
Akatsuki pov.
perasaan ku hari ini hanya satu,yaitu sebuah kelegaan, seolah-olah hatiku terbebas dari belenggu yang mengganggu ku selama beberapa bulan ini.
aku melihat Kyoko yang sudah memerah karena aku memojokkan nya di sebuah pohon,aku tidak berfikir untuk menahan diri lagi karena aku sudah memutuskan?.
memutuskan untuk menjadikan Kyoko menjadi kekasih,wanita,istri?,apapun sebutannya intinya aku ingin Kyoko menemaniku dalam kehidupan abadi yang akan ku jalani.
(a/n:setelah menerobos tingkat yang lebih tinggi,umur MC akan bertambah)
aku perlahan mengulurkan tanganku untuk meraih pipi nya yang terlihat imut,perlahan aku mendekatkan bibirku pada miliknya.
dia tampak menutup mata untuk menyambut ku,meskipun ini bukan yang pertama kalinya kita berdua lakukan tapi mungkin ini di karena situasi yang berbeda dia malu untuk beberapa alasan.
cup
dengan lembut,bibir ku dan Kyoko terhubung satu sama lain awalnya hanya ciuman polos,tapi aku ingin lebih.
aku menggigit bibir nya,dia merespon dengan membuka mulut nya dengan perlahan.
setelahnya,seperti yang seharusnya di lakukan,aku dan Kyoko kemudian mulai bergulat lidah dengan rasa memiliki satu sama lain.
"mhn~"
erangan manis terdengar dari bibir Kyoko dan langsung menyentuh saraf ku dan semua keinginan masa mudaku langsung bangkit dan menjadi ganas?.
tangan kiri ku dengan sadar pergi mencari gunung kembar imut milik Kyoko,tanpa di duga itu lebih lembut dan normal dari yang kubayangkan?.
mungkin karena aku terlalu terpaku pada gambar di animenya,karena di anime bagian gunung Kyoko terlihat datar kek papan cucian jadi kupikir di dunia nyata pun begitu.
tapi aku sepertinya terlalu percaya pada gambar,karena sekarang aku sedang menguleni sebuah gunung nya yang normal bagi gadis SMA?.
"ahn~"
lagi lagi suara manis terdengar dari mulut Kyoko dan membuatku tubuhku semakin panas.
terbawa suasana,aku langsung berniat membuka baju nya tapi tiba tiba aku di dorong oleh kyoko.
aku menatapnya dan dia sudah memiliki nafas yang tak beraturan dan sepertinya sedang menahan sesuatu?.
"???"
aku bertanya tanya kenapa dia mendorongku?
"to-tolong tahan dulu tsuki Kun,bukannya aku menolak ,ta-tapi aku tidak ingin pengalaman pertama kami di lakukan di hutan seperti ini!!"
"MEMANGNYA KITA INI WARGA +62 APA!!"
uwaaah,dia berteriak dengan malu malu membuatku tersadar kalau aku dan Kyoko saat ini masih di taman yang sepi.
(a/n:ngerti lah?)
"o~oh begitu ya,kalau begit ayo pulang?"
aku menekan semua perasaan yang bergejolak di tubuhku dengan paksa,jujur itu sangat tidak nyaman.
"ja jangan membuat ekspresi seperti itu,kita bisa melanjutkan nya di rumah!"
saat aku mulai berjalan,aku bisa mendengar suara kecil Kyoko,meskipun dia berbicara sangat rendah tapi itu tidak akan pernah lepas dari telingaku.
aku bersemangat untuk kembali ke rumah sekarang,aku berjongkok dan menunggu Kyoko naik.
"kenapa?,cepatlah naik agar lebih cepat!"
aku berkata saat melihat Kyoko diam saja ,aku melihatnya menundukkan kepalanya dan dia tersipu lagi.
"i-itu,ba-bagian bawahku basah jadi aku takut membuatmu tidak nyaman"
Kyoko berkata dengan suara rendah hampir tidak terdengar,tapi aku yang manusia abnormal mana mungkin tidak mendengar itu.
"o-oh begitu ya,kalau begitu lanjutkan berjalan saja!"
meskipun aku tidak keberatan,tapi melihatnya sangat malu aku jadi tidak enak untuk memaksanya jadi kita berdua hanya bisa pulang dengan berjalan kaki.
30 menit kemudian..
"aku pulang!"
Kyoko berseru seperti biasa,dan beberapa saat kemudian pintu terbuka menampakan sosok dewasa dari Kyoko.
"okaa-san?"
Kyoko berkata saat melihat wanita itu,aku melihat wanita itu entah kenapa merasa sedikit kecewa di hati.
(a/n:karena ada mama nya Kyoko,scene dewasanya di tunda dulu ya pemirsah:v)
"yap!,oh Akatsuki-kun juga datang ya,silahkan masuk!"
aku mengangguk dan mengikuti Hori ke dalam,saat itu seorang anak laki-laki memeluk kaki ku.
"ya!,onii-chan sudah datang!,onii Chan,ayo mewarnai gambar bersama!"
itu adalah sota yang memeluk kaki ku,aku tersenyum padanya kemudian menemani dia mewarnai gambar.
aku sudah sering bermain dengan sota dan kadang kadang membelikan nya beberapa buku mewarnai.
dia akan senang jika aku menemaninya menggambar,karena skil menggambar ku sudah sangat tinggi.
karena selain latihan,selama ini aku juga berlatih menggambarkan dan membuat novel.
kalau novel aku sudah banyak menulis,tentu nya aku menulis yang populer,aku berniat menerbitkan mereka saat aku aku kembali ke kuoh,tidak ada alasan untuk itu.
