
Tiba tiba Renata datang dan langsung ambil pembicaraan dengan santai nya. "Ya karena mungkin dia sudah memiliki sugar daddy yang jauh lebih menguntungkan darimu Delon. Kau ini harus sadar kalau perempuan seperti dia tidak pantas di cintai oleh laki laki baik seperti mu."
Delon sangat terkejut mendengar ucapan Renata berbeda dengan Angel yang hanya tersenyum sinis karena dia sudah terbiasa dengan hal ini dan dia bisa dengan gampang menghadapi nya. "Oh ya? Kalau iya pun aku punya sugar daddy emang apa masalahnya ya sama ibu yang cantik ini. Apa jangan jangan ibu merasa kalah saing ya sama saya. Hmm ibu saya kasih tau ya mau saya punya sugar daddy atau tidak yang penting saya masih tetap menjaga harga diri saya tidak seperti wanita diluaran sana yang mau merendahkan dirinya bahkan menyerahkan harga dirinya demi uang." Angel dengan senang nya berbicara seperti itu karena dia sudah tidak bisa Berakting menjadi siswa yang lugu di hadapan Delon.
"Mohon maaf bu tapi memang benar apa yang Angel katakan itu urusan pribadi dia juga. Sebaiknya ibu sebagai guru jauh lebih menghargai lagi kalau mau dihargai juga, saya permisi dulu Angel aku pulang duluan kamu hati hati ya pulang nya." Delon langsung pergi karena dia tidak mau berlama lama di sana.
Angel yang sudah melihat kepergian Delon langsung berbalik menatap Renata dan tersenyum sinis penuh kemenangan. "Hahaha apa kau malu? Sepertinya tidak karena kau tidak tau malu kan. Hmm lebih baik pikirkan dulu ya kalau mau main main dengan seorang Angel Laurent karena kalau salah langkah kau sendiri yang akan celaka. Maaf kan aku kalau selama ini aku tidak bersikap sopan karena ya aku sih bagaimana orang yang berhadapan dengan ku saja. Sepertinya kau kehilangan arah ya sampai jadi seperti ini, sebaiknya kau temukan lagi jalan yang baik."
Belum sempat Renata menjawab Angel langsung pergi karena jemputan nya sudah datang dan Angel juga sudah lelah ingin beristirahat. Di rumah keluarga Bimantara Anisa sudah menyiapkan makanan karena pasti Alex akan segera pulang dan ingin makan.
"Mom ini semuanya sudah siap Anisa ke kamar dulu sebentar ya." Anisa yang sudah menyiapkan semua makanan nya meminta izin untuk pergi ke kamarnya.
Di dalam kamar dia sangat ingin sekali menghubungi sahabatnya itu karena dia ingin pergi ke rumah nya untuk memberi tau kabar kalau dia akan lamaran dan menikah. "Apa Angel sudah pulang sekolah? Yaudah lah mending telpon saja lagian ini udah jam tiga lebih." Anisa langsung menghubungi Angel.
Akhirnya telpon masuk di ponsel Angel dan langsung mengangkat nya.
📞(Angel) "Halo An kenapa kamu baru menghubungi ku apa kamu sangat sibuk? Bahkan ayah dan ibu pun sudah sering menanyakan kenapa kamu tidak kerumah."
📞(Anisa) "maafkan aku disini sangat sibuk dan aku berencana untuk pulang karena aku juga merindukan kalian sekalian aku meminta izin untuk acara ini."
📞(Angel) "baiklah cepat kerumah aku ingin sekali bercerita kepadamu karena akhir akhir ini banyak sekali masalah tapi tenang saja aku bisa menghadapi nya karena aku Angel Laurent."
📞(Anisa) "aku tau pasti itu gara gara tante tante yang waktu itu kan? Apa dia ada hubungan nya dengan kehidupan kak Roy?"
📞(Angel) "sudah lah panjang ceritanya nanti aku ceritakan semuanya kalau kamu kerumah okeii."
📞(Anisa) "baiklah besok aku kerumah mumpung enggak ada kesibukan dan kamu harus ceritakan semuanya. Aku tutup dulu telpon nya ya soalnya di luar pasti sudah menunggu ku."
"Ayah ibu tadi Anisa ngasih tau Angel kalau besok Anisa akan pulang karena merindukan kalian." Angel berbicara kepada ibu dan ayahnya sambil membuka sepatunya.
