End Of Suffering

End Of Suffering
kesibukan masing masing


Angel yang mendengar suara panggilan itu langsung melihat kearah nya. (Astaga kenapa kak Roy berteriak seperti itu jadi nya kan semua orang liatin aku yaampun dasar om om.) Angel langsung berlari Menghampiri Roy.


"Bagaimana dengan pelajaran nya apa hari ini menyenangkan untukmu?" Roy bertanya kepada Angel sambil mebukakan pintu mobil nya.


"Sangat menyenangkan apa kak Roy mau mendengar ceritanya?" Angel langsung masuk kedalam mobil dan menceritakan tentang kejadian tadi.


Di dalam perjalanan Angel menceritakan semuanya tentang Renata yang sekarang menjadi Wali kelas nya. "Seperti nya tante Renata memang mau bermain main denganku kak dia mungkin tidak tau siapa sebenarnya Angel. Ya mungkin dia pikir dia bisa mengalahkan Angel dengan mudah tapi itu tidak akan mungkin terjadi."


"Wow sepertinya kekasih little ku sangat pemberani aku tidak salah memilihmu untuk menjadi pasangan hidupku." Roy memuji keberanian Angel.


"Ya jika dia akan melakukan sesuatu pastinya itu tidak akan mempan karena di sekolah pun banyak temen Angel yang tidak suka padanya." Roy yang mendengar itu terkejut karena ternyata banyak musuh Renata disana.


"Oh ya? Baguslah kalau begitu supaya dia segera pergi dari kehidupan kita." Angel dan Roy masih dalam perjalanan pulang.


Di tempat lain Alex yang baru saja sampai di rumah langsung disambut oleh Anisa. Alex tersenyum kepada Anisa begitu juga sebaliknya. "Tuan muda ko jam segini udah pulang?" Anisa bertanya karena biasanya Alex pulang pukul lima sore.


"Karena saya merindukan mu. Eh bercanda bercanda ya karena di kantor sudah tidak banyak pekerjaan dan lagi pula Roy pergi untuk menjemput Angel." Roy menjelaskan kenapa dia pulang lebih awal.


"Oh begitu ya. Ayo cepat masuk dan mandi dulu biar seger." Akhirnya Alex dan Anisa segera masuk kedalam rumah.


Di ruang keluarga Yulia dan Alan melihat kebahagiaan anaknya itu. "Dad anak anak kita sudah besar mereka sudah menemukan pasangan nya masing masing. Kebahagiaan dalam hidupnya pun sudah terlihat jelas kita sudah berhasil dad." Ucap Yulia yang senang atas kebahagiaan anak anaknya.


"Ya mom, Roy pun sekarang sudah bisa mencintai perempuan lagi setelah kejadian itu. Sekarang dia sudah tumbuh menjadi laki laki yang luar biasa dia bisa mengendalikan semuanya dan dia sudah menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya." Alan sangat senang dengan kemajuan Roy.


"Kita sudah membuat sahabat kita bahagia di surga sana dad karena mereka pasti melihat anaknya yang sudah sangat bahagia disini." Yulia kembali teringat kepada sahabatnya yaitu mommy dan daddy dari Roy.


Roy dan Angel sudah sampai di rumah mereka langsung disambut oleh Rika dan juga Dimas yang kebetulan tidak masuk kantor.


"Ibu ayah." Angel dan Roy salaman kepada Rika dan Dimas secara bergiliran. Dimas membawa Roy masuk karena Dimas ingin berbicara dengan Roy.


"Roy ayah lihat akhir akhir ini kalian sering berdekatan apa kalian mempunyai hubungan?" Dimas membuka pembicaraan nya.


"Bisa dibilang iya. Apa ayah tidak mengizinkan saya untuk mempunyai hubungan dengan Angel?"


"Ayah tidak akan melarang nya karena ini adalah kebahagiaan Angel tapi ayah hanya ingin kamu menjaga dan mencintai Angel seperti ayah yang mencintai dan menjaga nya." Roy mengangguk tanda dia siap menjaga dan mencintai Angel seperti ayahnya.


Roy tidak bisa berlama lama karena dia harus segera pulang untuk menyelesaikan pekerjaan nya dirumah. Di tempat lain Renata yang sedang memikirkan cara bagaimana mengalahkan Angel.


