
"ngomong ngomong,apa maksud mu dengan kau tidak merasakan kalau kau tidak merasakan keluhan dari ku?"
saat makan,tiba tiba Hori mengingat sesuatu dan bertanya dengan penasaran.
"bagaimana menjelaskan nya ya,ah...begini saja..aku ini terlahir dengan kekuatan super dan dari kecil aku bisa merasakan suasana hati seseorang,mungkin itu disebabkan oleh raja iblis yang di segel dalam tubuhku,hahahaha!"
aku menjawab Hori dengan setengah bercanda,aku bisa melihatnya memiliki ekspresi aneh,dan menatapku dengan kosong.
"hehe,aku tidak menyangka,seorang yang di rumorkan berandalan ternyata aslinya seorang chunibyu!"
kata Hori dengan sedikit tawa,aku melihat nya juga ikut tersenyum.
"ngomong ngomong senior,apakah kau selalu mengerjakan pekerjaan rumah sendri,ah..maaf menanyakan sesuatu seperti ini!"
aku bertanya tapi kemudian aku merasa kalau itu tidak sopan,jadi aku menghentikan pertanyaan ku di tengah jalan.
"tidak apa apa,yah..begitulah orang tuaku selalu bekerja jadi hanya aku yang bisa mengurus sota dan pekerjaan rumah"
dia menjawab dengan santai seolah itu adalah hal biasa baginya,yah aku tidak aneh dengan hal itu lagi pula aku juga melakukan semua itu sendiri.
"begitu ya,pasti berat buatmu ya senpai!"
"yah tidak perlu membicarakan itu lagi,dan jawab pertanyaan ku yang kau jawab tadi!"
Hori mencoba mengalihkan pembicaraan saat suasana semakin berat,aku melihatnya dan memiringkan kepalaku,bukan nya bertingkah imut tapi memang aku melupakan pertanyaan nya.
"yang mana?"
sambil menatapnya bingung,aku bertanya dengan polos seolah tidak ada dosa,dia terlihat jengkel dengan perkataan ku tapi ku abaikan.
"itu..bagaiman kamu bisa merasakan suasana hatiku?"
"ah! yang itu ya,bukan kah sudah ku katakan,aku ini punya kekuatan super,benarkan sota?"
"ya,onii Chan benar,dia adalah super Hero!!"
"mou~kalian berdua jangan bercanda!!"
kami bertiga kemudian melanjutkan makan yang di selingi canda dan tawa,aku cukup senang makan di sini,karena biasanya aku makan dengan paman paman berotot semua kalau aku makan di klan Shohei.
"""terimakasih atas makanan nya!"""
ruang tamu..
saat ini aku dan Hori menemani sota menonton anime,aku memandangi wajah Hori dengan tatapan lurus,dia menyadari tatapan ku san menjadi gugup.
"a-apa?"
dengan wajah yang sedikit memerah,Hori bertanya dengan ragu.
"tidak,senpai..apakah ada yang pernah mengatakan padamu kalau kamu itu imut?"
tanyaku dengan wajah lurus,tapi dalam hati aku tertawa saat melihat wajah nya yang semakin imut.
"a-apa yang kau katakan,bodoh!"
"hahaha,kubilang...kau semakin imut, Hori-senpai"
aku terus menggodanya dan membuat dia semakin terpojok,dan begitulah hari pertama ku dengan Hori Kyoko.
(a/n:plot dxd akan mulai dalam 1-2 bab lagi)
"kalau begitu,sampai jumpa besok di sekolah, senpai!"
aku melambai saat keluar dari apartemen Hori,tapi dia tampak kesal dengan suatu alasan.
"Kyoko!,aku juga punya nama,namaku Hori Kyoko!,jadi jangan panggil aku senpai terus!!"
dia berkata dengan tidak puas,aku terkekeh mendengar nya dan kemudia
tersenyum.
"kalau begitu,sampai jumpa besok Kyoko Chan!!"
"hahahahaha"
tanpa menoleh kebelakang,aku langsung berlari dengan senyum di wajahku.
ah~hari yang menyenangkan.
ini adalah hari yang cukup menyenangkan dalam 2 tahun terakhir ku.
Kyoko..
"bo-bodoh,menurutnya apa yang di katakan!!"
Kyoko berteriak dengan wajah memerah saat melihat Akatsuki berlari,lalu dia membanting pintu dan lari ke dalam kamarnya.
berguling guling di tempat tidur seperti gadis normal yang sedang kasmaran,Hori saat ini merasa kalau air mineral tiba tiba menjadi manis.
garam tak lagi asin,angin malam yang seharusnya dingin kini terasa hangat,seolah musim semi tiba tiba datang kepadanya.
"Akatsuki,ya.."
