
ke esokan paginya,jam 06.30
Akatsuki pov.
lagi lagi,aku membuka mataku dengan kesal saat sinar matahari mulai menggangguku.
aku melihat sekeliling dan akeno masih tertidur dengan lelah di dadaku,aku tidak yakin apakah dia bisa bersekolah hari ini atau tidak.
bagaimanapun,kemarin adalah pengalaman pertama nya dan mungkin akan ada yang sakit di beberapa bagian.
aku tersenyum dan mencium rambutnya dengan kasih sayang.
tampaknya merasakan gerakan ku dia dengan lelah membuka matanya dan menatapku dengan imut.
pikiran nya masih kacau sekarang jadi dia terdiam beberapa detik,pipinya kemudian memerah saat mengingat kegiatan malam tadi.
seolah mengingat sesuatu dia kemudian menatapku dengan khawatir,aku mengangkat alisku dengan bingung.
"tsuki Kun,tadi malam kau mengeluarkan terlalu banyak di dalam,bagaimana jika aku hamil?"
dia berkata dengan khawatir,tapi aku melihat sedikit kebahagiaan di tatapan nya,ah~dia mungkin tidak menghawatirkan dirinya sendiri tapi menghawatirkan ku,mungkin dia khawatir aku akan mendapat kan reputasi buruk.
aku tersenyum lembut,dan mengelus kepalanya,mencium bibirnya dengan murni aku kemudian menatapnya kembali.
"memangnya kenapa?,bukankah akan menyenangkan untuk membesarkan bayi bayi imut?"
aku berkata dengan senyum lembut,tapi aku tahu kalau itu tidak mungkin terjadi sekarang.
vitalitas dalam setiap tubuhku sangatlah besar,bahkan setetes darah ku lebih kuat dibandingkan darah naga.
jadi tidak mungkin untuk sekarang jika akeno akan mengandung,karena perbedaan vitalitas kami di sistem reproduksi.
mungkin sel telurnya tidak akan menanggung vitalitas sel ****** ku dan akhirnya tidak akan terjadi apa apa.
tapi akeno tidak tahu,dia memerah saat mendengar ucapan ku dan matanya si penuhi kegembiraan.
"bayi lucu..bayi lucu..."
dia terus bergumam saat mengelus perutnya,aku merasa kehilangan saat melihat tingkah nya.
sepertinya aku harus segera mencari cara untuk mengatasi hal ini,kalau tidak ,di masa depan mungkin akeno benar benar menginginkan bayi.
"yah~bagaimana pun,sekarang kita harus pergi ke sekolah,ini adalah Ari pertama semester baru mu kan?"
aku berkata dengan lembut,dia kemudian berhenti mengelus perutnya dan menatapku,dia mengangguk saat mengingat itu.
"nee~hime,apakah kau benar benar menginginkan bayi?"
aku bertanya dengan emosional saat melihat tingkah lakunya tadi,dia sangat bahagia saat mengelus perutnya.
"emm~sebenarnya mungkin akan menyenangkan untuk membesarkan seorang bayi kecil,tapi memikirkan usia kita saat ini seperti nya bukan waktu yang tepat,tapi jika itu benar benar terjadi aku akan sangat bahagia!"
dia dengan lembut berkata sambil mengelus rahimnya,aku melihat itu mau tidak mau merasa menyesal di hati ku.
sepertinya sesegera mungkin aku harus mencari solusi agar akeno dapat mengandung.
kemudian, aku ingat kalau ada misi untuk pergi ke dunia hokage,dan aku ingat meski dunia hokage itu kekuatan nya tidak terlalu tinggi.
tapi ada beberapa teknik yang menentang hukum,seperti yin dan yang,waktu dan bahkan kematian.
"begitu ya,kalau begitu seperti nya aku harus bekerja kerah,hehehe"
aku berkata dengan menggoda,akeno mendengar itu menjadi sangat malu dan bahagia di saat bersamaan.
(a/n:****,bayangin MC Gendong loli kecil yang imut terus di karungin sama pembaca,lalu setelah itu MC menggedor pintu sang pembaca dan meledakan bumi kita dengan Ki blast!:v)
"mo~jangan menggoda ku terus, Tsuki-kun Kun!"
akeno cemberut dan memukul dadaku dengan lucu,tapi kemudian berhenti dan menatapku penuh minat.
"ngomong ngomong,apakah aku memiliki saudara perempuan atau semacamnya,tsuki kun~?"
akeno berkata dengan penasaran,setelah malam tadi dia menyadari kalau akatsuki adalah seorang pro.
bukannya dia tidak senang,dia malah bahagia karena itu,yang dia pikirkan adalah dia ingin seseorang untuk membantu nya menjinakkan akatsuki di tempat tidur.
"bagaiman ya,apa kau akan marah.?"
aku berkata dengan canggung,tapi melihat dia menggeleng kan kepalanya aku sedikit lega.
aku kemudian mulai menceritakan tentang Kyoko dan bagaiman aku jatuh cinta dengan nya,dia mendengarkan dengan penuh minat dan setiap saat akan ada senyum yang bocor.
