
"Tuan kami hanya satu yaitu tuan Dark!"
"Kalian tidak akan pantas menjadi tuan kami!" Teriak para Kobold.
David sangat kagum dengan pendirian para monster Kobold tersebut karena berbeda dengan para serigala yang sepenuh nya dapat David kendalikan, Kobold ini hanya lah monster yang awal nya hanya tunduk pada kekuatan David namun saat ini mereka begitu setia sampai tidak ingin berpaling bahkan pada ras demon Kobold.
"Tuan Dark? Siapa itu? Aku tidak pernah mendengar nya, apa dia iblis rendah yang memberi kalian tempat jelek seperti ini atau sosok bodoh yang bersembunyi di balik tembok di atas gunung itu?" Bertanya pemimpin ras demon Kobold mengejek David dan tidak menyadari keberadaan David sama sekali yang berada di atas tembok.
Hanya satu kalimat tersebut semua suara geraman dari Kobold langsung muncul seakan marah termasuk pula Celina dan Cecilia apa lagi Virinda yang siap selalu menebas kepala pemimpin ras Kobold tersebut dan hanya menunggu perintah saja.
"Berani, berani nya kau menghina tuan ku!" Celina tidak dapat menahan dan mengubah cakar nya menjadi panjang dan berlari ke depan.
"Bodoh." Tersenyum pemimpin ras Demon Kobold tersebut dan satu tendangan nya langsung masuk ke perut Celina.
Bam!
"Ukh- akh!" Celina terlempar kebelakang yang segera di tahan oleh Celicia.
"Kenapa tuan tidak menolong nya?" Bertanya Virinda karena seharus nya David bisa menghentikan Celina tadi.
"Mengetahui kekuatan lawan adalah hal dasar bagi petarung, lagi pula tendangan itu tidak akan membunuh Celina." Ucap David.
"Saya mengerti tuan." Virinda menunduk paham.
"Tapi aku juga tidak ingin kehilangan pasukan ku karena hanya masalah sepele dan tentu aku tidak bermaksud membiarkan pasukan ku bertempur tanpa memiliki peluang menang." Ucap David yang kemudian melompat kebawah.
"Tapi tuan membiarkan pasukan Magiccary Empire menyerang tembok Titan tanpa ada peluang menang." Gumam Virinda sebelum melompat mengikuti David.
Bam!
Sebuah suara keras dan memunculkan kabut tiba tepat di tengah antara satu dua ras yang berbeda tersebut.
"Siapa kau!?" Bertanya pemimpin ras Demon Kobold tersebut saat mulai melihat bayangan David dan Virinda dari dalam kabut yang muli menghilang.
"Seperti nya kau cukup bersenang senang tapi.." David melihat kearah belakang jya tepat nya pada pasukan Kobold nya. "Aku tidak menyukai pertarungan yang lama dan juga tidak suka melihat pasukan ku bertarung tanpa kesempatan untuk menang." Ucap David seakan memberi peringatan.
"Kalau begitu manusia seperti mu cukup memberikan para Kobold itu pada ku dan tidak akan ada darah yang tumpah kecuali.. dua ras Sirius itu." Ucap pemimpin ras Demon Kobold tersebut tidak menyadari ancaman David.
"Kau tidak sadar dengan posisi mu ya.. di sini akulah yang memerintah! Rising Titan Undead!" Ucap David dan langsung menggunakan Class skill Necromancer nya.
Lima tulang raksasa langsung muncul dari bawah tanah mengguncang segala nya di mana lima tulang raksasa tersebut setinggi lima puluh meter dan full Armor.
"Titan Undead!? Tidak ini adalah Demon Titan Undead!" Berteriak pemimpin ras Demon Kobold yang mulai ketakutan. "Siapa kau sebenar nya?" Ia mulai mempertanyakan identitas David.
"Entah lah, kau mungkin bisa menanyakan nya pada raja neraka, itu pun jika dia cukup baik untuk memberi tahu mu." Ucap David.
