
Arka sampai ke sekolahnya tapi para sahabatnya belum datang dia pun duduk didalam kelas sambil meletakan kepalanya diatas meja dan menutupinya dengan sweeter nya
"Arka!"Ucap Indah tapi Arka tak bergeming
"Arka kamu kok diem?kamu datangnya kok ngabarin sih?aku kangen banget"Ucap Indah
Karena merasa terganggu Arka pun duduk dan menatap tajam indah tapi indah malah tersenyum manis
"Gw lagi gak mood ngadepin lu lebih baik lu pergi sebelum gw bertindak kasar"Ucap Arka
"Arka kok gitu sih?aku tuh kangen sama kamu"Ucap Indah
"Bisa diam kan?gw ngantuk!"Ucap Arka
"Arka kita ke kantin yu!biasanya kamu belum sarapan kan?"Ucap Indah
"Astaga lu kenapa sih hah bisa gak nurut sama gw sekali aja!"Ucap Arka dan berdiri dia langsung berlari untuk menghindari indah
"Arka!"Teriak Indah tapi Arka tak menghiraukan nya
Arka tersenyum melihat para sahabatnya sudah datang dan berjalan beriringan
"Akhirnya kalian nyampe juga!"Ucap Arka sambil memegangi bahu Hero
"Wih lu sekolah lagi?kapan datang bro?"Ucap Gio
"Tadi malam gw nyampe takut gw lama-lama libur"Ucap Arka
"Gimana enak?"Ucap Bagus dengan penuh arti
"Maksud lu?"Ucap Arka
"Masa gak paham lu?"Ucap Hero
"Kalian belum cukup umur bahas gituan,udah lah kita ke kantin aja"Ucap Arka
"Eh tapi tunggu Willi mana kok masih gak hadir ?"Ucap Arka
"Bukannya gak hadir tapi mungking dia dijalan"Ucap Gio
"Oh"Ucap Arka
Mereka pun kekantin untuk sekedar membuat riuh kantin dipagi hari sebelum bell masuk
"Tumben lu dateng pagi banget kesekolahan bahkan ini pertama kalinya"Ucap Bagus
"Gw dikerjain sama ka Hana,dia bangunin gw terus kata dia udah mau jam 7,gw cepet-cepet deh eh ternyata masih jam 6,makanya gw kesel banget"Ucap Arka
"Tapi ini Rekor loh Arka"Ucap Hero
"Rekor kepala bencong! mata gw rasanya digantungin menara Monas gw masih ngantuk banget"Ucap Arka
"Udahlah jangan di bahas gw beneran kesel"Ucap Arka
"Gak boleh kesel sama istri Ar apalagi dia cantik"Ucap Gio
"Serah kalian lah"Ucap Arka
"Oh iya hari ini kan sekolah kita Adain acara dan ngundang sekolah lain"Ucap Gio
"Kan udah biasa itu kan diadain setahun sekali kan?"Ucap Arka
"Iyah sih tapi hari ini sekolah kita bakal lawan sekolah lain Ar"Ucap Gio
"Sekolah mana?"Ucap Arka
"SMA pelita 99"Ucap Bagus
"Alah mereka itu gak kuat-kuat amat gw yakin lah sekolah kita menang"Ucap Arka
"Hari ini itu final Arka dan itu bukti bahwa sekolah itu tak boleh dianggap remeh"Ucap Hero
"Gw gak perduli!mau menang kek kalah kek itu bukan urusan gw"Ucap Arka
"Udahlah kelas yu!"Ucap Arka
"Ngapain kekelas hah! sebentar lagi kan kelas bakal ditutup kita semua diwajibkan melihat pertandingan"Ucap Bagus
"Wah gila nih!sejak kapan peraturan gitu?"Ucap Arka
"Dari kemarin kali peraturan itu udah dibuat"Ucap Hero
"30 menit lagi mungkin disuruh kumpul semua dilapangkan basket"Ucap Gio
"Ah kalau gini gw tadi libur aja makin bete aja gw"Ucap Arka
"Kan enak jam kosong juga"Ucap Bagus
"Ah lu kaya gak ngerti aja kan Arka sekarang udah punya mainan"Ucap Hero
"Lu ngapa sih Hero itu cuma bercanda malah lu anggap serius"Ucap Gio
Arka diam sambil meminum teh es nya
"Arka!"Ucap seorang
Arka menoleh dan ternyata dia bila sahabat Arka
"Eh bila?kenapa?"Ucap Arka
"Hm boleh ngomong sesuatu gak?"Ucap Bila
"Boleh ngomong aja!"Ucap Arka
"Berdua Arka"Ucap Bila
"Kita emang ngomong berdua kan disini aja"Ucap Arka
"Maksudnya 4 mata ngomong juga jangan disini tapi ditempat lain"Ucap Bila
"Oh,oke!"Ucap Arka
"Gw tinggal ya!ini sekalian sama punya kalian"Ucap Arka melatakkan uang selembar ratusan ribu
Bila dan Arka mengobrol di taman belakang sekolah yang memang lumayan sepi jika dipagi hari
"Mau ngomong apa?biasanya kalau mau curhat gak harus ketempat sepi gini?jangan di apa-apain aku yah"Ucap Arka dan tertawa
"Aku mau ngomong serius!"Ucap Bila
"Ngomong aja"Ucap Arka
Bila diam dan menarik nafasnya dan menghembuskan nafasnya dengan perlahan
"Arka!'Ucap Bila
"Apa bila?"Ucap Arka
Bila memeluk Arka tapi arka malah menolak pelukan itu
"Kenapa?"Ucap Bila
"Gak diliat yang lain"Ucap Arka
"Aku kangen kamu,hampir seminggu kamu gak sekolah"Ucap Bila
Arka tersenyum dan tak menjawab ucapan Bila
"Mau ngomong apa?"Tanya Arka
"Aku takut kalau kamu bakal jauhin aku bahkan gak mau lagi temenin aku"Ucap Bila
"Emangnya kamu ngapain sampai aku bakal kaya gitu?"Ucap Arka
"Aku..."Ucap Bila terpotong
"Aku apa?"Ucap Arka
"Aku..su...ka sama kamu"Ucap bila
"Aku mau kita lebih dari sahabat Arka"Ucap Bila
Arka diam bahkan membeku dengan ucapan yang barusan keluar dari mulut Bila
"Kamu?"Ucap Arka
Bila menganggukkan
"Aku?"Ucap Arka lagi
Bila menganggukkan
"Kita sahabatan Bila mana mungkin kamu?"Ucap Arka terpotong
"Aku udah lama suka sama kamu tapi.."Ucap Bila
"kamu mengatas namanya sahabat supaya bisa dekat sama aku?"Ucap Arka
"Bukan gitu Arka"Ucap Bila
"Bukan apa?kamu gak tulus bersahabat sama aku bila aku kecewa,sumpah kecewe banget"Ucap Arka
"Dah lah gw males dan satu lagi seperti yang lu ucapin diawal tadi,persahabatan kita berhenti,karena lu gak tulus jadi sahabat gw"Ucap Arka dan berlalu pergi
Bila duduk dan dia menangisi sikapnya
"Seharusnya aku gak ngukapin ini ke arka,selagi aku bisa bersahabat dengan dia tapi setidaknya aku bisa selalu ada buat dia"Ucap Bila