PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN

PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN
Bab Tiga Puluh. PYTD.


Satu bulan perceraian Naya dan Hanif telah berlalu. Naya saat ini tampaknya telah mulai bisa menerima kenyataan. Wanita mungil itu tampak selalu ceria di butik tempatnya bekerja.


Malam ini Naya di undang makan malam di rumah kediaman orang tua Kenzo. Walaupun mama Kenzo tidak mengatakan apa tujuan dirinya di undang makan malam kali ini, namun sebagai fans-nya Hanif, Naya tahu makan malam ini untuk merayakan ulang tahun Kenzo.


Kenzo janji akan menjemput Naya jam tujuh malam. Sebelum Kenzo menjemputnya, Naya pamit pada karyawan butik untuk keluar sebentar. Naya pergi ke sebuah tokoh yang menjual berbagai macam dan merek tas.


Naya memperhatikan satu persatu tas yang di pajang beserta harganya. Melihat harga yang tertera, Naya menjadi kaget. Satu tas bermerek, menghabiskan dua bulan gaji Naya di Butik.


"Mahal banget. Padahal tas ini cocok dengan Kenzo," gumam Naya dengan dirinya sendiri.


Seorang pelayan toko mendekati Naya dan bertanya dengan wanita itu."Ada yang bisa saya bantu, Mbak?" tanya pelayan dengan ramahnya.


"Nggak ada, Mbak. Aku hanya ingin melihat," jawab Naya.


"Apa Mbak tertarik dengan tas ini? Kami ada penawaran khusus buat Mbak sebagai pelanggan kami yang ke seribu. Jika Mbak berminat, Mbak hanya perlu membayar sepuluh persen dari harga yang tertera," ucap pelayan itu.


"Mbak serius? Aku hanya membayar sepuluh persen dari harga? Mbak nggak bercanda'kan?" tanya Naya antusias.


"Tentu saja saya serius. Mbak hanya perlu membayar satu juta dari harga sepuluh juta. Apa Mbak berminat?" tanya karyawati itu lagi.


"Iya, Mbak. Saya berminat." Naya tampak bahagia sekali mendengar dia akan mendapat diskon besar. Naya melihat Kenzo paling senang dengan tas selempang seperti yang dirinya lihat saat ini.


Naya membayar di kasir dan pulang dengan wajah tersenyum semringah karena dia bisa memberikan kado untuk Kenzo dengan hanya mengeluarkan uang satu juta.


Setelah Naya pergi, seorang pria muda keluar dari tempat persembunyiannya. Pria itu tidak lain dan tidak bukan adalah Kenzo.


Ternyata pria itu mengikuti Naya yang keluar dari butik dengan tergesa. Dia melihat Naya yang memegang sebuah tas. Namun sesaat kemudian mengembalikan ke tempat semula.


Kenzo mengira Naya akan membeli tas untuk dirinya, sehingga Kenzo meminta supervisor toko untuk mendatangi Naya seolah wanita itu mendapat undian. Naya yang lugu langsung percaya ketika wanita yang menemui dirinya mengatakan dirinya mendapat bonus.


"Berapa lagi yang harus saya bayar?" tanya Kenzo.


"Sembilan juta lagi, Mas."


Kenzo mengeluarkan kartu kredit dan menyerahkan ke kasir. Karyawan toko yang mengenal Kenzo sebagai aktor ternama berbisik-bisik.


" Mas, Kenzo. Apa kami boleh minta foto bersama?" tanya Wanita itu.


Karyawan toko bergantian berfoto dengan Kenzo. Pria itu melayani dengan senang hati. Setengah barulah sesi foto selesai. Kenzo pamit.


"Maaf, saya harus pamit," ucap Kenzo sopan.


"Terima kasih, Mas Kenzo.Selamat ulang tahun,Mas. Semoga makin sukses.Pasti wanita tadi sangat istimewa bagi Mas."


"Terima kasih atas ucapan dan doanya."


Kenzo hanya tersenyum menanggapi ucapan wanita itu. Dia melangkah pergi meninggalkan toko itu dengan langkah pasti.


Kenzo berjalan menuju sebuah toko kue dan memesan kue ulang tahun dam juga kue buat makan malam di kediaman mamanya nanti malam.


Malam ini, Kenzo berniat mengutarakan isi hatinya pada Naya. Dia tidak bisa menyimpan perasaannya lebih lama lagi. Masalah Naya nanti menerima atau menolaknya, Kenzo telah siap.


...****************...


Bersambung.


Jangan lupa mampir juga ke novel terbaru mama yang berjudul KEKASIH PENGGANTI SANG CEO.


Pamungkas Bagas Dhefin Adibrata atau yang lebih akrab dipanggil Bagas seorang CEO muda yang tampan.


Bagas memiliki seorang kekasih bernama Latika Fiona Eleanor yang lebih akrab di panggil Tika.


Bagas mengajak Tika menikah, namun di tolak wanita itu karena lebih memilih karirnya. Mereka sepakat mengakhiri hubungan dan Tika meninggalkan Bagas ke luar negeri untuk mengembangkan kariernya.


Suatu hari Bagas bertemu seorang wanita yang mirip Tika. Wanita ini bekerja sebagai CS di sebuah mal.


Latisha Elanora Felicity, atau Tisa di ajak buat bekerja di perusahaan milik Bagas.


Akankah nanti cinta bersemi di antara Tisya dan Bagas?



Nantikan terus kelanjutan dari novel ini. Terima kasih. 💓💓💓*