End Of Suffering

End Of Suffering
keajaiban


Di tempat lain Yulia yang sudah sampai dirumahnya langsung duduk di ruang keluarga dan memberikan barang belanjaan nya kepada bi Ratni.


"Hahaha emang enak dari setiap sisi dia mendapatkan sindiran siapa suruh kamu menghina menantu saya. Mungkin aku bisa menyewa kan rumah yang dia tempati kepada orang lain." Yulia segera menghubungi seseorang yang bisa membuat ibu ibu itu semakin menyesal atas tindakan nya kepada Anisa.


Di rumah sakit Anisa sedang menjalani pengobatan dia diperiksa dan mencoba untuk menggerakan kakinya tapi sungguh ajaib nya saat Anisa disuruh berdiri dan melangkah dia merasakan kakinya bisa berjalan.


"Tuan muda tuan muda lihatlah kaki saya sudah mau berjalan ini benarkah atau hanya mimpi." Anisa sangat terkejut dan tidak percaya kalau dirinya sudah bisa berjalan kembali.


"Ini benar Anisa ini bukan mimpi kamu sudah bisa berjalan." Alex langsung memeluk Anisa begitu juga sebaliknya.


"Wah ini sangat tidak bisa dipercaya ini sungguh keajaiban ini anugerah dari tuhan selamat nona atas kesembuhan nya." Dokter itu memberikan selamat atas kesembuhan Anisa.


"Kita harus membuat kejutan untuk semua orang karena mereka belum tau kalau saya sudah sembuh." Anisa berencana membuat kejutan atas kesembuhan nya.


"Kamu benar Anisa kita harus membuat nya. Kalau begitu kita permisi dulu dok." Alex langsung membawa Anisa pulang seperti biasa menggunakan kursi roda untuk sampai ke mobil.


Di tempat lain Renata sedang mengajar dia mengabsen satu satu siswa siswi di sana tapi dia senang ketika nama Angel yang disebut dan Angel tidak ada.


"Eh anak itu kemana biasanya dia selalu masuk sekolah tapi hari ini tidak ada dan tidak memberikan keterangan juga."


"Eh iya gue baru sadar tuh anak kemana ya yaelah sepi hidupku tanpa dia."


"Eh lebay amat sih lo pengen ngejitak pala lo gue dah."


"Yaelah sewot amat sih lo bambang."


Renata yang mendengar itu langsung berbicara kenapa Angel tidak hadir hari ini. "Mungkin saja dia tidak mau masuk sekolah karena dia lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama pacarnya bukan kah dia mempunyai pacar?"


"Apalagi dia diusia nya sekarang sedang dalam masa masa nya indah berpacaran kalau berduaan ibu takutnya ada hal yang terjadi yang akan merusak kehormatan dia."


Renata mencoba untuk mencuci otak para muridnya untuk membenci dan menghina Angel tapi tanpa dia sadari kepala sekolah di sana sedang mendengar kan kata kata Renata.


Tiba tiba kepala sekolah langsung masuk dan memberitahukan bahwa Angel sedang sakit dan hari ini dia tidak bisa masuk sekolah. Sontak para murid di sana membicarakan Renata Karena sudah mengiring opini jelek kepada Angel yang membuat murid disana merasa jijik kepada Renata.


"Ih apaan sih guru baru aja sotoy nya udah tingkat dewa apa dia masih kurang belajar sehingga membuat dia menjadi tidak berpendidikan."


"Kalau gue sih udah malu nya tingkat bencong udah ngomongin orang yang kagak kagak tanpa bukti najis banget."


"Gila sih guru baru aja udah kayak berasa leluhur Maen asal ngomong aja."


"Mana mungkin Angel serendah itu dia kan terlahir dari keluarga yang terhormat apa jangan jangan yang ngomong nya yang pelacur tuh ups."


Renata yang mendengar itu langsung sangat emosi karena rencana nya selalu gagal dia langsung meninggalkan kelas dan menuju ruang guru.


"Ini benar benar diluar dugaan ku bagaimana bisa bocah bocah disini berbicara seperti itu kepadaku sialan." Renata sangat kesal dan terus meluapkan kekesalan nya itu.


