
Kenzo menunggu dengan gelisah saat Naya ingin menguji kehamilannya dengan tespek yang dia belikan . Kenzo tadi meminta untuk masuk ke kamar mandi berdua, namun Naya melarang.
"Sayang, bagaimana hasilnya? Kenapa lama?" tanya Kenzo dengan gelisah. Kenzo mondar mandir di depan pintu kamar mandi.
Saat terdengar pintu dibuka, Kenzo langsung menghampiri istrinya dan bertanya.
"Bagaimana hasilnya? Coba lihat," ucap Kenzo penasaran.
"Hasilnya ...." Naya sengaja menghentikan ucapannya. Membuat Kenzo makin penasaran.
"Ayo, Sayang. Mana hasilnya?"
Naya tersenyum simpul. Memeluk pinggang Kenzo, dan dengan berjinjit Naya mengecup bibir suaminya itu.
"Terima kasih, Sayang. Karena menjadikan aku wanita istimewa, kamu menjadikan aku sempurna. Aku saat ini merasa bahagia banget, karena Allah telah mempercayai aku untuk memiliki buah hati."
"Jadi ... jadi, kamu positif hamil, Sayang?" tanya Kenzo lagi. Naya menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan Kenzo. Melihat reaksi istrinya itu, Kenzo langsung mengangkat tubuh Naya. Menggendongnya. Kenzo menari berputar-putar di kamar.
"Aku akan menjadi Daddy. Kamu akan menjadi Mommy. Pasti mama senang mendengar ini. Kita ke rumah mama besok, setelah dari rumah sakit. Untung saja scene aku tadi dah selesai. Jadi besok bisa libur hingga sore. Jam lima aku baru ke lokasi."
Kenzo membaringkan tubuh Naya pelan ke atas tempat tidur. Kenzo ikut berbaring di samping Naya. Pria itu mengelus perut istrinya.
"Terima kasih, Kamu telah memberikan hadiah terindah yang tiada bandingannya. Terima kasih telah menjadikanku bukan hanya seorang suami untuk istrinya. Tapi, juga seorang ayah untuk calon buah hati. Tak ada kata yang bisa kuucapkan selain terimakasih. Calon ibu untuk anakku. Kelak akan ada seorang bocah kecil yang akan memanggilku Ayah. Sekali lagi, terima kasih, Sayang. Akan kujaga Kamu dan sesuatu yang ada di rahimmu dengan sepenuh hati, karena kalian berdualah alasanku berjuang. Tak masalah seberapa lelahnya hari-hariku. Asal bisa mendengar suara tangisannya suatu hari nanti. Selamat mengandung sayangku."
Kenzo mengecup perut Naya dengan lembut. Setelah itu mengajak istrinya tidur.
...----------------...
Pagi harinya Kenzo yang tidak sabar pergi ke dokter kandungan, ingin memastikan kehamilan Naya, membawa istrinya untuk sarapan di luar saja.
Setelah sarapan, Kenzo yang udah membuat janji langsung masuk ke ruang kerja Dokter. Kenzo dan Naya menyalami Dokter untuk berkenalan, sebelum duduk di kursi yang berada di hadapan Dokter.
"Ada yang bisa saya bantu Pak Kenzo?" tanya Dokter.
"Sayang, jelaskan dong. Aku nggak ngerti," ucap Kenzo. Dokter tersenyum mendengar ucapannya.
"Penggunaan alat tes kehamilan ini mempunyai keakuratan sebesar 99%. Namun, hasil test pack yang tidak akurat mungkin saja terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh waktu penggunaan atau cara menggunakan test pack yang tidak tepat. Untuk memastikan kembali, kita lakukan USG saja. Ibu bisa baring di tempat tidur itu."
Setelah melakukan USG Dokter meminta Naya kembali duduk.
"Bagaimana hasilnya Dok?" tanya Kenzo.
"Selamat, Bapak dan Ibu akan menjadi orang tua. Istri anda hamil," ucap Dokter.
"Alhamdulillah," ujar Naya dan Kenzo serempak.
"Berapa usia kehamilan istri saya, Dokter."
"Saat ini usia kehamilan istri Bapak telah memasuki minggu ke lima."
"Lima minggu?" tanya Naya dan Kenzo serempak.
"Iya, lima minggu."
"Tapi kami baru menikah empat minggu."
"Kapan hari terakhir haid, Ibu?"
"Satu minggu sebelum pernikahan. Saya tidak pernah melakukan hubungan dengan siapapun sebelum nikah dengan suami."
"Bapak, Ibu, Usia kehamilan ibu sudah dimulai sejak hari pertama haid terakhir (HPHT) ibu. Nah nantinya, hari perkiraan lahir (HPL) akan dihitung dari usia kehamilan ibu tersebut. Jadi, meskipun saat HPHT, janin belum terbentuk karena pembuahan belum terjadi, minggu tersebut tetap dihitung sebagai usia kehamilan minggu pertama," jelas dokter.
Naya dan Kenzo tersenyum menanggapi ucapan Dokter. Naya hampir saja mengatakan jika dokter itu memfitnah dirinya. Pasti hasilnya salah. Menyadari kekeliruannya, Naya kembali tersenyum.
...****************...
Bersambung