
setelah beberapa menit terus mengoceh, Akatsuki akhirnya bisa menghela nafas lega saat mengakhiri penjelasan nya.
"kamu bilang,mahluk tadi adalah iblis liar?"
"dan juga dunia ini ternyata masih ada sisi supranatural nya yang mencakup semua mahluk yang di tulis dalam legenda mitologi?"
"aku tidak pernah menyangka kalau dunia ini begitu rumit"
setelah mendengar penjelasan singkat dari Akatsuki,Kyoko hari ini seolah telah membuka matanya untuk pertama kali.
semua sejarah dan legenda yang dia baca dari buku sejarah atau dongeng,ternyata memang ada di dunia ini.
Kyoko menatap Akatsuki dengan tatapan luar biasa,tangan nya di secara tidak sadar menutupi mulutnya yang terbuka lebar.
dia tidak pernah berpikir kalau dalam hidupnya dia akan mengalami kejadian yang bersifat metafisika atau supranatural.
apalagi setelah melihat iblis yang dia lihat sebelum nya.
"terus,apakah semua iblis di dunia ini semuanya terlihat jelek dan mudah m*ti seperti iblis tadi?"
Kyoko bertanya dengan penasaran setelah dia menenangkan dirinya,mengingat wujud iblis liar yang begitu jelek tapi langsung ma*i dengan sekali serang oleh Akatsuki.
"e-eto...bagaimana menjelaskan nya ya?,sebenarnya iblis liar tadi merupakan salah satu iblis kelas tinggi di dunia ini dan juga bagi orang lain mungkin sangat kuat!"
Akatsuki menjelaskan dengan canggung,memang bagi mahluk supranatural lain nya iblis kelas tinggi merupakan eksistensi yang kuat,tapi baginya level kekuatan seperti itu sudah tidak ada di matanya.
"dan untuk bentuk tubuh mereka,tidak semua iblis seperti itu,di dunia bawah semua orang juga mirif manusia dan bahkan tingkat budaya mereka menyamai daratan manusia!"
Akatsuki menjelaskan dengan lambat supaya Kyoko mengerti,dia mengingat struktur geografis dari wilayah mekai(dunia bawah)yang setara dengan dunia manusia dalam bidang teknologi.
mungkin lebih tinggi karena mereka mengintegrasikan sihir pada teknologi mereka,di dunia bawah hologram bukan lah sesuatu yang luar biasa.
"lalu kenapa tadi dia langsung terbunuh?-ugh!"
Kyoko bertanya sambil mengingat pertarungan cepat antara Akatsuki dan iblis liar,kemudian dia mengingat mayat iblis liar yang berlubang dua menjadi mual.
"hehe,karena aku kuat,mungkin?"
Akatsuki menjawab dengan canggung,dia sebenarnya tidak terlalu suka memamerkan kekuatan nya,apalagi pada Kyoko yang sama sekali tidak mengerti perbedaan kekuatan.
"mungkin?,kenapa jawabanmu setengah setengah seperti itu,membuat ku kesal saja!"
mendengar jawaban setengah setengah dari Akatsuki, Kyoko sedikit kesal karena nya,dengan pipi menggembung dia membuang muka dari Akatsuki dengan imut.
melihat itu,Akatsuki terkekeh lalu mencubit hidung Kyoko dengan kasih sayang.
"sudah lah,ayo pulang dulu,nanti ku ceritakan lebih banyak tentang dunia ini kepadamu?"
Akatsuki membujuk Kyoko dengan mengelus kepalanya dengan penuh kasih sayang,di taman yang hening kedua remaja berbeda gender itu saling menatap dengan penuh cinta dan kasih sayang.
Kyoko mengangguk dengan patuh dan kemudian naik ke punggung Akatsuki.
Akatsuki sweetdrop dengan kelakukan Kyoko yang manja,tapi dia hanya menghela nafas dengan lelah dan mulai berjalan ke rumah Kyoko.
tiba tiba dia merubah arah dan pergi ke tempat yang lebih sepi,dia berniat mengakui semuanya termasuk akeno,dia tidak ingin hal itu terus menjadi belenggu di hatinya.
"ke-kenapa kita ke sini tsuki-kun,a-aku belum siap untuk itu!"
dengan wajah yang sudah memerah,dia berkata pada Akatsuki yang memiliki keringat di dahinya.
"apa yang kupikirkan!,aku hanya ingin menceritakan hal yang penting kepadamu"
Akatsuki berkata dengan sedikit gugup,dia merasakan sakit yang menyengat di hatinya saat dia memikirkan situasi terburuk setelah Kyoko mendengar tentang akeno.
dia kemudian duduk di bawah sebuah pohon yang cukup besar dan di sana teduh.