Di rumah keluarga Bimantara Alex dan Anisa sampai dan seperti biasa Anisa masih terduduk di kursi roda yang di dorong oleh Alex karena ingin memberi kejutan.


"Alex Anisa bagaimana kondisi nya sekarang apa Anisa sudah mendapatkan tanda tanda akan sembuh?" Yulia langsung bertanya setelah melihat kedatangan anak dan calon menantu nya itu.


"Nyonya." Anisa langsung berdiri dari kursi rodanya yang membuat Yulia sangat terkejut tidak percaya.


"Anisa apa kamu? Anisa Alex apa kalian memberikan kejutan kepada mommy?!" Alex dan Anisa mengangguk dan tersenyum kepada Yulia.


"Daddy, bi Ratni semuanya yang ada disini lihatlah menantu ku sudah sembuh daddy daddy cepatlah kemari daddy!!!!" Yulia langsung berteriak memanggil semua orang yang ada di rumah karena ingin memberi tau kalau Anisa sudah sembuh.


Semua orang berkumpul di sana mereka sangat Terkejut dan bahagia karena Anisa sudah sembuh terutama bi Ratni karena sudah menganggap Anisa sebagai anak nya.


"Anisa Selamat sayang bibi sangat bahagia akhirnya kamu bisa sembuh lagi." Bi Ratni memeluk Anisa karena sangat bahagia.


Di tempat lain Angel sedang memikirkan kondisi Anisa karena Angel tau kalau hari ini adalah jadwal Anisa pengobatan.


"Bagaimana kondisi nya sekarang apa sudah ada perkembangan atau bagaimana. Hmm apa aku telpon dia saja ya apa tidak mengganggu? Ah sudahlah mending telpon saja biar tenang kalau sudah tau keadaan nya." Angel belum tau kalau Anisa sudah sembuh dan Angel ingin sekali menanyakan nya.


Telpon pun tersambung dan langsung diterima oleh Anisa.


📞(Anisa) "Halo Angel ada apa?"


📞(Angel) "An aku mengkhawatirkan kondisi mu apa kamu sudah selesai pengobatan bukan kah hari ini jadwalnya?"


Tiba tiba Anisa teringat seharusnya Angel sekarang masih di sekolah dan masih jam pelajaran.


📞(Anisa) "sebentar bukanya hari ini kamu harusnya sekolah tapi kenapa kamu bisa menelpon ku? Apa kamu bolos sekolah? Atau sakit?"


Angel langsung terdiam karena dia tidak tau alasan apa yang harus dia pakai dan dia akhirnya memilih untuk beralasan sakit.


📞(Angel) "aku sedikit tidak enak badan jadi tidak bisa masuk sekolah. Kamu belum jawab pertanyaan ku bagaimana kondisi mu sekarang?"


📞(Anisa) "keadaan ku semakin memburuk aku membutuhkan mu disini Angel cepatlah kesini bersama kak Roy aku mohon."


📞(Angel) "astaga An kamu jangan bersedih aku akan Kesana sekarang tapi aku tidak tau apa bisa mengajak kak Roy soalnya kak Roy kan sedang bekerja."


Anisa melirik kearah Alex dan memberikan ponselnya kepada Alex. Alex yang melihat itu langsung paham dan berbicara kepada Angel melalui sambungan telpon itu.


📞(Alex) "Angel ini saya Alex nanti saya akan meminta Roy menjemput mu dan kesini bersama Roy."


📞(Angel) "baiklah Angel akan menunggu nya kalau begitu Angel tutup telpon nya untuk bersiap siap."


Di rumah keluarga Bimantara Anisa dan semua orang di sana merasa sangat bahagia karena berhasil membuat kejutan kepada Angel dan Roy.


"Anisa alhamdulillah sayang kamu bisa sembuh secepat ini daddy rencana kita sebentar lagi terwujud. Sebulan lagi kita ada kan acara lamaran ya terus pernikahan semoga saja tidak ada halangan apapun lagi." Yulia sangat bersemangat karena rencana nya akan berjalan kembali.


"Kalau kita terserah mommy saja nanti kita ikutin aja kemauan mommy iya kan Anisa?" Alex pun menyetujui perkataan mommy nya.


"Iya nyonya yang penting nyonya bahagia." semua orang di sana tertawa karena mendengar ucapan Anisa