"Tujuanku adalah balas dendam kepada Roy Fernando karena sudah membunuh cinta pertamaku. Dan sekarang aku tau kelemahan terbesar Roy adalah Angel. Hmm bukan kah minggu depan akan ada festival di sekolah apa aku membuat Angel kelelahan saja ya mungkin itu bisa membuat dia down dan aku akan memulai menganggu Roy."


"Aku tau minggu depan akan ada Acara festival di sekolah pasti dia akan merencanakan sesuatu untukku. Tapi sekarang aku akan menurut saja dan lihat apa yang akan dia lakukan." Angel langsung merebahkan tubuhnya dan melihat lihat chat dia bersama Roy.


Kembali kepada Alex dan Anisa mereka sekarang sedang berada di taman dan sedang memainkan permainan. Di sana sudah ada dua palu mainan yang tentu nya sangat aman dan ada satu alat pendeteksi kebohongan.


"Anisa apa kamu sudah siap?" Alex bertanya kepada Anisa.


"Siap." Anisa langsung memasukan tangan nya ke alat itu dan Alex bersiap untuk mengajukan pertanyaan.


"Apa saya adalah orang yang kamu sayang?" Anisa yang mendengar jawaban itu langsung menjawab iya tapi alat deteksi itu tidak membenarkan jawaban Anisa dan langsung menghukumnya.


"Aaaaa!!!" teriak Anisa karena kaget.


"Anisa kamu berbohong siapa lagi selain saya yang kamu sayangi." Alex menatap tajam kearah Anisa karena Alex mengira bahwa Anisa mempunya pria lain.


"Banyak yaitu orang tua ku, Angel, ayah , ibu, dan keluarga ini terutama nya adalah tuan muda." Anisa langsung membentuk kan tangan nya menjadi love yang membuat Alex salah tingkah.


Dengan kesempatan itu Anisa malah memukuli Alex dengan palu mainan nya tapi Alex membiarkan nya saja dan tidak melawan. "Sekarang giliran saya nanya ke tuan muda. Apa tuan muda mencintai dan menyayangi kak Roy."


Alex mengira bahwa mencintai dan menyayangi Roy itu sama seperti dia mencintai dan menyayangi kepada Anisa dan sudah tentu dia menjawab tidak tapi alat deteksi itu tidak membenarkan jawaban Alex dan menghukum Alex.


"Hahaha ketauan ternyata tuan muda mencintai dan menyayangi kak Roy ya hahahaha." Anisa menertawakan Alex yang membuat Alex kesal dan menyangkal semuanya.


"Saya memang menyayangi dan mencintai dia sebagai saudara karena kami kan tumbuh bersama sampai menjadi laki laki yang sangat tampan dan bijaksana ini." Anisa yang mendengar itu langsung merasa sedikit jijik karena melihat tingkah Alex. Anisa langsung saja memukul Alex.


Setelah beberapa lama Bermain akhirnya mereka mengakhiri permainan nya. "Anisa besok kamu harus kontrol dan perawatan buat kaki kamu ya tenang saja saya yang akan menemani kamu setiap jadwal nya."


"Apa kaki saya akan cepat pulih? Saya tidak mau merepotkan kalian lagi dan saya juga tidak mau merusak semua rencana kalian." Anisa merasa sangat sedih karena kakinya seperti ini semua rencana yang sudah di susun rapih menjadi hancur berantakan.


"Anisa kamu harus semangat bayar semua rasa kecewa kamu dengan kesembuhan kalo sudah sembuh kan semua rencana akan berjalan dengan baik." Alex menyemangati Anisa agar berusaha untuk sembuh.


"Baiklah saya akan berusaha Supaya secepat mungkin kaki ini bisa sembuh dan menjalankan kembali rencana kita." Anisa tersenyum karena Mendapatkan semangat.


Di tempat lain Angel sedang bersiap untuk pergi ke rumah Roy karena dia sudah berjanji sebelum nya akan memasak makanan untuk Roy. Di perjalanan Angel merasa ada mobil yang mengikuti nya dia berpikir mobil siapa itu dan benar saja ternyata mobil yang ditumpangi oleh Angel langsung di hadang.


"Keluar kau wanita kecil!" seseorang yang berada diluar menggedor kaca dan berteriak supaya Angel mau keluar.


(Apa apaan ini kenapa banyak sekali orang orang menakutkan astaga Angel kenapa kau sangat penakut.)