
Arka sudah dirumah dan dia langsung bergegas masuk kedalam namun dia tidak menemukan Hana
Dia hanya menemukan Bila yang sedang asik memainkan ponselnya sambil ngemil makanan
"Bila istri gua kemana?"Ucap Arka
"Gak tau"Ucap Bila cuek
"Istri gua mana?Atau lu bakal tau akibatnya"Ucap Arka
"Loh aku datang kesini tadi rumah emang sepi yang ada cuma pelayan,aku kira Kaka pergi sama kamu"Ucap Bila
"Jangan bohong!"Ucap Arka
"Bohong apaan sih?aku benaran gak tau,aku bahkan setelah dari rumah sakit langsung kesini gak liat keberadaan Kaka"Ucap Bila
"Tanya aja sama pelayan yang disini,siapa yang bohong"Ucap Bila
Riko juga baru tiba dan dia langsung bergegas masuk
"Ada apa ini?"Ucap Riko
Bagus,Hero dan Gio hanya diam menyimak
"Hana gak ada om!"Ucap Arka
"Apa?kamu yang benar?"Ucap Riko
"Beneran om"Ucap Arka
Riko langsung keluar lagi ingin mencari keberadaan Hana dan pas sekali mobil indah datang
Mereka yang ada didalam mobil itu pun langsung melotot melihat kehadiran Riko apalagi mereka kembali tanpa ada Hana
"Gimana ini guys!"Ucap Qia
"Tawakal aja dulu"Ucap Dira
"Tawakal apanya?ini masalahnya bisa-bisa kita hilang nyawa"Ucap Dila
"Kita turun dulu semuanya soalnya kita juga kan korban"Ucap Indah
"Kamu gak liat ndah muka om itu kaya gimana serem banget tapi ganteng sih"Ucap Nissa
"Udah-udah semuanya turun!"Ucap Indah
Indah turun terlebih dahulu dan yang lain menyusul indah dan bersembunyi dibelakang indah
"Raihana mana?"Ucap Riko tanpa basa-basi
Mereka diam
"Jawab saya!"Ucap Riko meninggi
Arka mendekati Riko dan menepuk pundak Riko
"Kemana istriku indah?bukankah sebelum gua pergi dia sama kalian?"Ucap Arka
Indah memberanikan menatap Arka
"Kami tadi semua diculik"Ucap Indah
"Apa?diculik?sama siapa?"Ucap Arka
"Gak tau,soalnya mereka semua pakai topeng,awalnya kami semua bersama tapi setelah Kaka keadaan kurang baik kami diantar pulang dan Kaka seperti nya dibawa oleh mereka"Ucap Indah
Arka langsung mengepalkan tangan nya
Riko langsung menjauh dan menelpon para anak buahnya mencari Hana
Sedangkan Arka dia juga menelpon para anak buah nya
Hari sudah malam bahkan larut
Hana terbangun dari tidurnya karena dia memang diberikan obat tidur setelah dia diperiksa oleh dokter
Dia menatap sekitar yang memang benar-benar asing namun dia tidak diikat
"Apa honey yang membawa kesini?"Ucap Hana berpikir positif
Hana merasa lapar dan dia memegangi perutnya
Ketika dia menatap kesamping dia tersenyum melihat makanan bahkan ada surat tertulis disana
"Selamat makan Raihana Fika Cantika"tulisnya
Hana tersenyum dan dia memakan makanan yang tersaji itu dengan lahap
Setelah selesai makan Hana dia berjalan kearah jendela apartemen itu
"Papah kamu lucu yah sayang?bikin kejutan gini banget pakai adegan penculikan segala"Ucap Hana sambil mengelus perutnya
"Tapi papah kamu kemana yah?"Ucap Hana
"Nanti kalau kamu lahir ya sayang kata papah kamu,kamu bakal jadi hadiah kelulusan buat dia"Ucap Hana
"Hadiah paling istimewa makanya anak mamah sama papah harus sehat ya sayang"Ucap Hana
"Dulu ya sayang Mamah selalu kesal sama Papah kamu itu karena dia nakal,selalu bikin Mamah kesel kalau didekat dia"Ucap Hana
"Tapi setelah Mamah dekat ternyata cuma Mamah yang selalu berpikir buruk tentang papah kamu"Ucap Hana
Hana kembali kekasurnya dan dia meminum air putih dan obat yang ada disana karena obat itu obat resep dari dokter yang ditulis kan disana menyuruh Hana meminumnya
5 menit kemudian kantuknya datang lagi dan Hana pun tertidur lagi
Pagi tiba
Arka harus tetap pergi kesekolah walaupun dia ingin libur tapi ujian semakin dekat dan bahkan Nilai Arka banyak kosong karena dia sering tak hadir sekolah
Arka hanya duduk dikursi nya tanpa mau berbicara pada siapa pun bahkan para sahabatnya tak dia hiraukan karena dia fokus pada ponselnya menunggu kabar dari Hana
Indah mendekati Arka dan duduk didepan Arka
"Arka lu jangan diam aja ngapa sih?gua yakin ka Hana baik-baik aja"Ucap Indah
Arka menatap Indah
"Hana itu lagi hamil dan bahkan kandungan dia lemah gua takut dia kenapa-napa dan juga anal gua"Ucap Arka pelan
"Gua kira lu tau ka Hana Arka ternyata gak yah?"Ucap Indah
"Maksud lu?"Ucap Arka
"Ka Hana itu wanita tangguh Arka gua bisa liat itu dari dia ketika kami kemarin sama-sama diculik"Ucap Indah
Arka diam sambil menatap Indah
"Tetap aja gua khawatir ndah,sejak kejadian dia masuk rumah sakit itu dia benar-benar lemah"Ucap Arka
"Gua bakal bantu lu Arka"Ucap Indah
"Gak perlu gua bisa sediri dan jangan pernah lu ajak para kurcaci itu dalam masalah ini"Ucap Arka
Indah tersenyum
"Kami sudah terlibat kenapa kami harus dilarang Arka?"Ucap Indah
"Lu belum tau squad kurcaci gua Arka jadi jangan meremehkan kami dulu Oke!"Ucap Indah dan dia berdiri pergi menuju kursinya