Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Dia kenapa?


Riko terus disana sesekali dia menengok jendela yang bisa melihat Bila entah kenapa dia sangat khawatir dengan Bila


"Bila pasti sehat lagi"Ucap Riko tiba-tiba kenapa kedua orang tua nya Bila tapi sebenarnya dia menyakinkan dirinya sendiri


Kedua orang tua Bila sama-sama menganggukan kepalanya


Disisi Arka


Dia sedang fokus menjawab soal sedangkan Bagus,Gio dan Hero sama ribut karena mereka tak bisa menjawab


"Arka nomor 3 sama nomor 7 apa?"Ucap Gio berbisik


"A sampai E ada jawaban pasti ada salah satu"Ucap Arka tanpa menoleh


"Arka serius!gua tanya ini"Ucap Gio


"Gua juga serius"Ucap Arka


"Lu gak asik sumpah!"Ucap Gio


Arka melempar kertas kecil kebelakang dan Gio langsung menangkap nya dan disitu semua jawaban ada


"Lu serius Arka?"Ucap Gio


"Gak gua bercanda doang"Ucap Arka


"Makasih ya"Ucap Gio kegirangan dan dia langsung menjawab soal miliknya


Indah hanya diam menjawab soal tapi pikiran terus memikirkan Bila,dia benar-benar tidak fokus bayangan sahabat nya itu terus ada dikepalanya


"Bil jangan ganggu aku dulu yah,aku janji bakal jenguk kamu setelah pulang sekolah"Batin Indah


Jam menunjukkan jam 10 siang sesi mereka pun selesai


Ponsel Arka berdering dan yang menelpon adalah Hana


"Hallo sayang?"Ucap Arka


"Aku dirumah sakit honey tadi aku dijemput Tante Lala,kalian udah selesai ujian nya?"Ucap Hana


"Udah sih sayang?kamu kok kerumah sakit sama Tante sih?kan tadi udah janji sama aku?"Ucap Arka


"Bila kritis honey kalian semua cepet kesini"Ucap Hana


Arka langsung melotot


"Iyah aku sama yang lain kesana yah"Ucap Arka dan dia langsung mematikan ponsel nya


"Kita sekarang kerumah sakit oke!soalnya Bila kritis!"Ucap Arka


"Apa?"Ucap Indah dengan kaget


"Dia kritis Tante sama om udah disana sama Hana juga"Ucap Arka


"Oke kita kesana sekarang"Ucap Gio


"Gua hubungin Nissa juga yah?"Ucap Gio lagi


"Iyah mereka wajib tau!"Ucap Arka


Mereka pun bergegas pergi menuju parkiran dan pergi


Setengah jam perjalanan mereka sampai dirumah sakit dimana Bila dirawat


Mereka semua berlari menuju ruangan Bila dengan tergesa-gesa


Mereka sampai Arka langsung menghampiri Hana


"Gimana keadaan Bila?dia udah membaikan?"Ucap Indah dengan khawatir


"Sejak tadi pagi keadaan dia gak ada kemajuan bahkan dokter keluar masuk dari ruangan dia"Ucap Papah Bila


Indah diam sedangkan Hana terus diam dipelukan Arka


"Om!apa dokter yang om bawa gak berguna?"Ucap Arka


Riko diam bahkan dia juga khawatir dengan keadaan Bila


"Om jawab aku!"Ucap Arka meninggi


"Saya juga gak tau Arka, kondisi Bila terus memburuk"Ucap Riko


Nissa datang dengan para teman-teman nya


"Keadaan Bila kritis sejak tadi pagi"Ucap Gio


"Terus?"Ucap Nissa


"Gak ada terusannya"Ucap Gio


"Makasih!"Ucap Nissa dengan wajah datarnya dan dia mendekati Indah


"Bila pasti bakal sehat lagi kok"Ucap Nissa pada Indah


"Sejak tadi pagi,Bayangan Bila terus aja dibenak aku Nis,bahkan dia tadi malam datang ke mimpi aku kaya mau pamitan gitu"Ucap Indah bahkan air matanya jatuh