"Bagus lah dia pulang karena kami juga sangat merindukan anak itu. Sekarang dia sudah menemukan kebahagiaan nya ayah sangat senang sekali karena dia sudah keluar dari penderitaan nya ayah sangat berterima kasih kepada keluarga Bimantara karena sudah memberikan kebahagiaan yang tidak bisa ayah berikan untuk Anisa." Dimas sangat senang karena Anisa akan menikah dengan Alex.
"Iya yah ibu juga sangat senang karena Anisa sudah ada yang menjaga dan menyayangi nya karena yang paling penting adalah dia selalu berada di lingkungan yang penuh dengan kasih sayang. Dan sekarang dia akan tau dan merasakan kasih sayang yang begitu besar dan Anisa juga sangat beruntung akan memiliki keluarga seperti keluarga Bimantara yang sangat baik dan bijaksana dalam hal apapun." Begitu juga dengan Rika dia yang sangat menyayangi Anisa bersyukur akhirnya Anisa bisa bahagia.
"Angel ayah lihat sepertinya kamu sangat kelelahan apa di sekolah ada kegiatan tambahan?" Dimas beralih kepada Anaknya yang terlihat sangat lelah.
"Itu di sekolah ada acara festival tahunan dan kelas Angel kebagian nge dekorasi nya yah jadi ya lumayan lah capek juga tapi temen temen dari kelas lain juga pada bantuin ko yah." Angel tidak memberi tau kalau dia dapat tugas menghias dinding sebesar itu karena dia tidak mau ayah dan ibunya protes dan membuat masalah.
"Oh seperti itu ya sudah lagi pula itu akan sangat menguntungkan karena pasti kelas kamu akan mendapatkan nilai tambahan. Jaga kesehatan mu jangan sampai sakit karena kalau kamu sakit usaha mu akan sia sia karena kamu tidak akan bisa mengikuti acara utama nya." Dimas berpesan untuk tetap menjaga kesehatan kepada Angel.
"Iya ayah kalau begitu Angel ke kamar dulu ya mau mandi terus langsung istirahat saja masalah makan nanti Angel siapin sendiri saja kalau sudah lapar jadi ayah dan ibu makan duluan saja." Angel langsung pergi ke kamar nya karena dia benar benar merasa sangat lelah.
Di kantor Alex dan Roy bersiap untuk pulang karena sekarang sudah waktunya mereka untuk pulang. "Roy aku pulang duluan kamu hati hati dijalan." Alex pulang lebih dulu karena dia tidak mau membuat keluarganya menunggunya terlalu lama.
Roy juga langsung berjalan menuju mobil nya sambil memikirkan cara untuk membuat Renata menyesal se umur hidupnya karena telah mengusik kedamaian keluarga nya. "Keluarga dia bukan hanya memisahkan ku dengan kedua orang tuaku tapi dia juga sudah berani membuat masalah dengan Angel. Aku tidak bisa diam terus menerus sepertinya aku harus melakukan sesuatu, sebentar lagi ada acara festival apa aku memulai nya disana saja sepertinya itu sangat bagus."
Ya kita tidak tau apa yang akan dilakukan Roy tapi yang jelas dia sudah tau rencana Renata dan dia akan menghadapi nya bahkan membalikkan keadaan kekalahan nya.
(Renata kau harus tau aku bukan Roy yang dulu yang bisa keluarga mu injak injak dan membuat ku menjadi lap kaki. Lihatlah aku akan memberi tau mu siapa sebenarnya Roy Fernando sekarang. Maafkan aku jika ini akan membuatmu malu tapi memang ini lah yang aku harapkan selama ini karena keluarga mu sudah jauh lebih kejam memperlakukan aku.)
Di dalam mobilnya Renata terus merasa kesal karena kejadian tadi. Bahkan dia dibuat tidak bisa bicara oleh muridnya sendiri. "Apa aku begitu bodoh kenapa aku selalu gagal jika akan membuat anak itu menderita aku benar benar harus merencanakan ini dengan baik. Aku akan langsung mencelakai nya saja karena aku sudah tidak ingin melihat dia menertawai ku lagi lihat saja Angel Laurent aku akan membuatmu masuk kedalam penderitaan mu."