"kalian!,makan siang sudah siap,ayo cuci tangan dulu!"
saat aku menemani sota,aku mendengar suara lembut Kyoko dari dapur,dia sedang membantu ibunya memasak.
aku mengangguk dan membawa sota ke meja makan,kami makan dengan tenang tapi sesekali ibu Kyoko menggoda ku dan Kyoko.
setelah makan,aku seperti biasa menonton film horor yang sangat di sukai Kyoko.
mengingat saat Kyoko tertawa pada scene pembunuhan,aku menjadi tahu alasan kenapa dia menjadi begitu tenang setelah melihat ku membunuh iblis itu.
"mungkin aku tau kenapa kau cepat menerima dunia yang sebenarnya ya Kyoko,menonton film seperti ini saja kau bisa tertawa,tidak heran tadi kamu begitu cepat menjadi tenang setelah melihat ku membunuh,haha"
aku berkata pada Kyoko yang meringkuk di pelukan ku,dua hanya fokus menintin film dan tidak peduli saat aku memainkan gunung suci miliknya,meskipun akan ada beberapa erangan manis yang keluar.
"ya, sejujurnya aku sedikit bersemangat saat melihatmu membunuh,meski Monster nya terlihat jelek,tapi itu di imbangi oleh sosok tampanmu,hehe"
Kyoko menjawab dengan sedikit bersemangat,aku melihat itu sweetdrop dengan sisi masokis nya.
meskipun tidak sering keluar,tapi Kyoko adalah gadis yang suka di perlakukan dengan kasar olehku.
"yah kalau begitu,apakah kamu mau mencoba belajar sihir,Kyoko?"
aku bertanya dan dia menjadi terlihat bersemangat.
"mungkin lain kali,saat ini aku hanya ingin kehangatan mu tsuki-kun"
ucap Kyoko saat dia berbalik badan dan meraih leherku,dia memejamkan matanya dan mendekatkan bibirnya.
aku merespon dengan tenang dan saat itu bibir kami saling terhubung kembali.
"mm~"
erangan manis terdengar saat aku mulai menyerang mulutnya dengan lidahku.
tanganku menjadi tidak jujur dan meraih gunung kembar miliknya dan kemudian memainkan nya.
tidak puas dengan itu,tangan ku kemudian masuk melalui celah baju miliknya dan menemukan kelembutan sehati dari gunung kembar milik nya.
"hmn~bisakah kita pindah ke kamar?"
saat aku akan melanjutkan,Kyoko bertanya dengan malu,tentu aku mengangguk dan membawa nya ke kamar dengan Gendingan gaya bridal.
"kita seperti pengantin baru saja ya,haha"
aku tertawa saat membawa Kyoko ke kamar ala pengantin baru.
"hmm~kalau itu terjadi aku akan sangat senang"
Kyoko berkata dengan suara manis dan penuh cinta.
saat ini makan sudah datang dan bulan sudah menampakan dirinya dengan indah,dia bersinar terang saat kedua pasangan itu memasuki kamarnya.
Putri Kaguya di sana merasa sangat cemburu saat melihat nya
(ini hanya omong kosong ya wkwkwk)
setelah sampai di kamar aku langsung dengan lembut menempatkan Kyoko di tempat tidur.
setelah beberapa saat,kami benar benar tidak memiliki apapun di tubuh kami,Kyoko melihat batang surgawi ku yang sudah berdiri tegak bak mencari keadilan dengan wajah merah.
'be-besar,a apakah itu muat?'
aku kemudian kembali mencium dan kali ini aku mencium nya di mana mana.
tangan ku tidak jujur dan bermain di gua suci miliknya,setiap gerakan ku membuat Kyoko mengeluarkan erangan manis dan membuatku tambah bersemangat.
setelah beberapa menit,aku kemudian menempatkan batang surgawi ku di goa suci miliknya.
aku melihat Kyoko dan meminta konfirmasi,dia mengangguk dengan takut takut.
melihat dia mengangguk,aku kemudian mulai perlahan menerobos goa suci miliknya dengan senjata legendaris dari surga.
"ahn~"
saat merasakan guanya di terobos oleh sesuatu,Kyoko tidak bisa menahan rintihan manisnya.
aku bisa merasakan segel suci yang menghalangi jalan senjata legendaris ku menuju inti dungeon milik Kyoko.
jadi aku menggunakan mantra jelas legendaris dan memperkuat senjataku dan.
"argh,sekarang aku milikmu,tsuki Kun!"
aku berhasil menerobos segel super kuat yang di miliki oleh dungeon Kyoko.
aku kemudian perlahan mulai menggerakan pinggulku dan suara manis Kyoko terus terdengar.
"ahn~lebih tsuki-kun"
seperti itu lah aku menghabiskan malam ku dengan Kyoko di bawah sinar bulan yang entah kenapa hari ini lebih terang.
di ruangan sebelah,tepatnya kamar Yuriko Hori selaku ibu Kyoko.
"Ara,mereka terlalu bersemangat sampai sampai melupakan ku yang di sebelah ruangan,enaknya masih muda"
(a/n:maksud nya bukan gak ngajak ngajak,tapi Kyoko dan Akatsuki lupa kalo ibunya masih ada di rumah!)