Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Penghasut


Indah terus berbicara sedangkan Arka malah fokus pada ponselnya dan indah langsung merampas paksa ponsel Arka


"Lu apa sih!balikin gak ponsel gua?"Ucap Arka


"Hargain aku bisa gak?aku mau ngomong serius sama kamu"Ucap Indah


Arka menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar


"Oke gua dengerin!lu mau ngomong apa?"Ucap Arka


"Arka aku akhir-akhir ini mulai berusaha jauhin kamu tapi kenapa rasanya banget"Ucap Indah


"Lu mau ngelupain gua?"Tanya Arka


Indah menganggukan kepalanya sambil tersenyum tipis


"Dan aku mau kamu malam ini temenin aku sebelum aku bener-bener jauhin kamu dan gak ganggu kamu lagi"Ucap Indah


"Lu mau apa?"Tanya Arka


"Kamu dengerin aja semua omongan aku"Ucap Indah


"Oke!"Ucap Arka


"Arka kamu pernah mikirin aku sebentar aja gitu?"Ucap Indah


"Pernah"Ucap Arka


"Benaran?"Ucap Indah tak percaya


"Tapi gua mikirin lu saat lu ganggu gua dan bagaimana caranya lu jauh dari gua"Ucap Arka


"Arka ih!"Rengek Indah


Arka tersenyum melihat indah


"Tumben kamu Arka senyum"Ucap Indah


"Sesekali indah"Ucap Arka


indah tersenyum


"Arka sekarang Mamah Kinan udah gak ada kamu sendiri kan?"Tanya Indah


"Iyah"Ucap Arka


"Kamu gak kesepian gitu?"Tanya Indah


"Kesepian itu selalu hadir Indah tapi bagaimana pun gua harus bisa jalani hidup gua secara normal juga"Ucap Arka


"Mamah memang udah gak ada tapi mimpi dan harapan Mamah ke gua akan selalu ada bersama langkah yang gua pilih"Ucap Arka


"Kamu hebat Arka!"Ucap Indah


"Aku jadi gak ikhlas buat lupain kamu dan bahkan aku mau jadi penghibur kamu dikala kamu sedih"Ucap Indah


"Gak perlu indah"Ucap Arka


"Tapi sekarang kita bisa mulai kan Arka?aku bisa kok jadi wanita yang kamu mau dan sekarang aku gak bakal diusir lagi kan sama Mamah Kinan?"Ucap Indah


"Indah lu bakal tau setelah gua lulus nanti tentang status gua"Ucap Arka


"Emang status kamu apa?kamu pacaran sama si Bila?atau sama si adik kelas itu?"Ucap Indah


"Lu bakal tau nanti dan gua mau lu beneran lurusin niat lu buat lupain gua karena gua bakal sport lu"Ucap Arka


"Eh gimana caranya kamu sport aku?malah kamu buat aku gagal Arka"Ucap Indah


"Intinya berusaha lupain gua indah dan gua bakal jadiin lu temen gua dan mungkin gua bakal belajar lebih lebih lembut kalau lu jadi temen gua"Ucap Arka


Indah tersenyum mendengar Arka berbicara begitu lembutnya yang memang tidak pernah dia dapati


"Aku akan berjuang Arka!"Ucap Indah


"Iyah"Ucap Arka


Arka dan indah benar-benar akrab mereka memainkan permainan yang ada dicafe itu sambil tertawa lebih sampai ponsel indah berdering dan yang menelpon adalah Papah nya menyuruhnya pulang


"Aku pulang dulu yah"Ucap Indah


"Iyah hati-hati lu"Ucap Arka


"Ternyata indah seru juga orangnya kalau jadi temen"Ucap Arka


Arka kembali mengecek ponselnya tapi masih belum ada balasan dari Hana membuatnya hanya bisa menarik nafas panjang


Karena hari juga sudah mulai larut Arka pun memutuskan untuk pulang


Setelah sampai rumah Arka langsung membersihkan dirinya dan segera tidur dia kembali mengecek ponselnya menunggu balasan Hana tapi selalu nihil


Arka mencoba memvideo call Hana namun tidak dia angkat membuat Arka menjadi sedih


"Aku kangen honey"Ucap Arka sambil menatap fotonya dengan Hana


Arka menelentangkan tubuhnya menatap langit-langit


"Kalau aja Mamah masih ada,sebelum Arka tidur pasti Mamah bakal masuk kesini cuma buat tanyain gimana sekolah Arka hari ini"Ucap Arka


"Arka kangen mah!Mamah ninggalin Arka tanpa pamit ke Arka?Mamah Arka mohon hadir ke mimpi Arka"Ucap Arka


Arka mulai memejamkan matanya dan dia tertidur tak berapa lama ponsel Arka berdering dan yang menelpon adalah Hana tapi karena Arka sudah tertidur dengan pulas membuat tak mengangkatnya


"Pasti sudah tidur"Ucap Hana


Hana tertawa kecil mengingat tingkah Arka pagi tadi yang merengek meminta ikut padanya


"2 hari lagi aku pulang honey"Ucap Hana


Hana baru saja selesai meeting dan membuatnya benar-benar tidak membuka ponselnya sama sekali


"Semoga mimpi indah ya suamiku"Ucap Hana sambil tersenyum


"Ih kok aku jadi pengen peluk Arka sih?rasanya pengen banget"Ucap Hana


"Sabar harus selesaikan pekerjaan dengan cepat disini baru bisa pulang"Ucap Hana


"Oke 2 hari lagi!"Ucap Hana


Pagi tiba Arka sudah siap ingin berangkat kesekolah dia sejak tadi pagi sudah menelpon Hana tapi Hana tak mengangkat telpon Arka


"Ah sial! seharusnya tadi malam gua gak perlu tidur Kenapa sih?sial banget"Gerutu Arka


Arka pun berangkat kesekolah dengan hati yang sangat dogkol


Arka sampai diparkiran disana ada Bila yang menunggu Arka


Ella juga datang berbarengan dengan Arka dia melihat Bila yang sudah menggandeng tangan Arka


"Lu udah sehat?"Tanya Arka sambil melepas helmnya


"Iyah udah"Ucap Bila


"Oh ya gua punya ini buat lu"Ucap Arka dan mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya yaitu sekotak buah-buahan potong


"Nih"Ucap Arka


Bila senangnya bukannya main karena memberikannya buah-buahan itu,buah itu memang bukan Arka yang menyiapkan melain para pelayannya karena memang Arka yang menyuruh


"Lu harus banyak makan buah kaya dulu lagi kan?"Ucap Arka


"Iyah-iyah"Ucap Bila


"Ya udah yok kekelas"Ucap Bila


Arka menganggukan kepalanya dan Bila terus menggandeng tangan Arka


Ella melihat itu didalam mobil setelah Arka dan Bila pergi baru dia keluar


"Ka Arka perhatian banget sama ka Bila?apa yang terjadi?"Ucap Ella


"Udah ah nanti aku tanya"Ucap Ella dan juga pergi kekelas


Willy tersenyum dan dia memoto Arka yang sedang bergandengan dengan Bila dan langsung mengirimnya kepada Hana


Bahkan Willy juga memoto Arka menyerahkan sekotak buah tadi kepada Bila


"Lihatlah apa yang akan terjadi padamu Arka?"Ucap Willy


KOMEN DAN LIKE YAH


JANGAN LUPA VOTE DAN BERI HADIAH JUGA YAH GUYS BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT SIAPA TAU AKU BISA UP 5 KALI DALAM SEHARI KARENA SANGKIN SEMANGATNYA😍😍😂