DxD:TEBAS SEGALANYA!

DxD:TEBAS SEGALANYA!
18.hori..


melihat anak itu,aku tiba tiba merasa kalau takdir sedang memainkan masalah padaku.


ya,anak yang ku tolong adalah sota,dia adalah adik dari karakter utama anime horimiya,Hori kyoko.


"hey dek,dimana rumahmu?"


aku bertanya kepada sota,aku hanya bisa menghela nafas dan mengikuti yang takdir inginkan.


"umm,rumahku di ×××× blok ×××××"


anak yang pintar,sota menjawab ku tanpa gugup,menurutku dia adalah anak yang pintar,bahkan aku tidak bisa mengingat alamat rumah saat seumuran dengan nya.


"bagaimana kalau onii-chan antar?"


aku bertanya dengan senyum lembut,dia mengangguk kemudian aku mengambil lengan nya.


"ngomong ngomong,siapa namamu dan kenapa kau sendirian?"


aku bertanya pada sota,meski aku tidak terlalu ingin tahu,tapi karena suasana yang hening aku jadi tidak bisa menahan nya untuk bertanya.


"namaku Sota,aku sedang bermain tadi,tapi tiba tiba ada anjing yang mengejar ku,untungnya onii-chan datang mengusir anjing itu"


sota menjawab dengan beberapa air mata yang terjatuh,wajar saja jika dia ketakutan,aku pun jika seumuran dengan nya pasti akan ketakutan.


(umur normal bukan umur setelah reingkarnasi)


aku berjongkok dan menyamakan tinggi ku dengannya,meskipun bukan gayaku untuk menghibur seorang anak,tapi aku juga masih memiliki hati nurani jadi aku tidak enak saat melihat nya menangis.


aku menghapus air matanya dan kemudian tersenyum.


"nah..jangan takut,sekarang sudah tidak apa apa,laki laki itu tidak boleh sering menangis!,ingat ini laki laki hanya bisa menangis saat mereka bahagia,jadi jika kamu sedang ketakutan, jangan menangis tapi lawan ketakutan itu dan terus maju!"


"kau tau, 🐕 anjing tadi tidakenakutkan loh,apa kamu mau tau?,onii Chan ini pernah melawan monster yang sangat mengerikan!!"


(*tidak apa apa berbicara seperti itu kepada anak anak di dunia supranatural,tapi yang sedang kau hibur itu anak manusia biasa bodoh!*-dxd)


diamlah,aku ini belum pernah menghibur seorang anak jadi mana mungkin aku bisa menghiburnya dengan cara normal!.


"benarkah!!,apa kah onii-chan itu super Hero!"


(*bukan,dia adalah mahluk abnormal yang bisa hidup di kekosongan!*-dxd)


tidak akan ada yang mendengar mu,jadi diam sebentar.


"tentu saja!,apa kamu mau lihat kekuatan super onii-chan?"


aku bertanya dengan senyum saat melihat dia memiliki ekspresi antusias di wajahnya,matanya berbinar dan beberapa bintang berputar di sana,ini pasti hukum anime legendaris telah terjadi.


"ya!"


dia menjawab dengan semangat saat mendengar ucapan ku,aku terkekeh dan mengambil tangan nya.


"tapi kamu harus berjanji,tidak akan pernah memberi tahu kepada siapa pun!"


aku berkata dengan senyum,dia mengangguk dengan patuh.


"lihat ini!"


aku melambaikan tangan ku,dan kemudian aku mengendalikan mana untuk membuat sebuah hologram kupu kupu.


"wahh...hebat!!"


dia berseru dengan semangat saat melihat sihir sederhana yang kulakukan,aku menepuk kepalnya dan melanjutkan perjalanan.


"aku pulang!"


teriak sota saat kita sampai di sebuah apartemen yang cukup besar,setelah menunggu beberapa saat aku bisa merasakan aura Ki yang mendekat ke pintu.


aura Ki itu sangat murni dan positif,yang artinya yang memiliki aura Ki tersebut adalah seseorang yang selalu bekerja keras dan tidak pernah mengeluh.


tapi aku juga merasakan sedikit aura kesepian dari Ki nya.


pintu terbuka,dan kemudian seorang gadis yang imut menurutku,apalagi di bagian dada,sangat imut!.


(a/n:imut biasanya di gunakan pada sesuatu yang terkesan kecil,jadi Taulah maksud MC kalo dada Hori itu imut😂)


keringat yang menetes di dahi,pakaian yang di pakai nya juga terkesan biasa,tapi yang yang membuat ku kagum adalah aura positif yang memancar darinya membuat ku merasa nyaman.


berbeda dengan di sekolah,sosok yang terkesan elegan dan serius,sekarang dia terlihat seperti ibu rumah tangga yang mengerjakan semua pekerjaan rumah.