"tsuki-kun"
"ah~apa yang terjadi padaku"
dia berkata saat wajahnya tak lagi bisa menahan senyuman yang manis.
andai Akatsuki di sini,dia pasti akan langsung kehilangan kendali dirinya dan langsung ke mode auto pilot.
sangat imut....
itulah kata kata yang menggambarkan kan keadaan Hori saat ini..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
setelah aku menjauh dari kediaman Kyoko,aku langsung melesat ke arah klan Shohei menggunakan Ki,bahkan jet tempur tidak bisa di tandingkan dengan kecepatan ku saat ini.
beberapa detik kemudian,aku tiba di luar gerbang klan Shohei,aku turun ke gang tertentu sebelum aku melanjutkan dengan berjalan kaki.
"selamat datang kembali boss!!"
penjaga gerbang melihatku dan langsung membungkuk,dalam tahun ini memang aku banyak berkontribusi dalam kegiatan klan Shohei jadi posisi ku cukup tinggi sekarang.
"sudah kubilang,berhenti membungkuk kepadaku,paman!,kau itu 20 tahun lebih tua dari ku!!"
aku berkata dengan tak berdaya saat mencoba menghentikan nya untuk membungkuk.
"ta-tapi,kamu adalah bos kami jadi sudah wajah untuk ku menghormati mu bos!"
"yah terserah lah,tapi ku ingatkan sekali lagi tolong jangan membungkuk,aku jadi merasa tidak enak!"
aku masih tetap mencoba membujuknya untuk tidak terlalu merendah padaku,walaupun posisi ku lebih tinggi,tapi aku tidak akan pernah menyuruh orang yang lebih tua dariku merendah.
walaupun begitu,aku masih menghormati orang yang lebih tua, kecuali orang itu tidak pantas ku hormati.
\=\=\=\=\=
waktu berlalu bagi air mengalir,sudah 2 bulan sejak pertemuan pertama ku dengan Hori.
meski terlihat cepat,tapi bagiku itu adalah waktu yang lambat karena aku tak melupakan pelatihan ku,meski aku sudah sangat kuat.
tapi itu tidak menjamin bahwa si luar sana tidak ada yang lebih kuat dari ku.
seperti kata pepatah,di atas langit masih ada langit.
bisa jadi apa yang kita lihat dan pahami saat ini merupakan sebuah titik puncak gunung es.
ngomong ngomong,dalam dua bulan ini aku hampir setiap hari pergi ke rumah Kyoko dan hubungan kami juga semakin dekat dan dekat.
pada dasarnya kita berdua sudah bisa di sebut sepasang kekasih,tapi aku belum mengaku padanya karena aku masih ragu.
bukan nya aku tidak mencintai nya,tapi aku hanya memikirkan akeno.
adapun chitoge,lagipula itu hanya janji masa kecil,belum tentu dia mengingatnya,berbeda dengan akeno yang mahluk supranatural dia pasti lebih dewasa saat itu.
jadi hanya perlu 2 langkah lagi sebelum aku benar benar menjadikan Kyoko sebagai kekasihku.
...
berjalan menuju ke sekolah seperti biasa,aku menghirup betapa kotornya udara di kota ini.
masuk ke sekolah seperti biasanya,dan seperti biasanya karena aku berjalan dengan biasa biasa saja.
(a/n:gabut_< )
menaiki tangga menuju area kelas 11,aku berniat menyapa Kyoko hari ini sebelum masuk ke kelas seperti biasanya.
tapi ada pemandangan yang berbeda hari ini,di depan ku ada kerumunan siswa yang sepertinya sedang melihat sesuatu yang menarik.
"hori-san hanya di suruh minta maaf,ketua OSIS sangat baik ya,padahal dia menghilangkan dokumen yang sangat penting!"
salah satu siswi berkata,aku kemudian langsung menerobos ke depan mencoba melihat apa yang terjadi.
"sialan kau sengoku!"
seorang siswa tiba tiba berteriak tapi di tahan oleh teman nya,aku melihatnya dan mengerutkan kening.
dia adalah Ishikawa toru,di animenya dia menyukai Kyoko tapi di tolak,sepertinya dia hanya akan mengalami nasib yang sama dengan animenya karena kedatangan ku.
"Hori-san karena itu adalah salahmu"
"maka kamu harus meminta maaf pada kami!"
orang yang bernama sengoku berkata dengan wajah lurus pada Kyoko dan membuatku langsung jengkel.
aku tanpa mempedulikan tatapan sekitar,aku langsung maju dan mencengkeram kerahnya.
aku menatapnya dengan dingin,dan mengangkatnya ke udara.
"si-siapa kau!"
OSIS itu ketakutan saat dia merasakan kalau dia terangkat,dia menatapku dengan takut tapi aku mengabaikan nya.
"kau OSIS ya?beraninya kau menyuruh Kyoko ku meminta maaf?,hah mau mati atau apa kau hah?,kalau mau mati ayo aku akan memberikan mu sebagai makanan ikan di teluk Tokyo!"
(a/n: mengutip dari fanfic sebelah kata katanya, wkwkwk:v)