"Jendral! Segera buka gerbang teleportasi! Kami akan menahan Undead ini!" Teriak salah satu ras Demon Kobold pada pemimpin nya.
"Ba-baik lah." Ucap nya mengeluarkan sebuah item yang David kenali sebagai alat yabg dapat membuka gerbang teleportasi menuju benua iblis.
"Sayang nya item seperti ini sangat tidak cocok untuk mu." Ucap David yang sudah ada di depan nya dan memotong tangan nya.
"Jendral mati!"
"Lari!"
Semua ras Demon Kobold mulai panik dan berlari kesana kemari namun cukup dengan injakan kaki Titan Undead mereka sudah tidak dapat bergerak atau sudah jadi kerupuk sepenuh nya apa lagi saat terkena tebasan dari Titan Undead.
Dalam sekejap seluruh ras Demon Kobold musnah begitu saja dan hanya menyisahkan mayat mayat penuh darah dan menjijikkan dan tentu David selau saja merasa kesal karena setiap ia membunuh ras Demon maka tidak akan ada drop item yang ia dapatkan selain barang bawaan ras demon tersebut.
"Tuan Dark memang hebat!"
"Tuan Dark bahkan bisa memusnahkan iblis kuat itu dalam sekejap."
"Dan memanggil tulang raksasa yang membantu nya."
"Tuan Dark memang tuan kami yang hebat."
Para Kobold terus memuji bahkan memuja David sementara David sendiri berjalan ke arah Celina dan Celicia.
"Bagaimana dengan tugas kalian?" Bertanya David pada Celina dan Celicia.
"Kami telah mengumpulkan semua ingot yang di produksi oleh para Kobold tuan." Jawab Celina.
"Maaf karena tidak dapat memenuhi panggilan tuan saat membuka gerbang teleportasi, itu membuat tuan harus menetap selama satu minggu di tempat seperti ini, kami memang pantas di hukum tuan." Sambung Celicia kemudian mereka berdua bersujud.
"Tidak masalah, untuk para ras Kobold terima kasih atas kerja keras kalian dan maaf saat ini aku masih belum memiliki hadiah untuk kalian." Ucap David berterima kasih namun tidak menundukkan kepala sama sekali atu pun menggerakkan tubuh nya untuk mengekspresikan tanda terima kasih nya.
"Ucapan terima kasih tuan adalah suatu kehormatan bagi kami! Kami siap bekerja selama nya demi tuan!" Ucap para Kobold serentak.
Ras monster Kobold adalah ras yang setia, mereka memiliki kehormatan tersendiri saat mendapatkan tuan yang kuat
'Mungkin aku akan mempelajari class skill Tamer.' Batin David.
(TL note : Tamer, sebuah class skill yang membuat seseorang dapat mengendalikan dan menjinakkan monster atau hewan buas sepenuh nya.)
Meskipun David telah memakan banyak Core menggunakan skill Gluttony nya namun ia sama sekali belum menemukan class skill Tamer, dengan menggunakan Class Skill Tamer David dapat mengendalikan para Kobold ini dan meningkatkan kekuatan mereka.
"Brelr, ikut aku kembali ke dalam tembok untuk melaporkan situasi hutan ini, kalian berdua juga ikut." Ucap David pada pemimpin Kobold yang bernama Brelr tersebut sebelum melihat kearah Celina dan Celicia.
"Baik tuan." Jawab Brelr, Celina dan Celicia secara bersamaan.
...
Di dalam tembok buatan para Kobold
"Itu saja yang kami temukan tuan." Ucap Brelr setelah melaporkan segala hal tentang kedalaman hutan yang telah mereka pelajari dan jelajahi.
David benar benar ingin mengetahui rahasia hutan ini apa lagi dulu sempat menemukan sebuah gerbang teleportasi yang membawa nya ke bumi.
"Dungeon kah.. telusuri lebih dalam lagi mengenai dungeon yang kalian temukan itu." Ucap David memberi perintah saat salah satu laporan penemuan Brelr adalah sebuah dungeon.