End Of Suffering

End Of Suffering
2 calon menantu


Akhirnya setelah beberapa lama Roy dan Angel sampai di rumah keluarga Bimantara. Mereka langsung disambut hangat oleh keluarga disana dan kebetulan mereka sedang berkumpul di taman.


"An maaf aku baru sempat menjenguk mu karena aku sangat sibuk banyak sekali tugas sekolah yang harus aku selesaikan." Angel memeluk sahabatnya itu sekaligus meminta maaf.


"Tidak apa apa santai saja lagi pula sekolah mu lebih penting kalau aku kan kapan saja bisa kamu tengokin. Eh iya aku mau bertanya sesuatu apa kalian sudah jadian?" Anisa menanyakan hubungan apa yang dijalin Roy dan Angel saat ini.


Angel langsung melirik kearah Roy karena Angel meminta Roy yang menjawab nya. "Ya kita sudah memulai hubungan nya yaitu sebagai sepasang kekasih doakan kami ya semoga kami benar benar berjodoh."


"Oh seperti itu, yasudah semoga doa yang kalian panjatkan terkabul ya dan kak Roy jangan coba coba untuk melukai sahabat ku kalau sampai kak Roy melukai nya maka akan aku potong potong tubuh kak Roy." Anisa mengancam Roy tapi Roy sama sekali tidak takut malah dia tertawa.


"Astaga Anisa apa kamu sudah ketularan dari keluarga ini yang selalu mengancam tapi aku juga suka begitu sih. Tapi tenang saja aku tidak akan menyakiti nya kalian bisa pegang kata kata ku karena kali ini aku akan benar benar menetap di satu perempuan." Angel yang mendengar itu seketika tersenyum karena bahagia.


Yulia yang melihat itu sangat bahagia karena kedua anaknya akan segera menemukan kebahagiaan yang sebenarnya. "Daddy kita akan mempunyai dua menantu yaampun mommy sangat bahagia pasti nanti dirumah kita akan ramai karena ada penerus keluarga Bimantara. Roy katakan pada mommy kapan kamu akan melamar pacar mu tenang saja mommy dan daddy akan menemani mu dan menanggung semua biaya nya."


"Mom sepertinya Roy akan sedikit menunggu karena Angel masih sekolah paling antara 2 atau 3 tahunan lagi nunggu Angel lulus sekolah dan restu dari orang tuanya." Roy menjelaskan bahwa dia tidak bisa menikah dalam waktu dekat.


"Oh iya mommy sampai lupa kalau pacar mu adalah sahabat Anisa dan pasti seumuran. Yasudah tidak apa apa yang penting kalian tetap bersama." ucap Yulia yang baru ingat kalau Angel adalah sahabatnya Anisa.


"Iya mom." Roy langsung mengajak Angel untuk duduk di sebelah Anisa dan Alex.


"Roy bagaimana keadaan Wanita murahan itu sekarang apa dia dan ayahnya sudah mati di terkam buaya?" tanya Alex.


"Aku belum tau karena aku juga belum melihat nya kembali hmm mungkin besok atau lusa aku akan melihatnya menderita dan sekarat." jawab Roy.


"Apa sekarang kita pergi jalan jalan mungkin ke bioskop?" Roy mengusulkan untuk menonton bioskop.


"Aku sih yes dan aku juga yes." Angel dan Anisa senang karena sudah lama tidak pergi ke bioskop. Walaupun dalam keadaan seperti itu tapi Anisa tetap bahagia karena banyak orang di sekeliling nya yang menyayangi nya.


"Baiklah ayo kita bersiap siap dulu." ucap Alex dan langsung mendorong kursi roda yang dipakai Anisa menuju ke dalam rumah.


"Roy jangan menantu menantu mommy ya apalagi Anisa harus kalian jaga karena dia belum sembuh. Dan ini uang untuk kalian bersenang senang." Yulia menyodorkan sebuah kertas yang tidak lain adalah cek senilai 300 juta. Roy yang melihat itu sangat terkejut karena ternyata Yulia memberikan cek kepadanya.


"Mommy ini banyak sekali kita hanya akan menonton saja bukan membeli tempatnya astaga." Roy berbicara kepada Yulia.


"Sudahlah tidak apa apa sisanya buat kalian makan makan dan belanja kebutuhan kalian terutama kamu Roy mommy selalu melihat kulkas di rumah mu kosong sekarang waktunya mengisi kulkas mu dengan semua bahan masakan."


