
"aku juga akan memanggil mu akeno,boleh kan?"tanya ku dengan ragu,aku tahu kalau tidak sopan menyebut nama langsung di Jepang jadi aku khawatir membuat kesan buruk pada nya.
akeno saat ini belum terkontaminasi 'ara ara' jadi sekarang dia benar benar pemalu yang membuatku tersenyum.
"ba.baiklah,tapi bisakah aku bergabung di sini?"tanya akeno dengan takut takut.
mendengar akeno tentu saja aku setuju.
"baiklah akeno,kemari lah!"aku melambai pada akeno meminta nya mendekat.
akeno menunduk dan mendekat,aku sedikit terkejut melihat nya.
entah karena aku seumuran atau gadis ini terlalu polos untuk mengikuti semua perkataan ku.
"hah~ingat akeno,di masa depan kalau bisa jangan terlalu percaya pada orang lain yang bukan kenalan,apalagi pada paman paman yang mencurigakan,ya?"aku berkata sambil mengelus kepala akeno.
aku sekarang melihat akeno sebagai gadis kecil,dan bukan akeno penuh gairah di masa depan.
akeno memerah saat kepalanya di elus dan menundukkan kepalanya malu.
"emm"akeno menikmati elusan ku dan bergumam nyaman,aku hampir berfikir kalau akeno adalah seekor kucing.
melepaskan kepala akeno,aku kemudian melanjutkan mengayun kan pedang ku sebentar.
1 bulan kemudian...
"akeno jangan lari,atau aku akan menggelitik mu!"aku berlari mengejar akeno karena dia menjahili ku saat aku berlatih.
sudah 1 bulan aku bertemu akeno,aku datang hampir setiap hari untuk bermain dengan nya.
hubungan ku dengan akeno tentu saja menjadi baik,aku dan dia tidak lagi canggung seperti saat pertama kali bertemu.
aku sesekali pergi bersamanya ke kuil dan bertemu ibu nya,shuri.
aku tentu saja tidak menghentikan pelatihan ku,saat ini aku bisa menahan gravitasi 2 kali lipat dari gravitasi normal.
aku juga sekarang sudah bisa mengendalikan Ki di dalam tubuh ku.
aku bisa membuat tembakan Ki sederhana tapi itu bisa menebang pohon.
(a/n:kalau menurut kalian itu berlebihan,ingat lah Kakashi gang sudah perang saat dia berumur 5 tahun)
"akhirnya tertangkap,akeno chan...sekarang rasakan siksaan dari raja iblis Diablo!"ucap ku saat memeluk akeno dari belakang lalu menggelitik nya.
"hahahahaha... ampun tsuki-kun aku tidak tahan hahaha"akeno tertawa terbahak-bahak saat aku menggelitiknya.
tapi sesuatu tak terduga terjadi pada akeno.
"hahaha geli hahah berhenti hahaha,eh?...ahn~"saat tertawa akeno tiba tiba mengeluarkan suara manis yang membuatku tertegun.
"eh suara apa itu?....anjir!! salah tempat!!"aku melihat tempat ku menggelitik lalu langsung melepaskan tubuh akeno.
aku terlalu bersemangat sampai sampai tidak sadar kalau aku menyentuh tubuhnya dengan liar,aku merasa berdosa sekarang..
oh sistem..kirimkan aku hadiah dan mohon hukum aku!.
(*kenapa malah minta hadiah!*-dxd)
diamlah,aku sedang berusahalah.
"a.akeno Chan,apa kau baik baik saja?"tanya ku dengan canggung saat melihat loli akeno memiliki wajah ah*go.
"tu.tidak apa apa tsuki-kun,hanya saja tubuhku terasa aneh.."jawab akeno dengan lemah dan nafas tersengal-sengal.
"emm..pokoknya tsuki-kun harus bertanggung jawab,kata ibuku jika tubuh ku di sentuh oleh laki laki aku harus menikahinya"ucap akeno dengan senyuman.
alis ku berkedut mendengar ucapan Akeno.
menghela nafas,aku kemudian berjongkok dan mengulurkan jari kelingking.
"baiklah,aku berjanji kita akan menikah di masa depan"aku tersenyum saat melakukan janji ke kanak kanakan.
