Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Bila?


Disisi Hana


Dia sedang duduk diruang tamu menunggu kedatangan Arka karena ini sudah jam pulangnya Arka


"Honey mana kok gak Dateng-dateng?"Ucap Hana


Hana lalu menelpon Arka namun Arka tak mengangkat nya


"Mungkin dijalan?"Ucap Hana


Disisi Arka dan teman-teman nya


Arka baru saja sampai dirumah sakit dimana Bila dirawat


Ketika dia sudah sampai dan mengetahui ruangan Bila dia dan yang lain bergegas pergi menuju ruangan Bila


Mereka bertemu dengan Mamah dan Papah nya Bila


Mamah Bila dengan wajah murung bahkan matanya sebab seperti habis menangis sedangkan Papahnya Bila melamun


"Om Tante?"Ucap Arka sambil berjalan mendekati


Mereka berdua ke arah Arka


"Bila kenapa Tante?"Ucap Indah dan dia duduk disampingnya Mamahnya Bila


Dia menarik nafas panjang lalu menghembuskan nya


"Kondisi Bila turun menurun dalam sebulan ini,dan dokter menyarankan dia untuk dirawat dirumah sakit tapi dia menolak"Ucap Mamahnya Bila


"Dia percaya dia akan sembuh tanpa harus dirawat,tapi tadi malam dia pingsan gak sadarkan dikamarnya dan bahkan hidung nya mengeluarkan darah yang lumayan banyak"Ucap Mamahnya Bila


Air matanya jatuh membasahi Pipinya karena menceritakan putri semata wayangnya


Indah ikut berkaca-kaca mendengar ucapan Mamahnya Bila


"Kata dia,dia baik-baik aja bahkan hasil dokter katanya selalu membaik dalam pemeriksaan"Ucap Indah


Mamah Bila menggelengkan kepalanya


"Bahkan setelah dia pulang sekolah dia selalu mimisan tapi dia selalu keras kepala jika dia ingin pergi kerumahnya Arka bertemu dengan kalian"Ucap Mamahnya Bila


"Tante takut apa yang diucapkan dokter itu terjadi"Ucap Mamahnya Bila air matanya semakin deras Indah spontan menghapus air matanya


"Bila kenapa Tante?"Ucap Arka


"Kanker yang diderita Bila semakin akut bahkan sekarang kanker menjadi stadium akhir yang sudah hampir menggerogoti tubuh Bila"Ucap Papahnya Bila


"Gak mungkin!"Ucap Arka yang tak percaya


"Nihil buat dia sembuh"Ucap Papah Bila bahkan mata beliau berkaca-kaca


Indah juga meneteskan air matanya dan dia memeluk Mamahnya Bila


"Bila bakal sembuh Tante"Ucap Indah


"Jangan menghiburku"Ucap Mamahnya Bila


"Jika 24 jam keadaan Bila tidak membaik maka pihak rumah akan membawanya keruang ICU"Ucap Mamahnya Bila


"Bila pasti bakal sadar sebelum jam itu Tante,aku tau Bila anak kuat bahkan dia dulu pernah lebih buruk dari ini"Ucap Arka


"Dulu baru tumor sekarang kanker stadium akhir apa ada harapan?"Ucap Papahnya Bila


"Kita punya Tuhan buat apa memastikan sesuatu lebih dulu dari Tuhan?"Ucap Arka


Bagus,Hero dan Gio diam mendengarkan pembicaraan mereka


Tapi Gio mengirim pesan pada Nissa jika Bila masuk kerumah sakit dia juga memberikan lokasinya sekarang


45 menit kemudian mereka datang bahkan mereka juga bersama Hana


Arka kaget melihat istrinya datang bersama para gengs rusuh


"Sayang?"Ucap Arka


Hana tak menghiraukan Arka namun dia duduk disebelah Indah


"Bila kenapa?"Ucap Hana dengan panik bahkan dengan khawatir


"Kamu kesini Naik apa sayang?"Ucap Arka


"Naik motor sama kami"Ucap Nissa


"Apa?"Ucap Arka dengan nada tinggi


Hana menatap tajam kearah Arka membuat Arka diam seketika


"Gak mungkin kan?Bila bilang dia selalu membaik bahkan hampir dinyatakan sembuh tapi kenapa bisa kaya gini?Tante apa kalian tidak mengurusi Bila dengan benar?"Ucap Hana