"Okei siap mommy."


Beberapa lama kemudian akhirnya Anisa dan Alex keluar dan berpamitan kepada orang tua nya. Mereka pergi dengan satu mobil saja yaitu mobil Roy.


Di dalam perjalanan Alex berbicara kepada Anisa tentang Angel. "Anisa apa sahabatmu baik baik saja? Kenapa dia mau dengan Roy saya yakin pasti Roy sudah menceritakan semuanya."


"Saya tidak tau tuan muda tapi saya yakin apapun langkah yang diambil oleh Angel itu pasti hal yang paling benar dan sangat tepat. Memang nya kenapa sih?" Anisa penasaran apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Alex tentang Roy.


"Kamu tanyakan saja sendiri kepada Angel kalau kamu berani." Alex langsung membenarkan duduk nya dan menatap kearah depan supaya Anisa tidak bertanya lagi.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai ditempat mereka langsung membeli tiket masuk untuk menonton film horor.


"Yakin lah iya kan An?"


"Iya."


Mereka berjalan untuk masuk ke dalam bioskop Anisa duduk berdekatan dengan Alex begitu juga dengan Angel dia duduk berdekatan dengan Roy.


Film nya sudah dimulai dan ternyata di dalam video itu ada adegan ranjang yang membuat Alex dan Roy reflek menutup mata kekasih nya masing masing. Anisa dan Angel merasa sangat kesal kenapa matanya harus ditutup.


"Tuan muda kenapa mata saya malah ditutup kan jadi enggak bisa nonton." Anisa memprotes tindakan Alex.


"Kak Roy kenapa mata Angel malah dihalangi sama tangan kak Roy awas sayang film nya masa enggak di tonton." begitu juga dengan Angel yang sangat kesal karena harus melewatkan film nya.


Tapi tiba tiba saat Alex dan Roy melepaskan tangan nya adegan hantu yang sangat dekat ke layar pun tampak dan membuat Angel dan Anisa berteriak.


"Aaaaaaaaaa!!!!!!!"


Alex dan Roy yang mendengar itu langsung menutup mulut kekasih nya masing masing karena semua orang disana sudah melihat mereka dan membuat Roy dan Alex malu.


Anisa dan Angel mengajak Roy dan Alex untuk segera membawa mereka keluar dari ruangan itu karena mereka sudah ketakutan. "Sudah kuduga kalian tidak akan mungkin bisa menonton film ini sampai habis." ucap Alex.


"Sudahlah ayo kita makan aku tadi dikasih uang sama mommy nih lihat-lihat." Alex dan Anisa yang melihat itu seketika merasa iri karena cek nya malah dikasih ke Roy.


"Sudah lah jangan memamerkan uang yang sedikit itu Aku punya uang yang beribu ribu kali lipat dari itu." Alex langsung mendorong kursi roda Anisa untuk pergi ke salah satu restoran disana.


Roy dan Angel pun mengikuti mereka dan masuk kedalam restoran. "Kalian mau pesan makanan apa?" ucap Roy.


"Aku mau makan Jjangmyeon dan minumnya lemon tea." Anisa langsung memesan makanan favorit nya itu.


"Aku mau ice cream saja dan Jjangmyeon juga hehe." Roy yang mendengar itu langsung geleng geleng kepala karena memang aneh menurutnya.


Alex dan Roy memesan makanan yang sama dan akhirnya mereka harus menunggu beberapa saat untuk menyantap makanan nya.


"Setelah ini kita mau kemana?" tanya Angel kepada semua orang yang duduk bersamanya.


"Aku mau pulang saja karena badan ku merasa tidak enak." Alex yang mendengar itu langsung saja menyetujui nya karena Alex tidak mau kalau sampai Anisa drop lagi.


"Kak Roy?" Angel bertanya apa Roy mau pergi lagi atau pulang juga.


"Aku mau menghabiskan dulu uang yang mommy kasih karena stok bahan masakan di rumah ku sudah tidak ada sama Sekali dan kamu harus menemaniku." Angel tidak menolak ajakan Roy untuk berbelanja.


Akhirnya makanan yang ditunggu tunggu sudah datang mereka memakan nya sampai habis dan tiba tiba ada seseorang perempuan yang memanggil laki laki disana entah memanggil Roy atau Alex.


"Hai baby." perempuan itu langsung memeluk dan mencium yang membuat semua orang kaget.