Bocil Manjakan Aku

Bocil Manjakan Aku
Tarian belut


Arka benar-benar sangat tidak nyaman karena Bila terus mengikutinya sambil menggandeng tangan nya


"Bil lu kan lagi sakit lebih baik lu diam aja deh"Ucap Arka


"Selagi aku bisa bergerak Arka aku mau dekat kamu terus"Ucap Bila


"Bil lu harus banyak diam gak perlu terlalu banyak gerak nanti lu cape"Ucap Arka


"Aku gak papa kok"Ucap Bila


Arka hanya diam dan dia ingin pergi dan bila juga mengikutinya


"Lu juga mau ikut?"Tanya Arka


"Iyah aku mau ikut kamu"Ucap Bila


"Gua mau ke toilet!lu juga mau ikut gitu?"Ucap Arka


Bila langsung melepas tangan Arka


"Yaudah sana!"Ucap Bila


Arka hanya mengangguk kepalanya dan pergi


Seperti hari biasanya Arka dan Ella akan latihan seperti biasanya


Dan kalau pulang sekolah Arka akan kesalon sang Tante dia masih setia menunggu balasan chat dari Hana dan bahkan dia juga sudah menelpon Hana tapi selalu saja Hana tak mengangkatnya


"Ah gua galau kalau gini"Ucap Arka


"Bisa-bisa nya sih gak balas chat gini?telpon gak diangkat dan balas semua chat dan nelpon balik ketika gua udah tidur"Omel Arka


"Gua kangen!gua gak bisa divirtualin gini"Ucap Arka


"Sumpah gak enak banget"Ucap Arka


"Honey pulang nya kapan?udah 2 hari"Ucap Arka


Tante Lala masuk karena mendengar Arka terus berteriak


"Kamu kenapa sih?Tante denger teriak-teriak sendiri"Ucap Tante Lala


"Ini Tan aku chat gak dibalas aku telpon gak angkat kangen aku Tan"Ucap Arka dengan wajah manyunnya


"Kamu kan tau kalau Hana lagi kerja disana bukan liburan"Ucap Tante Lala


"Iyah tau Tan tapi setidaknya balas gitu biar aku tenang"Ucap Arka


"Gini nih kalau lagi kasmaran ditinggal dikit aja udah kaya gak ketemu lama"Ucap Tante Lala


"Alah Tante,kaya gak pernah jatuh cinta aja"Ucap Arka


"Tapi Tante gak kaya kamu contohnya aja Tante ditinggal kan gini b aja"Ucap Tante Lala


"Yakin Tante b aja?tapi bener juga sih si Om kok gak dateng-dateng?padahal Tante sama dia pacaran udah 5 tahun yah?"Ucap Arka


"Gak tau ah Arka Tante males mikir masalah dia mungkin dia udah ada yang baru"Ucap Tante Lala


"Gak mungkin tante,aku itu akrab sama om gak mungkin dia ada yang baru,dia itu kayanya sayang banget loh sama Tante"Ucap Arka


"Udah ah kamu makin kesini makin ngawur,Tante mau keluar lagi"Ucap Tante Lala dan pergi


Arka kembali menatap ponselnya dengan raut wajah manyunnya


"Sumpah nunggu balasan chat itu cape juga yah?"Ucap Arka


Arka mencoba menelpon Hana lagi,telponnya tersambung membuat Arka langsung meloncat karena girangnya


"Hallo honey?kamu kemana aja kenapa baru angkat sih?"Ucap Arka


Hana hanya diam tak menjawab pertanyaan Arka


"Honey?"Panggil Arka


"Kenapa nelpon?masih nanyain aku kemana?kan kamu udah enak kan tanpa aku?bisa dekat dengan semua cewe"Ucap Hana


"Maksudnya honey?'Ucap Arka


"Ah udahlah aku males,kamu ingkar janji!"Ucap Hana dan langsung menutup telponnya


Arka langsung menjadi panik dan dia kembali menelpon Hana tapi Hana menonaktifkan ponselnya


"Astaga gua nungguin kabar dia malah dia ngambek gak jelas"Ucap Arka


"Eh tapi tunggu?kenapa dia bisa tau atau jangan-jangan dia suruh orang buat intai aku?"Ucap Arka


"Astaga honey"Ucap Arka


Arka menjadi lesu dan menghempas tubuhnya ke sofa


"Honey aku sama mereka gak ada apa-apa kok"Ucap Arka


"Aku salah honey,aku minta maaf"Ucap Arka


Arka menatap ponselnya dan langsung mengacak-acak rambutnya


"Gua bodoh banget sih"Ucap Arka


"Tapi gua kan sama mereka gak ada hubungan apa-apa"Ucap Arka


"Akhhhhhhhhh!"Teriak Arka


Arka mencoba mencari-cari di internet bagaimana cara membujuk wanita yang sedang marah karena cemburu


"****** gak ada saran yang cocok banget sih"Ucap Arka


Arka mulai berpikir dengan keras dan sampai dia tersenyum karena mendapat ide,Arka mulai mencari tempat yang untuk meletakkan ponselnya karena dia ingin mengamera dirinya


Arka menarik nafasnya dan menghembuskan nafasnya karena dia ingin menyanyi untuk Hana


Kamera mulai merekam


"Diobok-obok airnya diobok-obok


ada ikannya kecil-kecil pada mabok


Disemprot-semprot airnya disemprot-semprot


kena mukaku aku jadi mandi lagi,


dingin-dingin dimandiin nanti masuk angin


Diobok-obok airnya diobok-obok


ada ikannya kecil-kecil pada mabok


Diputar-putar krannya diputar-putar


airnya banjir aku jadi mandi lagi,


dingin-dingin dimandiin nanti masuk angin"nyanyi Arka sambil menari-nari seperti belut


Arka memang sering menyanyi lagu ini sewaktu kecil bahkan Papah nya sering mengiringinya dengan Piano


Setelah menyanyi lagu itu dia tertawa geli


Arka menatap kamera dengan tatapan hangatnya seakan-akan dia sedang bertatap dengan Hana


"Sayang aku minta maaf,aku memang salah tapi semua itu aku lakukan karena ada alasannya sayang"Ucap Arka dengan lembut


"Aku tetap menunggumu bahkan setiap hurup dari pesan mu adalah kebagian ku saat ini"Ucap Arka


"Aku merindukanmu Raihana Fika Cantika"Ucap Arka dan dia tersenyum manis,Arka mematikan kamera ponselnya


Dan Arka mengirimkannya untuk Hana


"Harga diri jatuh sudah tapi gak papa demi dia gak marah lagi"Ucap Arka