Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 230, Kisah sang raja pemangsa


Sebuah istana melayang yang terbang di atas langit melintasi wilayah keluarga Lugard menuju Dragkolli City, fenomena tersebut menggemparkan setiap kota yang di lalui oleh istana tersebut.


Sementara David yang mengendalikan nya, duduk di tepi istana yang bagaikan jurang namun entah kenapa bukannya menjadi hal horor namun saat ini hal tersebut menjadi terlihat romantis saat Astein duduk di samping David sambil menyandar di bahu David dengan buku di tangannya.


Angin yang terus meniup wajah David membuat rambut putih ke unguan nya berkibar kearah belakang memperlihatkan wajah David dengan jelas yang seakan sedang menikmati waktu tersebut.


Sementara Astein hanya melihat setiap lembaran buku di tangannya perlahan tertiup satu persatu oleh angin sebelum akhirnya tertutup, Astein menikmati kehangatan dan suasana ini di mana sangat jarang sekali ia nikmati bersama David karena David terus berpergian.


"Apa keaadaan ini bisa terus seperti ini?" Bertanya Astein namun David benar benar memahami maksudnya yaitu Astein ingin agar memiliki lebih banyak waktu bersama David.


"Jika di dunia ini sudah tidak ada yang dapat mengancam ku maka di saat itulah aku bisa tenang." Ucap David.


"Kau berkata seperti pahlawan, peran pahlawan sangat tidak cocok bagimu David." Ucap Astein bercanda dan sedikit menarik rambut David.


"Kalau begitu aku akan menguasai seluruh dunia ini dan akan ku persembahkan seluruh wilayah kekuasaan ku padamu sebagai bukti cinta ku." Ucap David mengikuti candaan Astein.


"Itu sangat cocok bagimu tapi jika kau melakukannya maka seseorang pasti akan menulis kisah kita dengan judul 'sang raja iblis jatuh cinta pada nona bangsawan dari keluarga kecil' jelas sekali itu terdengar sangat klise." Ucap Astein yang menganggap David bagaikan raja iblis jika memiliki minat untuk menguasai dunia.


"Tadi pahlawan sekarang raja iblis, memang aku tidak cocok untuk keduanya karena aku hanyalah kesatria Romulus Empire yang jatuh cinta pada puteri bangsawan." David malah melanjutkan gombalannya.


"Kau lebih cocok jadi baj*ngan saja David -_-." Ucap Astein berterus terang.


"Tolong jangan mengatakan itu di depan Rina." David memohon.


"Sudah sampai!" Astein mengabaikan saat sudah dapat melihat Dragkolli City dari atas.


"Wah.. ternyata kota Dragkolli sangat indah saat di lihat dari atas." Ucap Merly yang tiba tiba datang bersama Dastein karena dari tadi mereka berdua terus bermain sambil berkeliling.


"Mungkin simpan di atas danau saja." David mengendalikan Castile Disaster menuju atas danau.


Tapi karena besarnya yang bahkan setara dengan Dragkolli City bagian tembok dalamnya, akhirnya Castile Disaster menutupi seluruh penduduk kota bagian tembok terdalam.


"Lihat, semua sedang orang berkumpul." Ucap Merly melihat mulai ada banyak kerumunan yang di luar rumah untuk melihat fenomena tersebut. "Apa mereka ingin menjemput kita?"


Tak!


"Bukan lah, mereka hanya penasaran saja dengan benda besar yang terbang di atas mereka bagaikan sebuah kota, karena mereka pasti belum menerima kabar dari kota pelabuhan." Ucap David setelah memukul pelan kepala Merly.


"Aduh, sakit loh suami." Merly merengek memegang kepalanya namun kenyataannya memang sakit karena Str David sangat tinggi.


"Dari pada di sebut penasaran, mereka lebih terlihat waspada." Ucap Astein meralat ucapan David.


"Aku akan menyuruh Virinda untuk membuat pengumuman yang dapat menenangkan warga." David tidak ingin ada gosip aneh aneh tentang diri nya.