"so....ta?"


dia berkata setelah melihat sota di gandeng oleh ku,dia kemudian menghampiri sota dan aku.


"selamat datang kembali,dan..??"


dengan wajah penasaran dia menjawab sota,kemudian dia melihat ke arahku dengan bertanya.


"ah..tadi aku melihatnya terjatuh,jadi aku membantunya"


"dia anak yang pintar,aku menanyakan alamat rumahnya dan tidak aku sangka dia mengingat nya,jadi aku mengantarnya ke sini!"


aku menjawab dengan santai sambil mengelus rambut sota,sungguh ini bukan gayaku untuk menghibur anak kecil seperti ini.


"baiklah kalau begitu,aku pergi dulu,sampai jumpa di sekolah, Hori-senpai!"


aku keluar ruangan dan kemudian melambai,tapi saat aku akan melangkahkan kakiku,tiba tiba aku merasakan ada yang menarik ku dari belakang.


"ka-ka-kau,bagaimana kau tau,a-apakah kita satu sekolah??!!"


dia bertanya dengan panik,saat ini jika aku di ijinkan berkomentar,aku akan menyebut dirinya imut!!.


aku tau darimana asal ke khawatiran nya,dan kemudian tersenyum ke arahnya.


"perkenalkan,namaku Akatsuki hyoudou,murid kelas 1,aku mengenalmu karena teman teman sekelas ku biasanya membicarakan mu!"


aku memperkenalkan diriku,aku bisa melihat kalau Hori saat ini sangat panik,kemudian seolah mengingat sesuatu,dia menatapku dengan sedikit aneh.


"oh itu kamu!,tapi dari yang ku dengar kamu adalah anak brandal dan juga suka berkelahi,tapi melihatmu membantu seorang anak, sepertinya aku salah tentang mu?"


dia berkata saat mengingat banyak rumor tentang ku,tapi tentu saja itu bukan rumor karena aku sering berkelahi,tapi aku berkelahi nya dengan Yakuza sih.


"hahaha benarkah?,aku tidak menyangka aku begitu terkenal sampa sampai bahkan Hori-senpai bisa mengenal ku"


aku berkata dengan sedikit tawa,sejujurnya aku tidak tahu kalau aku begitu populer.


ahem,bukan nya narsis,tapi kupikir aku hanya popular di kalangan cewek cewek kelas 10 saja.


"hah?,kau tidak tau??..semua cewek di kelasku selalu membicarakan mu lho,kau itu sangat populer!"


dia berkata dengan tidak percaya,melihat itu aku terkekeh,dan melihat dia masih menggenggam tangan ku dengan erat,seolah menyadari itu dia langsung memerah dan menunduk.


"ma-maaf kan aku!,aku hanya terkejut saat kau mengenalku jadi...."


"haha tidak apa apa,santai saja,lalu apa kah ada yang lain?"


aku bertanya sebelum dia melanjutkan,dia kemudian mengangkat kepalanya dan menatap ku khawatir.


"bi-bisakah ka-kau rahasiakan sisi ku yang ini,aku mohon!"


dia berkata sambil memasang wajah imut,ugh aku tidak bisa menahan nya.


aku sedikit maju kemudian mengelus kepalanya.


"kenapa?,padahal menurutku kamu sangat mengagumkan lho,mengurus pekerjaan rumah saat teman teman mu bergaul,pasti sulit untuk mu,tapi bahkan aku tidak bisa merasakan keluhan dari mu"


ucapku saat dia tertegun karena aku mengelus kepalanya,dia mengangkat kepalanya dan melihat ku.


"be-benarkah,menurutku biasa saja"


"eh ngomong ngomong silahkan masuk dulu,aku sedang memasak saat ini, bergabunglah makan siang bersama kami"


dia berkata dengan ragu,kemudian menyadari kalau kami mengobrol di luar jadi dia langsung mengajak ku masuk,aku tidak menolak ajakan nya karena aku juga belum makan siang.


"kalau begitu,maaf merepotkan"


kataku saat masuk ke dalam,aku kemudian duduk di sofa bersama sota yang sedang menggambar.


"tidak apa apa,lagi pula kamu sudah membantu sota"


katanya saat melanjutkan memasak,aku memandangi nya dari belakang,entah kenapa aku bisa membayangkan ada sosok bocah mungil lain nya yang membantu dia.


ahem!,aku menggeleng kepala ku dan mengusir pikiran sesat ku,akeno saja masih belum di konfirmasi tapi aku malah memikirkan gadis lain.


(*pemirsa,kalau ada yang gak ngerti,dia itu tadi membayangkan Hori sedang memasak untuknya di temani anak anak nya:v -dxd)


diamlah kau dunia oppai!,sigh..aku merasa bersalah kepada akeno dan chitoge sekarang.