Kyoko langsung duduk di Di antara kedua kaki Akatsuki,mereka menikmati angin sepoi-sepoi yang berhembus dan beberapa untaian rambut mereka berkobar.
saat uni Kyoko memiliki suasana hati yang baik,berbeda dengan Akatsuki yang saat ini sangat gugup.
semuanya di jelaskan dengan jujur tanpa menyembunyikan apapun,saat Kyoko mendengarnya dia langsung tertegun.
tubuhnya sedikit bergetar,dan air mata kemudian mulai mengalir dengan cukup deras,dia kemudian mengingat kembali hari hari dengan Akatsuki.
melihat itu, Akatsuki seolah tersambar petir langsung ke hatinya,seolah olah di tusuk oleh ribuan jarum dan di sayat oleh silet.
(*lebay amat lu njir,gendre Harem tapi bikin nangis cewek,hayo gimana:v -dxd)
"la-lalu kenapa kau mendekatiku?,apakah hanya untuk hiks hiks menyakitiku?,atau karena kamu kasihan,tolong jelaskan hyodo!"
tanya Kyoko di iringi tangisan yang membuat Akatsuki merasa teriris di hatinya.
tak tahan melihat itu,Akatsuki langsung memeluk Kyoko dengan erat,pihak lain berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan pelukan itu.
"kenapa! hiks kenapa!"
dia terus menangis saat bertanya tentang alasan Akatsuki mendekatinya,dia berfikir kalau Akatsuki hanya kasihan tentang kehidupan nya.
"karena aku mencintaimu!"
hanya itu yang keluar dari mulut Akatsuki,itupun dia berkata dengan hati hati karena takut akan membuat Kyoko lebih sakit hati.
"lalu bagaimana dengan akeno yang kau ceritakan?!,apakah kau hanya mempermainkan nya atau apa!"
Hori bertanya dengan suara keras,mengira kalau Akatsuki adalah baj*Ngan yang suka mempermainkan hati wanita.
"aku juga mencintainya,aku tahu kalau aku adalah sampah,tapi aku mencintai akeno dan dirimu dengan tulus"
"saat pertama kami kita bertemu,aku langsung terpesona oleh aura mu yang begitu optimis,aku tulus mencintai mu Kyoko!,tolong jangan membenciku!"
"bahkan,saat pertama kali kamu memasak untuk ku,aku sampai berkhayal kalau kamu di temani oleh versi mini dari kita berdua!"
(a/n:versi mini taulah:v)
saat ini Akatsuki memeluk Kyoko lebih erat seolah takut dia tiba tiba menghilang,sementara itu hati Kyoko lebih tenang setelah mendengar perkataan Akatsuki.
kemudian dia mulai berfikir lebih jernih,tentang identitas Akatsuki,tentang situasi dunia yang sebenarnya,tentang akeno yang di ceritakan Akatsuki,dan kemudian dia mengingat semua hari hari yang indah bersama Akatsuki.
'tidak!,aku tidak ingin berpisah dengan nya,tsuki kun sudah mengisi hari hari ku yang tidak pernah kumiliki,ya!,aku tidak ingin melepaskan nya!,tidak peduli berapa wanita yang dimiliki Akatsuki,aku hanya perlu menjadi yang pertama kan?'
(*lari bego,mode yandere Hori aktif buruan lari,nanti kena potong mampus lu!!*-dxd.
Akatsuki tidak tahu apa yang di pikirkan oleh hori,karena saat ini dia sedang menunggu respon dari Hori,dia siap menerima tamparan yang akan di lakukan oleh hori.
tapi saat ini dia merasakan sensasi lembut di bibir nya,dia membuka matanya perlahan dan terkejut saat mengetahui kalau dia di cium oleh Kyoko.
ciuman polos tanpa na*su,hanya ada cinta yang keluar dari hati mereka berdua,dan setelah beberapa saat kemudian ciuman mereka terpisah meninggalkan seutas air liur yang seolah mengikat cinta mereka berdua.
"kalau begitu,jadikan aku yang pertama,tsuki Kun!"
Kyoko berkata dengan senyum manis,dia sudah memutuskan kalau dia tidak akan pernah melepaskan cinta mereka.
Akatsuki melihat senyum Kyoko entah kenapa sedikit merinding karenanya.
"hmm,apapun untuk mu,darling!"
"tapi aku tidak akan memperlakukan siapapun dengan berbeda di antara kita,kalian berdua nomor satu di hatiku"
Akatsuki berkata dengan lega,dan melanjutkan dengan tegas,dia tidak pernah berniat membedakan posisi siapapun di hatinya.
dia dengan lembut mengangkat Kyoko dan menyudutkan nya di pohon.
dan....
TBC.
(a/n:ahem! maaf kalo scene drama nya terlalu buruk,karena sebenarnya author sama sekali gak berniat untuk membuat novel ini jadi penuh drama,scene ini hanya khusus untuk pengajuan MC pada,gw ngebuat scene ini karena gak tau gimana cara mereka bisa bersatu jadi seperti itulah,kalo yang pernah nonton pasti tahu kalau anime horimiya itu bukan anime Harem,jadi sedikit susah untuk membuat Hori menerima MC yang penuh warna,jadi gw memutuskan untuk membuat scene ini,moga kalian suka hehe:v)