Semuanya diam


"Bila pasti sembuh kan Honey?"Ucap Hana


"Iyah"Ucap Arka lemah


"Dia janji bakal temanin aku dalam bersalin nanti"Ucap Hana dengan raut wajah sedihnya


Arka berdiri disampingnya Hana dan Hana memeluk pinggang Arka dari samping


"Tante Bila bilang dia gak kenapa-napa kemarin kok hari ini bisa masuk kesini bahkan kondisinya sedrop ini?"Ucap Hana


"Sayang?"Ucap Arka


Hana tak meucapan Arka


"Dia juga bilang kayagitu ke Tante dan Papahnya,dia nutupin sakit dia dengan senyumannya"Ucap Mamahnya Bila


"Tante apa Bila nya boleh dijenguk?"Ucap Nissa


"Belum bisa"Ucap Mamahnya Bila


"Bila pasti sembuh kan guys?"Ucap Nissa bertanya pada teman-teman nya


"Iyah!"Ucap mereka bersamaan


Mamah nya Bila tersenyum kecut dan Papahnya Bila juga tersenyum


"Terima kasih,Bila mau sembuh berkat kalian katanya kalian penyemangat dia"Ucap Mamahnya Bila


"Kami bukan temannya aja Tante tapi sekaligus keluarga dia"Ucap Hana


"Terimakasih"Ucap Papahnya Bila


Mereka semua disitu sampai jam besuk nya habis dan mereka pun memutuskan pulang


Sepanjang lorong rumah sakit Arka terus mengomeli Nissa dan teman-teman nya karena membawa Hana menggunakan motor matic mereka


"Kalian kalau seandainya terjadi apa-apa sama istri gua kaya gimana hah?"Ucap Arka


"Ya gimana lagi tadi kami semua panik jadi gak kepikiran buat pakai mobil"Ucap Nissa


"Gua gak perduli sama kalian yang gua perduliin keselamatan istri dan anak gua"Ucap Arka


"Arka cukup"Ucap Gio


"Apa lu mau bela dia?dia salah bawa istri gua"Ucap Arka


"Ka cantik aja gak semarah lu?lagian dia juga Kaka Cantik gak kenapa-napa kan?"Ucap Gio


"Tau nih kamu honey terlalu lebay banget,kaya cewe cerewet"Ucap Hana


"Aku cerewet sayang?awas kamu yah"Ucap Arka dan memeluk Hana dengan gemas


"Bisa dia gak sih?"Ucap Indah dengan nada meninggi


Semuanya diam dan menatap indah,sejak pergi dari tempat bila dirawat Indah hanya diam dengan raut wajah sedihnya


"Kalian semua gak peduli sama kondisi Bila hah?kalian semua seakan-akan gak perduliin dia,dia sekarang lagi kritis apa kalian gak ada mau doain dia atau apa?"Ucap Indah


Semuanya diam tapi Hana mendorong kecil Arka dan mendekati Indah


Indah dia sudah terlanjur dekat bahkan bersahabat dengan Bila makanya dia sangat sedih Bila jatuh sakit


"Bila itu keluarga kita kan?pasti lah kami semua doain dia bahkan sama sedih kaya kamu,tapi kalau Bila tau kita sedih pasti dia bakal ngomel kan?sedangkan dia aja ngelawan penyakit dengan selalu tersenyum bahkan kita semua gak tau kan kalau penyakit dia tambah parah?"Ucap Hana


"Bila itu orang yang kuat,kalau aku jadi dia pasti aku bakal frustasi dan dipikiran aku cuma ada kegagalan"Ucap Hana


"Tapi dia gak kan?bahkan kita semua katanya penyemangat dia sembuh?"Ucap Hana


Indah menatap Hana bahkan matanya berkaca-kaca dan dia sontak memeluk Hana


"Aku takut Bila kenapa-napa ka!aku udah terlanjur dekat dan sayang sama dia,dia kaya sodara perempuan aku"Ucap Indah


Nissa dan temannya hanya diam menatap Indah dan Hana berpelukan


Arka dan yang lain juga diam


"Gua yakin Bila sembuh,waktu kami kecil bahkan Bila sempat disebut dokter jika dia udah gak ada tapi 10 menit kemudian dia detak jantungnya ada lagi"Ucap Arka


"Bila orang kuat,gua tau dia karena gua dari kecil udah sama dia"Ucap Arka


"Amin"Ucap indah