Namun saat ini David yakin sebentar lagi pasti akan ada kegemparan yang sangat besar di tujuh kerajaan mengenai masalah Castile Disaster ini.


Meskipun David ingin menjelaskan mengenai castile ini tapi David terlalu malas untuk mengadakan pidato langsung di depan warga karena nanti pasti akan ada penjelasan langsung dari raja Artur jika David dapat meyakinkan raja Artur bahwa ia tidak berbahaya.


Maka dari itu David memilih untuk membuat pengumuman sementara tentang ke pemilikan castile ini dan menkonfirmasi bahwa castile tersebut tidak berbahaya sama sekali.


Sambil memikirkan alasan yang dapat di terima oleh raja Artur, David juga harus membuat rencana untuk castile ini ke depannya.


"Ayo turun." David menggendong Astein ala Princess sedangkan Merly menggendong Dastein.


David langsung memperlambat laju jatuhnya saat sudah berada di depan mansion dan mereka mendarat dengan sempurna.


"Selamat datang tuan!" Dua bersaudara serigala dari keluarga Demon Sirius yaitu Celina dan Celicia datang menyambut David.


"Ya." David mengangguk sebentar sebelum berjalan melewati mereka dan mereka berdua mengikuti David.


Mereka berjalan hingga sampai di ruang kerja David saat Celina dan Celicia masih mengikuti.


Ruang kerja mansion Lord kota


"Ada apa?" David bertanya setelah duduk di kursi kerja nya.


"Tuan memgenai Castile itu.." Celina tampak meminta penjelasan.


"Hm? Apa kalian mengenalnya?" Bertanya David.


"Tidak tuan hanya saja kami merasakan aura raja iblis castile itu." Jawab Celicia.


"Ya.. sudah pasti kalian tidak mengenal castile itu karena Beelzebub meninggal sejak ribuan tahun lalu." Ucap David.


"Beelzebub!?" Celina terkejut.


"Maksud tuan Beelzebub sang raja iblis pemangsa?" Celicia bertanya dengan terburu buru.


"Kau mengenalnya?" Bertanya David.


"Dia adalah salah satu raja iblis leluhur, konon memiliki kekuatan yang dapat memangsa apapun maka dari itu lah dia di sebut sebagai sang raja pemangsa." Jelas Celina.


"Tapi raja iblis Beelzebub meninggal tanpa di ketahui penyebabnya maka dari itu seluruh bangsa iblis menjadi diam selama ribuan tahun karena takut akan kekuatan dari sosok yang membunuh raja pemangsa." Sambung Celicia.


"Apa Beelzebub pernah memiliki wilayah kekuasaan?" Bertanya David.


"Di dalam sejarah tidak pernah menyebutkan bahwa raja pemangsa memiliki wilayah kekuasaan tuan." Jawab Celina.


"Di dalam sejarah hanya menyebutkan Castile Disaster milik raja pemangsa Beelzebub yang pernah menghancurkan beberapa wilayah di benua iblis." Sambung Celicia


"..." David terdiam dan sedang berpikir.


"Tuan?" Sapa Celina.


"Ah! Iya kalian tolong pergi ke tempat para Kobold untuk mengambil Ingot yang mereka produksi dan beritahu aku perkembangan kota para Kobold." Ucap David langsung memberikan misi satu minggu bagi Celina dan Celicia.


"Baik tuan." Mereka berdua segera memasuki gerbang teleportasi yang David buat.


"Sial, aku malah menggunakan gate ku untuk hal ini." Gerutu David karena ia tadi hanya spontan memberikan misi pada Celina dan Celicia.


David hanya ingin menyimpan skill gatenya untuk hal tertentu saja dan bukan berarti ia tidak ingin menggunakannya untuk pergi mengambil ingot di tempat para Kobold namun saat ini skill gate merupakan salah satu skill ultimate yang dapat David gunakan jika ingin menyelamatkan diri.


Segala hal harus di persiapkan dengan baik, meskipun David memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menang di pertarungan bahkan melawan raja sekalipun namun saat ini David masih khawatir akan kekuatan yang lebih besar yang bisa saja mengincarnya.