DxD:TEBAS SEGALANYA!

DxD:TEBAS SEGALANYA!
34.kuoh gakuen.


Akatsuki pov.


setelah kejadian pagi,aku segera terbang menuju markas klan dengan kecepatan tinggi,aku bisa saja berteleportasi,tapi menurutku terbang lebih baik dan nyaman.


hanya butuh beberapa detik sebelum aku sampai di halaman ku di klan,saat aku akan memasuki rumah tiba tiba aku terpikir kan sesuatu.


meskipun tinggal di sini nyaman karena rumahnya cukup luas,tapi kemungkinan di masa depan akeno dan Kyoko akan tinggal bersama ku.


"ah~sepertinya aku harus cepat cepat menerbitkan mangaku,untuk mendapatkan uang"


"tapi yang mana dulu ya,aku sepertinya harus mendapatkan uang dahulu lalu memonop*li seluruh perusahaan salah satu penerbitan agar menjadi perusahaan ku?"


aku berfikir dan kemudian mengeluarkan tumpukan kertas yang sudah tertata rapi dari ruang portabel yang kuciptakan.


lalu aku memilah Milah mana yang akan di terbitkan dahulu,saat ini manga yang terkenal dan ada di kehidupan ku sebelumnya hanya ada dragon ball saja.


jadi aku menggambar,Na*uto,dan beberapa manga fantasi isekai.


"sepertinya aku harus menggunakan Naru*o untuk memon*poli perusahaan penerbit"


setelah memilih manga Narut*,aku segera menyimpan kembali semua manga kecuali manga Na*uto.


setelah semua,aku segera pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri ku,hari ini adalah hari pertama semester dua.


setelah mandi dengan bersih,aku segera memakai seragam akademi kuoh,tapi karena menurutku pakaian itu agak membosankan,aku menambahkan jaket berwarna hitam dengan motif jilatan api berwarna merah.


setelah menyiapkan semua buku dalam tas,aku segera bercermin sebelum berangkat,aku membiarkan rambutku berantakan karena menurutku lebih keren kalau seperti itu.


sedikit tato terlihat di leher ku dan menjulur sampai bagian atas pipi,tato ini Ki buat sudah lama cukup keren,dengan model line art Hitam pekat tanpa corak berlebihan.


tato ini di gambar dari pinggang,lalu menuju bahu dan sampai ke pipi,tidak ada gambar di tato lu karena aku tidak menganggap tubuhku sebagai kanvas,hanya corak garis garis tajam yang melingkar di sebelah tubuhku.


(a/n: line art tato nya kayak punya MIYAMURA,gak ada gambar berlebihan seperti kepala naga atau yang lain,hany di dominasi oleh garis garis tebal)


"yah~cukup sangar?"


aku tertawa setelah bercermin,aku tidak senarsis itu sampai memuji diriku sendiri.


segera,setelah itu aku berjalan sambil ke gerbang.


"pagi boss,semoga harimu menyenangkan!"


"pagi bos!"


para anggota menyapaku dengan ramah aku menyapa mereka kembali dan melanjutkan perjalanan.


skip»


"hei lihat!,siapa itu tampan sekali!!"


"kyaa sangat tampan,dan juga penampilannya sangat keren!!"


"ini seperti kebalikan dari yuuto senpai yang berwajah cantik!"


"siapa itu?,apakah murid baru??"


"aku ingin berkenalan dengan nya!"


"ah apa itu?,lihat dia punya tato,apakah dia anak nakal?"


"kyaa sangat keren!!"


saat aku mencapai gerbang akademi kuoh,berbagai komentar segera terdengar oleh telingaku,aku tersenyum ramah pada mereka dan membuat mereka semakin berteriak.


"lihat itu,pasti dia sangat nakal,hari pertama saja sudah tidak mematuhi aturan dengan memakai pakaian tambahan!"


"cih ikemen,modal tampang saja"


aku kemudian merasakan banyak aura kebencian yang di arahkan kepadaku,aku menoleh dan ternyata itu adalah para siswa laki-laki yang lewat.


"hah~apa,ADA MASALAH ATAU APA?"


aku berkata dengan nada menantang,mereka langsung menciut ketakutan saat melihat tatapan ku.


"ini adalah hari pertama mu, akatsuki Kun,bisakah kau tidak membuat masalah?"


normal POV


saat mereka ketakutan,suara dingin terdengar dari dalam gerbang,lalu Sona dan Tsubaki keluar.


Sona memiliki wajah datar,tapi rona merah nya tidak bisa di sembunyikan saat dia menatap Akatsuki.


Akatsuki melihat kedatangan Sona,dia langsung mendatanginya dan mencubit pipinya.


"ah~pagi pagi seperti ini ngapain kau membuat wajah seperti ini,Sona?"