"hehe aku senang~"ucap akeno lalu tertidur.
melihat itu aku kemudian menggendong akeno ke tempat tinggal nya.
"permisi bibi,akeno kelelahan saat kami bermain jadi aku mengantarkan nya"setelah mengetuk aku kemudian sedikit berteriak.
shuri melihat akeno tertidur dia tertawa menggoda.
"Ara Ara ..apa yang sudah kau lakukan pada putri kecil ku tsuki-kun?"tanya ibu akeno dengan senyum yang membuat tulang belakangku bergetar.
aku menggeleng kan kepala ku dengan cepat.
"oh ho tapi kenapa putri ku terlihat sangat bahagia seperti itu fufufu?"tanya nya sekali lagi membuatku menyerah.
"ti.tidak ada...it...itu...kami...kami hanya berjanji untuk menikah di masa depan"ucapku dengan gugup lalu setelah menyelesaikan nya aku sangat malu sehingga aku ingin segera membuat lubang dan masuk ke dalam nya.
alis ibu akeno terangkat dan senyum nya semakin lebar dan lebar.
"hehe manis nya,..ah~enaknya masih muda"ucap ibu akeno membuatku malu.
"ka.kalau begitu sampai besok bibi!"aku berkata dengan cepat kemudian berlari.
"hehe anak yang lucu,dan sepertinya dia sangat tulus pada akeno,beruntung nya akeno ku"shuri tersenyum melihat kepergian Akatsuki lalu membawa akeno ke kamarnya.
.....
setelah berlari dari kediaman akeno,aku kemudian jalan jalan di sekitar kota dengan pedang di pundak.
aku memikirkan akeno,tidak bisa menahan senyuman.
memikirkan akeno versi dewasa,rasa ingin melindungi nya bertambah setiap detik.
mungkin akeno bukan satu satunya di masa depan,tapi aku akan membuat akeno bahagia!.
"heh bocah disana!,kemari sebentar!"tiba tiba aku mendengar suara pria dari pinggir jalan.
aku menoleh dan melihat kalau itu adalah seorang pria dengan tubuh atletis dan sebuah katana di pinggang nya.
aku menebak kalau pria itu adalah yakuja di wilayah kuoh.
memang kuoh saat ini di bawah keluarga gremory tapi itu hanya dalam bidang supranatural.
di kuoh,masih ada sebuah kelompok yakuja yang cukup terkenal.
aku tidak takut,jadi aku menghampiri pria itu.
dia melihat atas dan bawah ku dan tampak kagum.
"hooo sepertinya kau sangat berbakat bertarung ya?,mau bergabung dengan yakuja? bagaiman ?"tanya pria itu membuatku mengangkat alis.
tapi setelah memikirkan nya sebentar,aku merasa ini cukup menarik.
aku dulu memimpikan untuk menjadi nakal tapi keadaan tidak mendukung,tapi sekarang berbeda jadi aku pasti ingin bergabung.
"tapi bisakah aku bertanya?"tanya ku pada pria itu.
"oh apa itu?"dia bertanya.
"apa nanti aku bisa menjadi bos?"tanyaku dengan tekad,bukan nya aku benar benar ingin menjadi bos.
tapi akan menarik untuk memikirkan nya,memerintah lara adik adik untuk menyelesaikan masalah sepele.
"haha tentu saja,tapi tentu saja kau tidak boleh bergabung sekarang,lihat umurmu,setidak nya kau harus berumur 12 tahun baru bisa bergabung,oh ya namaku Han ryoki,aku akan mengawasi mu berlatih mulai sekarang bocah!"ucap paman Han padaku dan aku mengangguk.
aku tidak masalah di awasi,lagipula pelatihan ku yang sebenarnya nya di lakukan di ruang pribadi.
"temui aku di sini lagi saat kau ingin berlatih!"ucap paman Han lalu pergi.
aku juga berbalik dan pulang.
aku dan paman Han saling memunggungi dan terjadilah adegan Shounen yang legendaris.
....
yah begitulah kedua bersaudara hyoudou menemukan tujuan hidup mereka.
Issei yang bertemu dewa mesum dan ingin menjadi raja Harem.
dan Akatsuki yang bertemu bos yakuja dan ingin menjadi nakal.
TBC.