
ahem,maaf kalo jarang up ya guys,gw sebenernya udah nyiapin plot untuk ke depan nya tapi karena gw males jadi malah di tunda dulu.
oh ya ini gw ada meme lama hehe
yoi kan,Itachi aja kalah sama bang aditšš
...ā¢ā¢ā¢ā¢...
hari ini sudah jam 9 pagi,dan akatsuki memilih untuk tidak berangkat sekolah dan memutuskan untuk mengajak Yue berjalan jalan.
"Yue,apakah kau siap?"
Akatsuki bertanya sambil melihat Yue yang sudah berpakaian lengkap,dia menggunakan pakaian yang di buat oleh Akatsuki tapi saat ini dia mengenakan celana.
"UM!"
Yue menjawab pertanyaan pertanyaan dengan wajah datar,saat ini mungkin Yue sudah kehilangan sebagian emosi nya karena terlalu lama sendirian di tempat gelap.
melihat itu, akatsuki menghela nafas kecil lalu tersenyum lembut,dia meraih tangan kecil Yue dan membawanya keluar kamar.
"Bu,aku akan mengajak Yue berkeliling kota,mungkin aku akan pulang malam,dah~!"
melambai kan tangan nya ke arah ibunya yang sedang menonton tv, Akatsuki memulai kencan nya dengan vampir imut nya.
...ā¢ā¢ā¢ā¢...
"hmm aku penasaran apa yang yang mereka lakukan?"
dalam perjalanan akatsuki merasakan kalau sistem obrolan nya terus berdering dari kemarin,jadi dia penasaran dengan apa yang mereka lakukan.
dengan pikiran nya sebuah jendela obrolan muncul di depan nya,Yue menatap penasaran ke arah chat yang di lakukan oleh Erina dan nao.
...[dimensional chat grup]...
...šĆ99...
...kemarinĀ»...
[Nao:hee~benarkah?,kalau begitu bukan kah itu sangat hebat?"
[Erina]:tidak juga, menurut ku itu biasa biasa saja karena ada yang memiliki keterampilan yang lebih baik dariku!"
[Erina]:dan dia juga adalah idolaku,kyaa dia sangat menawan apalagi saat menyajikan makanan!"
[nao]: sepertinya kau sangat menyukainya,jangan jangan..dia adalah naksirmu!?"
[Erina]:hah!?..apa yang kau bicarakan?!,aku tidak menyukainya,aku hanya mengaguminya karena keterampilan memasaknya sangat hebat!,dia juga sangat baik!"
[Nao]:bukankah itu sama saja?_-
.
.
.
.
.
.
[Erina]:@nao,apakah kau tau kemana perginya @vampir dan @ akatsuki,tiba tiba menghilang begitu saja?
[Nao]:benar juga,entah kenapa aku merasakan kalau akan ada hal menarik yang terjadi?"
^^^/^^^
sekarangĀ»
[Yue]: akhirnya aku bebas, terimakasih kepada pemilik grup karena telah menyelamatkan ku0_<
[Erina]:oh Nani Nani,kenapa aku mencium bau bau api?
[Nao]:@erina,meski aku tidak mengerti apa yang kau katakan,tapi aku merasa kalau ada sesuatu sesuatu di antara @yue dan @akatsuki,tidak bisa di percaya~padahal kalian baru saja menghilang selama satu hari tapi sudah memiliki hubungan seperti itu,puja pemilik grup!
______________
melihat pesan itu,aku tidak bisa menahan untuk menoleh ke arah Yue uang yang memiliki wajah datar di sampingku.
"untuk apa itu?,kau kan ada di samping ku,kenapa harus berterimakasih di grup?"
aku merasakan bibirku berkedut saat menanyakan itu,tapi entah kenapa aku mengerti sedikit apa tujuan Yue.
hei..bukankah,gadis ini sedang pamer?
"HN,itu supaya mereka tahu kalau aku bersamamu sekarang jadi mereka tidak akan seenaknya mengambilku dariku!"
"darahmu sangat enak,aku tidak ingin berbagi!"
mendengar kalimat pertama,aku merasakan kalau Yue menjadi 100 kali lebih imut dari biasanya,tapi perkataan selanjutnya membuat ku hampir terjatuh dan meledakan bintang!
ber~can~da!,bagaimanapun keadaan nya,Yue selalu imut!.
"oh? apa Yue yang imut ini merasa cemburu?"
"hehe,tenang saja darahku tidak akan habis jadi Yue bisa meminum nya sebanyak mungkin,yah~meski itu terasa agak aneh bagiku"
"sangat imut!,kenapa bisa ada mahluk seimut ini di dunia?"
