
Ibu kota Vermilion
"Ice Shield!!" Teriak Bord yang langsung menutup gerbang menggunakan perisai es besar dengan ketahanan super kuat.
Gwarrr...!!
Monster yang ada diatas tembok langsung melemparkan berbagai skill mereka yang dapat menyerang target dijarak yang jauh.
"Wahai roh es aku memanggilmu, datanglah dan lindungi perajuritku! Frozen Spirit!!" Lily tiba tiba menggunakan class summonernya atau biasa rekannya menyebutnnya sebagai Graizer untuk memanggil roh.
Seorang perempuan cantik tiba tiba datang dengan rambut es dan gaun yang bahkan terbuat dari es juga kulitnya yang putih layaknnya beku dengan mata biru yang sangat cantik.
Perempuan tersebut langsung mengayungkan tangannya dan membekukan semua serangan monster yang menuju kearah perajurit.
'Aku tidak tahu jika Lily sudah bisa memanggil roh sebagai makhluk panggilan? Tapi entah kenapa aku merasa putri es yang dipanggil Lily sedikit mirip dengan salah satu karakter utama difilem animasi disney.' Batin David sedikit kebingungan karena ketinggalan informasi.
"Wahai roh petir aku memanggilmu, datanglah dan hancurkan msusuhku! Laightning spirit!!." Belum cukup satu roh, Lily kembali memanggil roh petir yang bahkan semua pakaiannya bercahaya biru dengan berbagai simbol petir diwajah maupun tubuhnnya.
Cressh Cttarrr!!!
Hanya dengan satu skill sihir saja roh petir mampu memusnahkan semua monster yang ada diatas tembok.
"Woaa itukah komandan Lily."
"Komandan ice princes behasil memanggil roh es dan roh petir."
"Bahkan hanya perlu satu skill saja semua monster lqngsung mati." Berbagai ucapan kagum langsung keluar dari mulut para perajurit.
"Aku memerintahkan kalian untuk bergabung dan layani aku, para monster didalam sana adalah tumbal untuk kalian." Ucap Lily yang sedikit kewalahan dalam menggunakan mana yang besar untuk memanggil dua roh spirit.
Kedua spirit tersebut mengangguk sebentar sebelum melakukan penggabungan.
Gemuruh guntur dan gelap awan yang mengeluarkan petir langsung terjadi dan sebuah angin dingin yang lewat dengan aura yang mencekam dengan dingin yang exstra bahkan melumpuhkan beberapa perajurit.
Bersamaan dengan itu kedua spirit tersebut langsung bercahaya saat keduannya bersatu kemudian perlahan cahaya yang menyilaukan tadi menghilang bersamaan dengan aura dingin dan awan petir.
Satu perempuan dengan seluruh bagian matannya berwarna biru es terang dan rambut perak es serta gaun dan wajahnnya yang memiliki tanda petir yang tadinnya melayang diudara datang berdiri dihadapan Lily.
"Mulai hari ini namamu adalah Eudora." Ucap Lily memberikan nama pada rohnya yang kemudian bersinar dan membentuk kontrak dengan Lily.
'Oi oi.. apa kau ingin mengucapkan perpisahan dengan dunia ini? Kau seharusnnya tidak memberikan nama seperti itu bisa bisa ada komentar yang mengatakan pelagiat.' Batin David yang agak kebingunngan dari mana Lily bisa kepikiran mendapatkan nama tersebut bahkan bentuk roh panggilannya pun sangat mirip dengan eudora siratu es dan petir.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang tuan?" Bertanya Lily karena semua monster diatas tembok telah diurus dan sudah tidak merasakan ada monster didalam kota.
"Sebenarnya masih ada ribuan monster didalam kota." Ucap David memberi tahu.
"Apa!? Apa tuan serius?" Tanya Tiger memastikan.
"Sepertinnya ada sesuatu yang membantu monster agar kalian tidak dapat merasakan keberadaan mereka, kurasa itu adalah iblisnnya." Ucap David menjelaskan.
"Kalau begitu kenapa tuan menyuruh kami untuk menerobos masuk tadi?" Lily bertanya.
"Lily itu tidak sopan!" Bentak Tiger langsung karena Lily mempertanyakan tindakan David.
"Maaf tuan." Lily segera menunduk.
"Tidak apa apa, aku hanya ingin melihat sejauh mana kalian bisa bertindak tadi, aku tidak menyangka Lily bahkan bisa memanggil roh dan Bord yang dapat berpindah dengan jarak lima puluh meter dengan cepat untuk melindungi rekan." Ucap David memberikan pujian dalam kata katannya.
"Itu adalah salah satu skill dari job saya yang sudah saya kembangkan tuan hanya saja skill itu memiliki coldown yang sangat lama yait sepuluh menit." Ucap Bord yang datang setelah mengurus mondter yang menerjang perisai esnya tadi.