"hei Sona,apakah sudah sarapan?"


para siswa tercengang saat melihat Akatsuki dengan berani menggoda ketua OSIS mereka,di dalam hati para gadis merasa khawatir kalau akatsuki akan mendapatkan masalah.


tapi tidak satupun harapan mereka terjadi,Sona yang di perlakukan seperti itu tidak melawan dan malah memerah karena malu.


"a.apa yang kau lakukan,ba-baka!"


dengan suara kecil berkata ,kemudian dia meninju dada Akatsuki dengan lembut, kelakuan nya saat ini terlihat seperti gadis yang sedang jatuh cinta.


"a.apa mataku salah,apakah kalian juga melihatnya?,sepertinya ketua tidak marah dan malah senang?"


salah satu murid laki laki berkata dengan ngeri,tidak menyangka kalau Akatsuki bukan nya mendapat Masalah tapi ternyata mereka malah saling menggoda.


"sepertinya bukan hanya kau deh,mataku juga seperti nya ada masalah?"


siswa lain menimpal perkataan nya dengan ngeri.


Akatsuki mengabaikan komentar dan terus memainkan wajah/pipi Sona yang berwajah poker.


"ayolah~jangan membuat ekspresi seperti itu terus, tersenyum lah sedikit,ya?"


Akatsuki berkata dengan rengekan,Tsubaki melihat tingkah keduanya sweetdrop.


Sona di perlakukan seperti itu merasa manis di hatinya,tanpa sadar ujung bibirnya terangkat dan senyum manis kemudian terlihat di wajah imutnya.


"nah bagus,kalau seperti ini kau terlihat lebih imut dari biasanya,Sona Chan!"


Akatsuki terkekeh lalu melepaskan wajah Sona,dia merasakan kebanggaan tertentu setelah berhasil membuat Sona tersenyum.


"mo~berhenti menggodaku,baka tsuki"


dengan suara rendah,Sona berkata dengan manis.


Akatsuki melihat itu langsung tersenyum,dan mengusap rambut nya.


"yah aku tidak akan berhenti,lihat wajah imut mu sekarang,memangnya siapa yang mau berhenti setalah melihatnya!"


Akatsuki terkekeh dan Sona semakin malu di buatnya,dia kemudian mengalihkan pandangan nya tapi malah melihat kalau Tsubaki menatapnya penuh minat.


"apa yang kau lihat,ayo mulai bekerja!"


Sona kembali ke wajah poker nya saat melihat Tsubaki,tapi di hatinya saat ini menjadi sangat malu.


"ka.kalau begitu,semoga harimu menyenangkan,t.t.tsuki-kun"


dengan mengatakan itu,sona dan Tsubaki pergi dan mulai menjadi pengawas gerbang.


Akatsuki tersenyum dan melambaikan,lalu dia juga masuk ke sekolah.


tapi saat ini,terlihat kerumunan gadis gadis membawa pedang kayu dengan mengejar 3 siswa.


aku terkekeh saat melihat nya dan kemudian menghampiri mereka.


aku mencegat 3 remaja itu,tiga remaja itu tentu saja trio mesum legendaris dan salah satunya adalah adik ku.


Issei,motohama,dan matsuda,saat ini ketahuan mengintip cewek cewek klub Kendo dan di kejar kejar.


para gadis si sekolah melihat ku menghalangi jalan issei dan teman nya langsung bersorak.


"lihat itu!!,siswa tampan itu akan mengalahkan trio mesum!"


"haha bagus,ayo siapapun namanya!,semangat!"


"kyaa sangat keren!,jadilah pacarku!"


aku mengabaikan sorakan itu,dan saat Issei mendekat aku segera menangkapnya dan menjepit lehernya.


aku kemudian menendang kedua teman nya sampai terjatuh,Issei terkejut karena tiba tiba terjebak di antara tangan ku.


Issei yang di jepit oleh tangan akatsuki merasa familiar oleh adegan ini,dia merasa sudah sering di perlakukan seperti ini oleh seseorang.


"sial*n!,siapa kau hah kenapa menghalangi jalan kami!"


motohama dan matsuda berteriak saat mereka bangun,tapi Issei langsung berteriak saat ini.


"kalian diam!!"


kemudian dia mengangkat kepalanya dan menatap Akatsuki yang sedang tersenyum dengan ngeri.


"A.aniki,kenapa kau berada di sini?!"


Issei bertanya dengan ngeri,mata semua murid melebar saat mendengar ucapan Issei, akatsuki terkekeh melihat Issei.


"Yo issei~lama tak bertemu!,yah~sepertinya akan menyenangkan untuk bersekolah di sekolah yang sama dengan mu jadi aku pindah,haha apa kau merindukan ku?"


Akatsuki tersenyum dan kemudian mulai menggosok kepala Issei dengan cukup kuat.


"EEEEEHHHHHH"


saat ini para murid cewek bahkan kedua teman Issei berseru dengan luar biasa,tidak menyangka ending nya akan seperti itu!