
«sebelum membaca,gw ada perubahan sedikit nih tentang plot yang salah di chapter sebelumnya,MC itu jadi murid pindahan di akademi kuoh pas semester 2,atau setelah liburan musim panas?»
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
beberapa saat kemudian,daerah tempat akeno dan rias saat ini sudah penuh kawah dan beberapa pohon tumbang, akatsuki melihat mereka saling memberi bahu di bawah karena kelelahan.
dia menghampiri mereka,dan melihat kondisi mereka berdua,dia menghela nafas lega saat tidak melihat satupun luka di tubuh mereka berdua.
meski terlihat berbahaya, akatsuki tentu tahu kalau mereka hanya bermain main dan sama seperti di animenya juga,dia perlahan mendekati akeno dan membawanya ke pelukan.
akeno memerah saat di peluk oleh Akatsuki,tapi dia dengan cepat menenangkan dirinya sendiri mengingat akatsuki selalu memperlakukan nya seperti itu diwaktu kecil.
"apakah kalian lelah,tidak pulang saja?"
"meski kalian ini iblis,tapi sebagai seorang gadis,kalian tetap tidak boleh begadang lho"
Akatsuki berkata apa rias dan akeno dengan sedikit kekhawatiran, tentu saja dia tidak terlalu khawatir karena dimana-mana kelalawar itu mahluk nokturnal.
apa lagi seorang iblis,mereka biasanya bekerja di malam hari yah walaupun di dunia ini iblis nya sedikit berbeda sih dengan iblis yang di gambarkan.
"hmm~tapi aku ingin lebih lama bersama mu,tsuki-kun~"
dengan suara manis,berbeda dengan kepribadian akeno yang biasanya penuh pesona,saat ini dia seperti gadis yang ingin di manjakan oleh orang yang di cintai nya.
Akatsuki tersenyum lalu mengelus rambut akeno,mencium pipinya sebentar dan kemudian tersenyum.
"oh~kalau begitu,apakah kau mau menginap di rumahku,akeno?"
Akatsuki berkata dengan bercanda,ingin melihat reaksi akeno saat ini,tapi akeno mendengar itu malah mendaki bersemangat dan memeluk akatsuki dengan erat.
"oke!,nee rias,malam ini aku akan menginap di rumah tsuki-kun ya,kau kembali duluan!"
dengan wajah yang senang,ucapan Akeno di lontarkan dengan penuh semangat dan kebahagian,rias melihat itu tadinya ingin menolak tapi kemudian berhenti dan menghela nafas.
"terserahlah,tapi jangan sampai terlambat besok,karena besok adalah hari pertama kita di semester 2!"
ucap rias dengan wajah kesal,lalu seperti sebuah hologram dia menghilang di bawah lingkaran sihir berwarna merah.
"jadi,ayo pulang tsuki Kun!"
"o-oh, baiklah!"
dengan bersemangat,akeno menarik tangan akatsuki tapi akatsuki saat ini menolak untuk bergerak.
karena perbedaan kekuatan akeno tidak dapat menarik akatsuki,dia menoleh dengan ragu dan melihat akatsuki menatapnya dengan rindu.
Akatsuki kemudian menangkap pinggang ramping akeno dan memeluknya dengan erat.
"aku merindukan mu akeno,sungguh aku minta maaf karena aku tidak menemui mu selama ini!"
Akatsuki berkata dengan samar saat memeluk akeno,dia merindukan gadis kecil yang dulu bermain dengan nya,tapi karena ada rias,dia tidak bisa begitu saja melampiaskan rasa rindunya di depan rias.
akeno mendengar perkataan Akatsuki,tubuhnya bergetar karena kebahagiaan,sebelumnya,dia berfikir akatsuki tidak merindukan nya karena kurangnya antusiasme saat bertemu dengan nya.
tapi dia menyadari sekarang,karena adanya rias mungkin dia menahan diri,dengan senyum yang terlukis di bibirnya dia membalas pelukan akatsuki.
di bawah sinar bulan yang dingin,kedua orang itu saling berpelukan dengan penuh kasih dan rindu,pemandangan yang cukup bagus jika ada yang melihatnya.
setelah beberapa menit, akatsuki melepaskan pelukan nya dan kemudian menatap akeno dengan lembut.
akeno membalas tatapan akatsuki dengan mata sayu dan tidak kalah lembut dari akatsuki.