"Itu cuma bunga tidur gak boleh dipercaya"Ucap Nissa


"Tapi itu kaya nyata"Ucap Indah


"Udah-udah kita berdoa aja yah sama tuhan semoga penyakitnya dia angkat sama yang diatas"Ucap Nissa


"Amin"Ucap Indah


"Honey aku takut"Ucap Hana pelan tapi masih terdengar


"Takut kenapa?"Ucap Arka


"Bila honey"Ucap Hana


"Bila itu perempuan kuat sayang,percaya lah"Ucap Arka


"Tapi perasaan aku gak enak"Ucap Hana


"Gak boleh mikir yang aneh sayang"Ucap Arka dan dia merapikan rambut Hana


"Ingat Bila pernah janji kan sama kamu?kalau dia bakal temenin kamu dalam persalinan nanti,dia pasti ingat itu kok sayang"Ucap Arka


"Tapi keadaan dia honey?"Ucap Hana


"Doain aja ya sayang jangan dibayangin yang macam-macam"Ucap Arka


"Aku takut!"Ucap Hana


"Coba kamu liat ka Riko,aku gak pernah liat dia diam kaya gitu,kaya orang takut gitu,dia pernah bilang ke aku kalau Bila itu sifatnya sama kaya aku waktu remaja makanya dia kaya sayang ke Bila bahkan dia bela-belain buat kesini sejak tadi pagi"Ucap Hana


"Bila itu emang istimewa sayang,karena dia orang yang baik sebenarnya makanya om sayang sama dia"Ucap Arka


Hana diam dan mempererat pelukannya Arka juga mengelus rambut Hana agar Hana menjadi tenang


Riko Hana diam tapi Tante Lala terus menggenggam tangan calon suami nya itu dengan erat


"Aku gak pernah pegang tangan kamu sedingin ini kecuali Hana terluka?"Ucap Tante Lala


"Benarkah?perasaan mu saja"Ucap Riko


"Jangan berbohong pada ku Riko,apa kamu sepeduli itu Bila?"Ucap Tante Lala


"Apa salah aku khawatir pada anak baik seperti dia?"Ucap Riko


"Dia pernah melukai Hana loh?"Ucap Tante Lala


"Tapi dia mau minta maaf bahkan dia mau jadi pesuruh Hana walaupun dia sedang sakit bahkan kita semua gak tau kalau penyakit dia semakin parah"Ucap Riko


"Bila memang anak kuat sejak dia kecil bahkan dia pernah dinyatakan gak ada lagi didunia ini tapi setelah 10 menit kemudian tuhan masih izinkan dia kembali"Ucap Tante Lala


Riko diam mendengarkan ucapan Tante Lala


"Aku takut dia pergi dan gak kembali lagi La!"Ucap Riko


"Kamu siapa?apa kamu Tuhan bisa bilang seperti itu?tuhan itu penuh kejutan jadi ikutin alurnya aja yah"Ucap Tante Lala dan dia menyandarkan kepalanya dibahu Riko


"Hanya satu hal yang bisa buat Seorang Riko bisa takut,yaitu adik kecilnya terluka tapi sekarang ada juga yang bisa buat kamu takut Riko"Ucap Tante Lala


"Jangan mengejek ku"Ucap Riko


"Aku tidak mengejek mu,aku cuma ngomong yang sebenarnya"Ucap Tante Lala


Riko diam dan dia menatap pintu ruangan Bila


"*Bil lu harus semangat sembuh,gua bakal selalu doain lu, walaupun lu selalu nolak gua tapi jawaban yang kemarin lu janji bakal jawab tapi kenapa lu malah kaya gini sih?"Batin Hero


"Gua suka sama lu Bil,gua mohon sembuh,gua janji bakal buat lu bahagia,dan gua bakal terima lu apa ada nya"Batin Hero*