"begitu ya,kuharap aku bisa bertemu dengan nya "
aku mendengar itu sedikit panik
"tunggu,kau tidak akan melakukan sesuatu yang buruk kan?"
dia menjawab dengan cemberut,aku menghela nafas lega kemudian bangkit dari tempat tidur.
"baiklah, saat nya berangkat hime,apa kau ingin aku mengantar mu ke apartemen rias?"
aku bertanya saat melihat dia mulai berpakaian,meski kelebihan tapi sebagai mahluk supranatural dia seperti nya tidak terlalu kesakitan setelah pengalaman pertama nya.
"tidak perlu,aku bisa berteleportasi ke sana sendiri jadi tidak perlu khawatir,ya?"
dia tersenyum dan aku mengangguk dengan dengan sedikit khawatir.
dia kemudian selesai berpakaian,aku mengajak nya keluar dari kamar.
setelah turun ke bawah,aku melihat orang tua ku menatap kami dengan penuh minat,aku menghela nafas dan tersenyum tak berdaya.
"ayah,ibu,namanya himejima akeno,dan dia adalah kekasihku"
aku memperkenalkan akeno dengan santai,akeno memerah saat di tatap oleh ibuku dengan penuh minat.
"tunda dulu pertanyaan nya ya,aku akan mengantar nya pulang dulu,kalau tidak kami akan terlambat ke sekolah!"
melihat tatapan ibuku,aku tahu kalau dia akan bertanya aneh aneh,aku segera menarik akeno dan membawanya keluar.
berjalan menjauh dari rumah,aku segera sampai di tempat sepi.
"baiklah aku pergi dulu, tsuki Kun!"
"ya,sampai jumpa di sekolah!"
dia mengangguk dan kemudian menghilang di bawah lingkaran sihir.
normal POV.
setelah menghilang,akeno segera tiba di apartemen milik keluarga gremory,dia tiba di sebuah kamar yang mewah bak hotel bintang 5.
di sana seorang gadis berambut merah sudah menunggunya sambil menghentakan sepatu nya dengan kesal.
rias,setelah merasakan kedatangan akeno dengan teleportasi dia menjadi kesal.
dan setelah melihat akeno,dia segera mendatangi nya,tapi berhenti saat mencium bau khusus tertentu.
dia menatap akeno dengan luar biasa,akeno mengabaikan nya dan segera lari ke kamar mandi.
dia masih belum membersihkan dirinya setelah semua,rias melihat itu wajahnya menjadi memerah.
"dia melakukan nya...bagaimana dia bisa tidak tahu malu seperti itu,apakah itu karena cinta?"
rias berkata dengan suara samar,dia juga ingin merasakan mencintai seseorang.
dia kemudian memegang kepalanya,tepat di bekas elusan tangan akatsuki.
dia merasa jantungnya berdetak kencang saat itu,wajahnya menjadi memerah kemudin menggelengkan kepalanya.
"tidak tidak rias,dia adalah kekasih akeno aku tidak boleh berfikir seperti itu!"
dia berkata seperti itu,tapi kesedihan di hatinya tidak hilang dan malah menjadi semakin rumit.
"ara~apakah presiden(buchou) menyukai tsuki Kun,ah~sangat manis"
saat ini akeno di kamar mandi mendengar gumaman rias berkata.
"apa yang kau katakan!,mana mungkin aku menyukai nya,apalagi dia adalah kekasihmu!"
rias membantah dan merasakan hatinya sakit di hatinya,dia juga ingin merasakan di cintai dan mencintai,dia ingin terbebas dari pertunangan nya dengan ayam bakar riser.
"ara~kau tau rias,sepertinya aku tidak akan keberatan jika kau menyukai nya,tapi itu tergantung apakah tsuki-kun juga menyukai mu atau tidak,fufufu"
"hah~kenapa kau berkata seperti itu,apakah kau tidak cemburu!?"
"hmm~bagaiman yah,aku cemburu tapi aku juga tidak ingin kehilangan nya karena keegoisan ku,lagipula aku yakin dia akan mencintai kita dengan tulus dan tidak akan pilih kasih"*akeno*
"pokoknya,aku tahu dia seperti apa,dia adalah seorang pria yang mengutamakan orang terdekatnya dan tidak akan peduli yang lain,bahkan mungkin jika dia sudah menyukai mu dia tidak akan pernah melepaskan mu sampai kapan pun,fufufu"*akeno*
"...."
tidak ada jawaban dari rias,tapi mukanya memerah saat ini setelah mendengar ucapan Akeno.
"begitu ya,kuharap apa yang kau katakan itu akan terjadi"
rias berkata dengan suara samar berharap akeno tidak mendengar nya.
"ara~satu lagi gadis yang jatuh ke cengkraman tsuki Kun,fufufu"
______________________________
(a/n:jika ada yang gak setuju kalo rias juga masuk ke Harem MC gw gak peduli,gw bikin novel ini untuk gw baca sendiri dan supaya ingat plot anime dxd,jadi jika ada yang tidak puas gw juga gak peduli heheh)