Akatsuki mengulur kan tangan nya dan mengangkat dagu akeno,dia menurunkan sedikit tinggi badan nya dan menyamakan dengan akeno.
*chuu
kedua bibir kemudian saling bertemu kembali setelah beberapa tahun tidak bertemu,kedua nya menutup mata dan menikmati kelembutan masing masing.
ciuman itu tanpa di duga bertahan lama,keduanya bukan manusia dan kekuatan mereka juga tidak lemah.
sebenarnya tidak masalah untuk menahan nafas selama 30 menit lebih,apalagi akatsuki,dia bahkan tidak perlu bernafas.
tapi ciuman itu terpisah setelah 10 menit,keduanya saling memandang dengan rindu.
"aku ingin...lebih"
dengan perkataan akeno,kedua bibir itu kemudian kembali bersatu dan kali ini bukan ciuman polos yang terjadi.
saat rangsangan mencapai titik mendidih,mereka tangan mereka berdua mulai menjadi liar.
tangan akatsuki dengan nakal mulai merayap menuju oppai akeno yang ukuran nya abnormal.
"ahn~"
suara manis terdengar saat tangan akatsuki menekan suatu tombol di gunung itu,suasana di antara keduanya menjadi semakin panas.
menyadari hal hal akan berlanjut ke arah yang menyenangkan, akatsuki langsung menggunakan sihir teleportasi dengan pikiran nya.
tiba di kamar nya yang berada di keluarga hyodou,dia dengan lembut membaringkan tubuh akeno di tempat tidur.
"kau yakin?"
dengan penuh perhatian, akatsuki bertanya pada akeno.
"ya,aku sudah menantikan ini"
dengan anggukan kecil,wajah akeno merah padam setelah mengatakan itu, akatsuki melihat' konfirmasi itu dan kemudian melanjutkan.
dia kemudian mulai membuka semua pakaian di tubuh akeno,melihat tubuh akeno yang begitu sempurna dua langsung mendecakan lidah nya dengan kagum.
di tatap seperti itu,akeno merasa senang di hatinya.
dan kemudian kedua nya mulai menikmati waktu mereka sendiri ruangan di penuhi oleh suara manis akeno sepanjang malam.
dalam latihan, akatsuki menyesuaikan akselerasi maju mundur dalam gerakan dalam pertemuan.
akeno mendengarkan setiap nasihat akatsuki dengan patuh dan menikmati latihan mereka.
nafas akatsuki semakin berat setelah 2 jam latihan dengan akeno, begitu juga akeno yang sudah hampir pingsan karena beratnya latihan akatsuki.
setelah mencapai titik terobosan, akatsuki merasa akan ada semburan energi dari dalam tubuhnya.
setelah beberapa saat semburan energi putih murni menyembur dan akeno sesudah mencapai batas,tubuhnya menjadi melengkung dan lidahnya menjulur karena kelelahan.
(a/n:bukan latihan,bagi para pro reader mengerti lah:v)
melihat akeno tertidur, akatsuki menghela nafas dan membaringkan akeno di dadanya.
tanpa di ketahui olehnya, sekeluarga hyodou kecuali Issei yang menginap di rumah teman nya tidak bisa tidur saat ini.
ayah dan ibu akatsuki memiliki imajinasi lucu saat ini,di dalam nya mereka sedang menggendong selusin bayi bayi lucu dengan gembira.
TBC.