SALAH SASARAN!

SALAH SASARAN!
Tukar Tambah Suami


Tempat sudah seminggu lebih sejak Calissta merasakan nyeri saat dirinya datang bulan. Sejak saat itu Lucifer nampaknya tidak pernah menolak kemauannya. Dan kini Calissta tengah menatap aneh Lucifer yang hanya memakai celana saja sehingga bentuk tubuh Lucifer terbayang-bayang di kepala Calissta yang notabet adalah gadis yang lumayan mesum.


'Mengapa menatapku seperti itu sayang?" tanya Lucifer tersenyum manis pada Calissta yang kini bergidik ngeri


'Apa tidak bisa pakai baju saja?" tanya Calissta balik


'Kenapa? Ini kamar kita jadi bebas dong aku mau pakai baju atau tidak sama sekali. Lagian suaminya setampan ini malah dianggurin" ucap Lucifer cerewet


Calissta begitu jengah sekarang, jujur saja Calissta lebih memilih Lucifer yang lama, yang begitu dingin dan misterius. Sekarang terlihat jelas jika sifat Lucifer itu menyebalkan dan suka membuat orang kesal.


'Jangan mengumpatiku sayang, tidak baik seorang istri mengata-ngatai suaminya sendiri" omel Lucifer


'Kapan aku mengata-ngatai mu?" tanya Calissta tidak terima dituduh


'Aku tau aku tampan, kamu pasti senang kan dapat suami tampan plus kaya seperti ku?" tanya Lucifer percaya diri


Calissta melongo, apa Lucifer didepannya sekarang adalah Lucifer yang terus mengancamnya dulu? Mengapa jauh sekali perbedaannya bagaikan langit dan bumi.


'Oh iya menurutmu aku lebih tampan tidak pakai baju atau pakai baju?" tanya Lucifer tidak jelas


'Dua-duanya" balas Calissta ketua


'Begitukah? Baiklah untuk sekarang aku tidak akan pakai baju dan untuk seterusnya aku juga tidak akan pakai baju jika berduaan dengan mu" kekeh Lucifer kesenangan


'Kok dia serem banget" guman Calissta


'Terserah saja, aku mau ke bawah saja lama-lama aku pusing melihatmu" balas Calissta


Tetapi baru saja Calissta turun dari ranjang Lucifer sudah menahannya dan memeluknya.


'Jangan pergi sayang" ucap Lucifer dengan nada rendah


'Jangan sakit lagi seperti kemarin-kemarin, jujur saja aku tidak suka saat kamu menangis. Sebaiknya kita ke dokter saja memeriksa kamu supaya tiap bulan kamu tidak kesakitan seperti itu" Lucifer mengecup bahu Calissta yang terdiam


'Aku sudah pernah ke dokter bareng mama kok cuma katanya memang seperti ini, ini sudah lebih baik dari sebelum-sebelumnya " ucap Calissta


'Apa begitu menyakitkan?" tanya Lucifer


'Tentu saja, makanya jangan jahat padaku" kekeh Calissta dan Lucifer semakin memeluk erat tubuh Calissta


'Tentu saja aku tidak akan jahat padamu, lagian kapan aku jahat?" tanya Lucifer polos


'Cihh dulu kamu jahat, suka mengancam! Terus suka menekan orang lemah sepertiku" kesal Calissta menceritakan sifat Lucifer yang sebelumnya


'Tapi kamu tetap cinta kan?" tanya Lucifer sambil mengedipkan matanya membuat Calissta bergidik


'Ya Tuhan apa sebaiknya aku tukar tambah suami saja yaa?" guman Calissta tidak tahan lagi


'Kapan kamu mau kuliah?" tanya Lucifer serius setelah memakai bajunya


'Aku tidak mau kuliah, kuliah itu membuat otakku berpikir keras" tolak Calissta sedangkan Lucifer yang mendengarnya menggelengkan kepalanya


'Apa kamu yakin tidak mau kuliah sayang?" tanya Lucifer memastikan


'Tentu saja, lagian aku bingung apa untungnya kuliah" keluh Calissta


Lucifer hanya diam saja, entah apa yang ada di otaknya saat mendengar penuturan Calissta.


'Sebaiknya kamu temani aku disini saja" ujar Lucifer mengangkat tubuh Calista dan membantingnya ke ranjang


'Aku tidak mau, lama-lama berduaan denganmu membuat pikiranku penuh bayangan-bayangan kotor" tolak Calissta


Lucifer mengerutkan keningnya pertanda tidak mengerti apa arti dari perkataan istrinya tetapi beberapa menit kemudian terdapat senyum aneh di bibir Lucifer.


