SALAH SASARAN!

SALAH SASARAN!
Gagal Lagi


Lucifer nampaknya memonopoli istrinya yang terlihat lemas di bawah kuasanya, terlihat juga Calissta yang menutup mata setelah pelepasannya.


'Aku belum menyuruhmu untuk tidur sayang" bisik Lucifer mengecup leher Calissta


'Aku capek" rengek Calissta membuat Lucifer terkekeh


'Itu kamu sedangkan aku belum, jangan harap siang ini kamu bisa tidur" Lucifer terus memberikan rangsangan pada Calissta yang terlihat pasrah


Tok


Tok


Tok


Lucifer mengumpat karena kegiatannya harus terganggu saat seseorang mengetuk pintu kamarnya, sebentar lagi dirinya akan mendapatkan hak nya sebagai seorang suami.


Lucifer mencoba mengabaikannya tetapi ketukan itu semakin menjadi, dengan terpaksa Lucifer bangkit dari tubuh istrinya.


Ceklek


Lucifer membukakan pintu setelah memakai bajunya asal, terlihat sosok wanita cantik dengan body gitar spanyol. Sepertinya body itu yang dinginkan oleh setiap wanita dan menjadi idaman para pria.


'Sera" ucap Lucifer terkejut


'Hi sayang, akhirnya kamu buka pintu juga. Aku sudah lama menunggu mu dibawah" ujar wanita cantik yang bernama Sera itu


'Apa kamu tidak kangen padaku?" tanya Sera memeluk hangat Lucifer yang mematung


Lucifer menatap kebelakang berharap Calissta tidak keluar dan buru-buru menutup pintu setelah tidak melihat keberadaan istrinya.


'Ikut dengan ku" ajak Lucifer membawa Sera menuju ruang kerjanya


Di dalam ruangan berwarna abu-abu itu terlihat Lucifer yang menatap Sera tajam sedangkan Sera hanya menampilkan senyum manisnya untuk memikat perhatian Lucifer.


'Kenapa kamu pulang?" tanya Lucifer datar


'Apakah ini respon seorang kekasih mendapati kekasihnya pulang dari negara jauh" Sera mencebikkan bibirnya karena kesal dengan pertanyaan Lucifer


Sera merupakan model internasional dan sudah merajai dunia permodelan, Sera juga merupakan kekasih Lucifer hingga saat ini. Tetapi keduanya hilang kontak karena kesibukan masing-masing.


'Aku sedang bertanya dan jawablah!" ucap Lucifer tajam


'Kontrakku sudah selesai makanya aku pulang sayang" jawab Sera pelan


'Apa kamu yakin dengan jawaban mu itu?" tanya Lucifer menelisik


'Kok respon kamu gini sih? Harusnya kamu senang jika aku pulang, itu artinya sebentar lagi kita akan menikah" cibir Sera


Lucifer menekan keningnya yang tiba-tiba terasa sakit, Sera adalah kekasihnya sejak mereka duduk di bangku sekolah menengah atas. Sera pergi meninggalkan dirinya karena sibuk berkarir, dua tahun yang lalu Lucifer menahan kepergian Sera dan memohon agar mereka menikah tetapi Sera dengan tegas menolak karena takut karir yang dirinya bangun hancur.


Kepergian Sera membuatnya menjadi pria yang gi*la kerja, tiada hari tanpa kerja. Kehidupannya berubah menjadi dingin tak tersentuh hingga kedatangan Calissta mengubahnya. Calissta yang tiba-tiba menuduhnya menghabiskan malam panas dengannya dan mengaku tengah hamil anaknya, semuanya berubah bahkan dirinya lebih sering tersenyum karena Calissta.


'Maaf Sera, perjanjian kita beberapa tahun yang lalu sudah usai sejak kamu memilih ke luar negeri" ucap Lucifer menghembuskan nafas kasar


'Apa maksudmu sayang?" tanya Sera takut


'Aku sudah menikah" jawab Lucifer jujur


'KAMU BOHONG!" teriak Sera tidak percaya


'Hubungan kita cukup sampai disini saja, hatiku sudah ada pemiliknya" Lucifer menatap nanar Sera yang menangis sesenggukan


'Jangan menangis, ini sudah menjadi keputusan ku dan keputusan mu sebelum pergi ke luar negeri, apa kamu mengingatnya?" tanya Lucifer datar


Sera terdiam dan menatap manik mata Lucifer berharap semuanya adalah kebohongan, tetapi melihat keterdiaman Lucifer membuatnya marah.