"Baiklah, Lily kulihat rohmu hanya memakan roh monster sebagai tumbal dan tidak memakan tubuhnnya tadi, apakah itu meningkatkan kekuatannya?" Bertanya David.
"Itu berhasil meningkatkan sedikit kekuatannya tuan." Jawab Lily.
"Kalau begitu mendekatlah." Ucap David memanggil roh Eudora.
Eudora langsung mendekat dengan melayang karena kakinnya bahlan tidak pernah menyentuh permukaan dari tadi.
'Aku belum memberi perintah pada rohku tapi tuan bisa mengendalikannya tanpa aku memberikann perintah pada Eudora untuk mengikuti perintah tuan, tuan memang sangat hebat.' Batin Lily terkesan karena sebelum dia mendapatkan kontrak dengan roh tadi dia sangat susah mengendalikan mereka tapi sekarang David dengan mudah mengendalikannya.
"Tuan.. ini'." Tiger sangat terkejut melihat apa yang dikeluarkan oleh David.
"Oh kau mengenallnya." Ucap David yang sudah memasukkan bola cahaya tersebut pada mulut eudora.
"Bukankah ini roh manusia dan jumlahnnya bahkan lebih dari seribut." Ucap Tiger terkejut.
"Kamu salah karena jumlahnnya adalah sepuluh ribu." Ucap David melarat perkataan Tiger.
"Sepuluh ribu!" Semuannya terkejut.
"Tapi memang tuan sangat hebat bisa mengumpulkan jiwa manusia sebannyak ini." Tiger segera menenangkan diri.
"Aku mengumpulkannya saat dimedan perang allia juga masih ad-" ucapan David tiba tiba terpotong karena Eudora.
Csttarr!!! Cttarr!!
Berbarbagai kilatan petir keluar dari tubuh Eudora bersamaan dengan kristal es yang selalu berjatuhan dari tubuhnya dan hancur karena petir.
"Eudora berevolusi?" Bertanya Lily.
"Tidak, dia hanya mengalami peningkatan kekuatan." David menjawab pertanyaan Lily.
"Eudora sudah memakan begitu banyak jiwa manusia tapi belum dapat berevolusi, sebenarnya butuh berapa banyak jiwa lagi untuk bisa membuatnnya berevolusi." Lily tiba tiba kehilangan semangat untuk memelihara roh.
"Kenapa kamu tidak mencoba kekuatan Eudora?" Usul David.
"Maksud tuan?" Lily masih bingung.
"Sebenarnya hari ini aku tidak ingin melibatkan kalian untuk masuk kekota tapi kurasa jika Eudora yang masuk tidak akan apa apa, perajurit bisa menjaga gerbang agar monster tidak kabur." Jelas David.
Sekarang Lily mengerti. "Baiklah Lily mengerti tuan, Eudora! Hancurkan seluruh monster dikota ini, kau bisa memakan jiwa mereka." Ucap Lily memberikan perintah.
Mengangguk Eudora sebentar sebelum terbang dan masuk kekota.
Berbagai gemuruh es maupun petir terdengar didalam sana ditambah dengan teriakan monster membuat para perajurit sedikit merinding.
"Komandan Lily memang sangat cantik, aku tadinnya berencana untuk melamarnnya setelah perang ini selesai tapi sepertinnya aku memang harus memilih perempuan yang setara denganku saja."
"Sok sok melamar biaa bisa anumu keduluan membeku."
"Itu masih mending dari pada gosong."
"Komandan Lily sangat menakutkan hari ini."
Berbagai perajurit sedikit merasa takut pada Lily padagal biasannya mereka bahkan sering memilih tempat untuk latih tanding didejat Lily untuk menunjukkan kekuatan mereka.
"Eudora sudah mencapai batas tuan." Lily tiba tiba berbicara.
"Maksudmu dia memiliki Coldown?" Tanya David memastikan.
"Tidak tuan hanya saja kekuatannya sudah melemah karena terlalu sering digunakan, berbeda dengan kami yang dapat mengisi mana dengan mana potion, Eudora harus menunggu hingga waktu tertentu untuk menumpulkan kembali mananya." Jawab Lily menjelaskan.
"Baiklah kau bisa mengistirahatkanya." Ucap David mempersiapkan diri.
"Baik tuan." Lily segera memanggil Eudora.
"Apa tuan akan turun tangan sendiri?" Tiger mencoba menghentikan David tapi dihalangi oleh Virinda.
...----------------...
untuk ngerayain naik tingkat author kita langsung up perhari guys!!!
oh iya guys author hampir lupa ngingetin nih, sekarang telah tersedia cerita dan kisah menarik dibalik setiap karakter novel Another VR World Accident di Cerpen nih.
jika kalian ingin melihatnya silahkan klik profil author dan lihat dibagian Cerpen disana telah tersedia cerita menarik dari berbagai karakter.
byby guys semoga kalian menikmati cerita dan kisah mereka yah.