'Bayangan-bayangan kotor apa itu sayang? Bisakah kamu mengatakannya padaku?" goda Lucifer tersenyum genit


'KYAAAAAA..... KAMU SANGAT MESUM!" teriak Calissta saat Lucifer menyentuh salah satu aset berharganya


'Kamu yang mengajariku untuk mesum" kekeh Lucifer tertawa terbahak-bahak saat melihat wajah ternistakan istrinya


'Mau gaya apa sayang? Gaya belalang atau gaya capung mandi?" tanya Lucifer menggoda


'Lepas nggak! Tiba-tiba perutku sakit" dusta Calissta


Calista tidak tahan di bawah tubuh besar kekar Lucifer, apalagi perut kotak-kotak itu mencoba menghantui pikiran polosnya, lihatlah bibir kisable Lucifer yang diminta untuk dimainkan. Calissta menggelengkan kepalanya saat merasa pikirnya mulai aneh meskipun dirinya memang aneh.


'Jangan bohong, ayo katakan! Karena kamu tidak mau kuliah maka sebaiknya kita buat baby saja. Nanti akan hadir bayi-bayi cantik dan tampan di perutmu" ucap Lucifer mengelus perut rata Calissta


'Apa benar bayi-bayi imut?" tanya Calissta polos


'Bayinya akan mirip sama Suga kan?" tanya Calissta berbinar


'Siapa Suga?" tanya Lucifer dengan wajar tidak enak dipandang


'Itu loh, dia adalah pria tampan dan imut serta manis, persis seperti namanya Sugar hehe, kalau anaknya mirip sama Suga ak....


CUP


Lucifer mengecup bibir Calissta kemudian membungkam mulut Calissta menggunakan tangannya, dia tidak suka jika Calissta membicarakan pria lain di depannya bahkan memujinya, entah setampan apa Sugar Sugar itu? Apa pria itu lebih tampan darinya? Atau lebih kaya darinya? Atau seterkenal dirinya? Oh ayolah, di dunia ini tidak ada yang tidak mengenalnya sebagai pria terperfec di dunia pernovelan. (Dunia pernovelan nggak tuh wkwkwk)


'Jangan mengucapkan pria asing dihadapan ku" tekan Lucifer


'Kalau Carsen atau pun papa gimana?" tanya Calissta memancing


'Sekalipun itu Carsen atau papamu!" tekan Lucifer menekan kedekatan mereka


'Ugghhh.... Ini sangat sesak, apa tidak bisa bangun saja" keluh Calissta saat merasa dada Lucifer menekannya


'Makanya jangan pernah memancingku sayang" Lucifer memperingati


'Cih, diluar sana banyak kok mereka yang mendukung istrinya suka pria lain. Kamu beda banget" keluh Calissta


'Mereka adalah pria paling bo*doh di dunia, jangan samakan aku dengan pria-pria loyo itu" balas Lucifer mengelus pipi Calissta


'Terserah saja tuan Lucifer, lama-lama berdebat denganmu membuatku tensian" Calissta mendorong badan Lucifer dari atas tubuhnya tetapi Lucifer tetap pada posisinya


'Ihhh... Minggir dong, aku mau kebawah. Mau ketemu sama Jessy" Calissta menatap Lucifer dengan tatapan kesal


'Suami mu itu Jessy atau aku?" tanya Lucifer tajam


'Umm... Kamu" balas Calissta polos


'Berarti kamu harus menurutku, sebaiknya hari ini kita buat bayi-bayi lucu di perutmu" saran Lucifer


'Tidak mau" tolak Calissta


'Menolakku itu sama saja dengan mau" balas Lucifer tidak mau di bantah


Lucifer pun menyingkap baju Calissta dan memperlihatkan paha mulusnya hingga ke perut.


'Ini semua milikku" ucapnya mengelusnya sampai pada kedua bukit kembar milik Calissta


'Ihh... Kumohon jangan seperti ini. Aku takut membuatmu hamil" ucap Calissta seperti orang dungu


Sontak perkataan Calissta membuat Lucifer mengentikan aksinya, istrinya ini unik sekali. Sejak kapan pria bisa mengandung.


'Aku takut memperkosa mu" cicit Calissta malu


'Aku suka di perkosa olehmu sayang" kekeh Lucifer menggigit pipi tembem istrinya


Lucifer tidak tau jika istrinya selucu dan seaneh ini, sedangkan Calissta tengah menahan malu karena ulahnya sendiri.


🍓🍓🍓


riri-can