
mendengar perkataan ku,Sona langsung menatapku dengan heran.
"apakah kau tidak terkejut saat mengetahui kalau mahluk mitologi benar benar ada?"
tadi,Sona menjelaskan semuanya termasuk dunia bawah,surga,bahkan alam para dewa tapi melihatku berekspresi biasa saja dia sedikit terkejut.
"tidak,aku sudah tahu itu sejak lama,dan apakah kau mau tahu rahasia?"
aku berkata dengan tersenyum,Sona menatapku dengan penasaran,di pangkuan ku dia memiringkan kepalanya menatap ku dengan wajah lucu.
"rahasia?,ayo beritahu aku!"
melihat Sona yang begitu imut,aku tidak menahan perasaan ku dan langsung memeluknya dengan erat.
Sona memerah dan mengubur dirinya di dadaku,hatinya penuh rasa manis dan kehangatan.
kupu kupu berterbangan di perut nya dan menyebabkan dia meleleh dan tubuhnya melunak.
"kau tahu,aku ini sangat kuat bahkan raja iblis bukan tandinganku,apakah kau percaya?"
aku menatap Sina yang saat ini sedang menatap ku dengan takjub,aku terkekeh lalu memainkan pipi nya.
"ya,aku percaya!, tsuki-kun pasti adalah orang terkuat di dunia!"
Sona mengangguk dengan lucu,meskipun dia belum melihat kekuatan akatsuki secara langsung,meski dia di juluki orang terpintar dengan IQ tinggi.
saat ini dia hanya seorang gadis kecil yang mengagumi orang yang di sukai nya,tidak peduli apakah akatsuki sedang berbohong atau tidak.
melihat Sona yang begitu imut aku merasakan kalau tubuhku mencapai titik mendidih,aku mengangkatnya dari pangkuan ku dan membaringkan nya di sofa.
wajah Sona langsung memerah saat aku membaringkan nya,dia menatapku dengan nafas tak beraturan.
"tsuki-kun,apa yang kau lakukan?!"
dengan suara rendah,Sona bertanya meskipun sudah tahu situasinya,dia saat ini sangat gugup dan secara mental belum siap untuk melakukan langkah selanjutnya.
tapi dia diam,dia tidak ingin membuat kesan buruk di hadapan akatsuki,jadi dia hanya bisa menerima dan membiarkan akatsuki melakukan apa yang ingin di lakukan nya.
....
aku menyeringai saat melihat kegugupan Sona,tentu saja aku tidak akan menjadi begitu tak bermoral untuk melakukan langkah selanjutnya saat aku dan Sona baru beberapa saat setelah jadian.
aku perlahan menurunkan kepala ku dan menangkap bibir mungil Sona,karena sudah beberapa kali berciuman,dia tidak canggung saat menerimanya.
tapi saat ini situasi berbeda,aku menggigit bibir bawahnya dan meminta jalan.
dia secara tidak sadar membuka mulut kecilnya dan membuka jalan.
mata Sona melebar saat merasakan sensasi lembut memasuki mulutnya,dia kemudian menyadari kalau itu adalah lidah akatsuki.
dia awalnya canggung,tapi setelah beberapa saat dia mengimbangi permainan akatsuki.
"erm~ahn~"
tangan kirinya perlahan mengacaukan oppai Sona dan memainkan nya,satu persatu kancing terlepas dan tangan akatsuki langsung menemukan ceri pink di sana.
dia memainkan ceri dengan senang hati,erangan manis terus terdengar dari mulut Sona.
Akatsuki hanya melakukan sampai batas itu,setelah beberapa menit berciuman dan bermain oppai dia segera berhenti.
"hah~hah~terimakasih tsuki Kun,saat ini aku masih belum siap!"
setelah terbebas,Sona langsung menatap Akatsuki dengan tersenyum,dia menyadari kalau akatsuki berhenti karena dia belum siap.
"haha tidak apa apa,aku malah yang harus minta maaf karena terlalu agresif"
Akatsuki tertawa saat dia mendengar perkataan Sona,meski dia fakboy tapi dia tidak akan memaksa Sona untuk melakukan itu saat ini.
saat kedua nya berbicara,pintu terbuka dan semua anggota peerage bergegas ke dalam.
mereka saat ini khawatir, karena Sona begitu lama di dalam dengan seorang pria.
tapi mereka tertegun keras saat melihat keadaan Sona,baju yang masih berantakan,rona merah yang sangat jelas di wajahnya.
lalu tanpa cinta yang tercetak di lehernya semua nya terlihat dengan jelas.
dan saat ini Sona bersandar di dada Akatsuki dengan intim.
"hei kalian!,sudah kubilang jangan mengganggu ketua!"
Tsubaki berteriak saat melihat kalau gadis gadis itu mendobrak pintu,lalu dia juga melihat keadaan Sona dan segera keluar dengan wajah memerah.
begitu juga gadis gadis itu,Sona tercengang saat keadaan tubuhnya terekspos.
dia menjadi sangat malu dan menundukkan kepalanya di dada Akatsuki.
"hee~kau terlihat sangat imut kalau terus seperti ini,sayang~"
Akatsuki berkata dengan nada menggoda Sona.
(a/n:f*ck,lebay amat pake sayang sayangan!")
"di.diam,ba.baka"
"bagaimana ini,bagaiaman aku harus menghadapi para bawahan ku di masa depan,ini semua salahmu baka tsuki!"
Sona berkata dengan cemas saat memikirkan ekspresi seperti apa yang akan di perlihatkan oleh peerage nya.
"hahaha,kenapa kau menghawatirkan itu,bersikap seperti sebelumnya saja,mereka juga akan menerima nya perlahan !"
aku mengelus kepala Sona untuk mengusir kecemasan nya,gadis ini~dia sangat mementingkan wajahnya di depan para peerage,tapi di depan ku selalu menjadi gadis kecil yang butuh perhatian.
tapi aku suka itu hahah,sisi Sona yang manja hanya di perlihatkan khusus untuk ku!