"aku suka pujianmu,tapi bisakah kau melepaskan pipi ku sekarang,itu mulai terasa sakit!"
ketika aku sedang menikmati pipinya,Yue tiba tiba menepis tanganku dan berbicara dengan nada datarnya,hanya aku atau semua orang akan menganggap kalau Yue itu sangat mirif dengan koneko?
"hai hai,kalau begitu ayo lanjutkan kencan..ahem jalan jalan kita!"
...ā¢ā¢ā¢ā¢...
tidak ada yang istimewa dalam perjalanan kalo ini karena aku hanya mengajak Yue untuk melihat lihat kota modern.
dia sangat kagum saat melihat barang barang dan bangunan modern ini,yah~dunia asal Yue memang terbelakang secara teknologi meski memiliki sekarang ribuan tahun.
"Akatsuki,bisakah aku menaklukan burung besi itu?"
menunjuk sebuah pesawat yang lewat,Yue menunjuknya lalu bertanya dengan imut.
mendengar itu,sontak aku langsung terkekeh geli lalu menggeleng kan kepala ku.
"itu bukan burung,tapi sebuah kendaraan udara yang kita namai dengan sebuah pesawat terbang!"
normal POVĀ»
mendengar penjelasan akatsuki,Yue memiringkan kepalanya dengan bingung,dia bertanya tanya bagaimana sebuah besi yang terlihat berat itu bisa terbang di udara dengan stabil.
"begitu ya,sugooi"
tapi Yue tidak mau memikirkannya lagi,ia hanya berpura pura takjub dengan itu.
dengan itu,jalan jalan antara Akatsuki dan Yue di lanjutkan, Akatsuki juga mengajak Yue ke pusat hiburan dan taman.
ya..memang ini adalah kencan yang standar bagi seorang pasangan,tapi Yue menunjukan senyum saat dia memainkan berbagai permainan.
jam 16.30,taman bermain...
Yue dan Akatsuki saat ini berada di dalam wahana biang Lala,tangan mereka terpaut saat keduanya menikmati pemandangan sore dari puncak paling atas.
kemudian,keduanya saling memandang membuat atmosfer menjadi lebih hangat dan penuh warna.
"Yue..kau sangat imut,aku jadi ingin terus menjagamu selamanya"
"....."
Yue tidak mengatakan apa-apa tapi wajahnya memberi jawaban lain,sebuah semburat merah tercipta kedua pipinya.
dia memejamkan matanya untuk menunggu sesuatu, Akatsuki menatapnya dengan lembut dan meletakan tangan nya di pipi Yue.
jarak antara keduanya semakin berkurang saat AKATSUKI mendekatkan wajahnya.
kemudian...
chuu
bibir mereka saling terpaut saat akatsuki berhasil mencium Yue,perlahan kedua mata Yue terbuka dan menatap wajah akatsuki.
hatinya langsung berdetak lebih cepat dari pada biasanya.
..
..
..
..
"dering~dering~"
saat keduanya menikmati momen mereka,sebuah suara tiba tiba datang dari saku akatsuki.
"sigh~kenapa di saat seperti ini?"
Akatsuki melepaskan ciuman nya dan mengambil smartphone dari sakunya,dia melihat pengirim pesan dan mengangkat alis karena itu dari akeno.
"ya,ada apa menelepon ku,akeno-chan?"
[akeno:Moo~kenapa darling berbicara seperti itu,apa aku mengganggu mu?"
[Akatsuki]:tentu saja tidak,tapi kau kan bisa langsung mengunjungi ku tanpa harus menelepon..
[akeno]:hehe begitu ya,tapi ini penting darling,tadi kami melihat adikmu Issei seperti nya berkencan dengan Malaika jatuh,dan sekarang dia akan m.e.m.b.u.n.u.h adikmu!"
akeno berkata dengan suara panik,tapi akatsuki yang mendengar tidak panik dan malah terkekeh.
"hehe biarkan saja,anggap saja ini sebagai pelajaran untuknya,agar di masa depan dia tidak akan berkencan dengan seorang gadis yang baru dia kenal!"
akeno mendengar itu mengangkat alis,dia bertanya tanya apakah akatsuki memiliki masalah pribadi dengan adiknya?.
tentu saja akatsuki tidak sekejam itu,dia tetap diam karena dia tahu kalau Issei akan selamat dan saat itulah kehidupan barunya akan di mulai.
sementara akatsuki mengobrol dengan akeno,Yue yang mendengar percakapan mereka dengan wajah datar.
"hei akatsuki,bukankah kita juga baru saling mengenal dalam satu hari?"
"....."