pakai lingerie kamu?"Ucap Arka
"Aku mau minta jatah honey soalnya udah 2 Minggu kamu gak kasih"Ucap Hana tanpa malu
"Aku kira gara-gara kamu udah bosen sama aku gara-gara aku udah gendut gak seksi sama gak cantik lagi"Ucap Hana
"Hey kata siapa?"Ucap Arka dan dia menangkup wajah istri hamilnya
"Itu buktinya kamu gak sentuh aku lagi?"Ucap Hana
"Astaga sayang?kamu liat kan kalau aku sibuk urus perusahaan kalau aku masuk kamar selalu udah tidur masa aku tega mau minta jatah ke kamu"Ucap Arka
"Boong!"Ucap Hana
"Mana ada aku boong sih sayang?"Ucap Arka
"Baju lingerie kamu banyak yang pas buat badan kamu sekarang sayang masa kamu kesini pakai selimut doang?"Ucap Arka ,karena Hana Hanya menutup badanya dengan selimut
"Aku tadi bosen sama baju lingerie ukuran jumbo gitu aku mau kaya dulu honey"Rengek Hana
Arka menjadi gemas dan mengecup bibir Hana dengan tiba-tiba tapi Hana mendorong Arka karena terkejut
"Kok didorong sih?mau aku kasih kan?"Ucap Arka
"Aku mau pipis"Ucap Hana dan dia pergi ke toilet,Arka geleng-geleng kepala melihat tingkah Hana
Hana keluar tapi Arka sudah diatas ranjang sambil memainkan ponselnya
Hana langsung naik dan memasukkan tubuhnya kedalam pelukannya Arka
"Sayang"Ucap Arka terkejut
"Main ponsel terus ih"Ucap Hana
"Aku tunggu kamu biar gak bosen main ponsel"Ucap Arka
"Aku cuma buka WhatsApp kok sayang katanya 1 bulan lagi aku bakal lulus sekaligus acara perpisahan nya"Ucap Arka
"Selamat yah honey"Ucap Hana
"Iyah"Ucap Arka
Arka menatap Hana dan membalik posisi dan sekarang Hana berada dibawa Arka
Arka langsung ******* bibir seksi Hana lama mereka berciuman dan Arka turun kebawah mencium-cium bahkan menggigit kecil sampai meninggalkan bekas,Hana sudah merucau tak karuan karena Arka
Arka pun membuka anduknya dan dia dia juga membuat selimut yang Hana kenakan meraka sama-sama telanjang
Arka pun memasukkan adikkan kedalam Hana dan dia maju mundurkan pinggulnya
Kamar mereka menjadi ramai karena suara-suara mereka bercinta
Arka kewalahan karena Hana terus menghajarnya bahkan Hana meminta 1 jam pada Arka sampai Arka kecapen setelahnya mereka tertidur sambil berpelukan