'Siapa wanita itu?" tanya Sera sesenggukan


'Yang jelas dia adalah pemilik hati ini" jawab Lucifer asal


'Aku sedang serius!" ujar Sera menahan rasa amarahnya


'Nanti aku kenalkan, sebaiknya kamu pulang sebelum ada kesalahpahaman disini" Lucifer berdiri menuju pintu tetapi buru-buru Sera berdiri kemudian berlari dan memeluk Lucifer dari belakang bersamaan pintu yang terbuka memperlihatkan sosok Calissta yang diam membeku


'M..maaf aku mengganggu kalian" ucapnya dan buru-buru menutup pintu


'Sia*lan!" maki Lucifer mendorong Sera kemudian berlari mengejar istrinya itu


'Dimana istriku?" tanya Lucifer pada salah satu maid yang lewat


'Nyonya ada di dapur tuan"


Lucifer pun berjalan ke arah dapur dan terlihat Calissta yang tengah minum sambil berdiri membelakanginya.


Buru-buru Lucifer memeluknya dari belakang dan mengecup ubun-ubun Calissta yang kaget.


'Kamu membuat ku kaget" Calissta membiarkan Lucifer memeluknya


'Kamu jangan salah paham sayang" ucap Lucifer lembut


'Maksudnya apa?" tanya Calissta polos


Lucifer membalikkan tubuh Calissta sehingga terlihat wajah istrinya yang kebingungan.


'Kamu tidak marah melihat ku di ruang kerja bersama perempuan lain?" tanya Lucifer


'Tidak" balas Calissta


'Apa kamu yakin?" tanya Lucifer berharap


Lucifer berharap jika istrinya marah karena berani berduaan dengan perempuan lain.


'Tentu saja tidak, papa pernah bilang jika seorang pria membawa orang lain masuk ke ruang kerjanya maka jawabannya mereka pasti tengah membahas masalah pekerjaan" jawab Calissta polos


'Tapi aku dan dia tadi berpelukan!" ujar Lucifer kesal


'Anggap saja aku tidak melihatnya" Calissta mencoba melepaskan diri dari suaminya


'Sayang!" Lucifer menahan diri untuk tidak meneriaki istrinya


Apa sedikit pun Calissta tidak menaruh curiga dan cemburu melihat dirinya berpelukan dengan wanita lain, meskipun bukan dia yang memulai.


'Aku mempercayai mu, tenang saja" Calissta mengusap kedua pundak Lucifer


Lucifer tersenyum bahagia seolah beban yang menimpa jantungnya terangkat setelah mendengar ucapan istrinya.


'Memangnya siapa wanita itu?" tanya Calissta memilih duduk di kursi meja makan


'Dia Sera dan merupakan mantan kekasih ku" jawab Lucifer mencium punggung tangan istrinya


'Kekasih atau mantan kekasih" gurau Calissta menggoda suaminya


'Memangnya tidak apa-apa jika aku punya kekasih?" tanya Lucifer tersenyum genit pada Calissta


'Tidak apa-apa, nanti aku tinggal cari selingkuhan" jawab Calissta membuat Lucifer kesal


'Jangan coba-coba berpaling dari ku sayang, atau nyawa pria itu melayang saat itu juga!" ancam Lucifer membuat Calissta cemberut


'Dasar saiko" umpat Calissta


'Dan asal kamu tahu kegiatan kita belum selesai sayang, sebaiknya kita ke kamar" ajak Lucifer


'Tidak mau, aku mau ketemu sama Jessy saja" tolak Calissta segera berdiri tetapi Lucifer langsung menahannya


'Jangan coba-coba untuk kabur sayang" Lucifer langsung menggendong Calissta layaknya karung besar


'TOLONGG!" teriak Calissta


'Lepaskan aku ihhh.... Aku tidak mau ke kamar, huwaaaa..... Jessy tolong akuu!" Calissta memberontak membuat Lucifer kewalahan


Plak


Calissta terdiam saat satu tamparan mengenai bokongnya, terasa panas akibat tamparan itu.


'Jessy huwaaaa..." adu Calissta saat melewati Jessy yang baru saja keluar dari lift


Jessy tersenyum geli melihat Calissta yang memohon pertolongan padanya, dia tau jika kakaknya tidak mungkin menyiksa Calissta dan akhirnya dia pun pergi bersama perawatnya.


🍄🍄🍄


Habislah kamu Calissta siapa suruh mengganggu macan tidur wkwkwkwk.


riri-can