
Karena Niko merasa kesal atas teleponnya dengan Leo, maka pria itu memutuskan untuk hari itu juga dia mengajak Chintya ke pencatatan sipil dan mendaftarkan pernikahan mereka.
Hal itu membuat Chintya sangat senang, tetapi setelah mereka selesai mendaftarkan pernikahan, Niko langsung meninggalkannya sendirian di kantor pencatatan sipil membuat perempuan itu merasa kesal melihat kepergian mobil Niko.
Meski begitu, dia berusaha berpikir positif bahwa saat ini dia sudah menjadi istri Niko, yang artinya bahwa dia akan memegang banyak uang di tangannya, sebab Niko merupakan seorang manajer di sebuah perusahaan besar dengan gaji puluhan juta setiap bulannya.
Jadi dia menghibur dirinya sendiri dan berpikir bahwa Niko sebenarnya memiliki urusan yang sangat mendesak yang tidak bisa ditinggalkan, lalu perempuan itu kemudian kembali bekerja di restorannya.
Tetapi, dia sangat terkejut ketika dia tiba di restoran dan dia dihampiri oleh seorang rekan kerjanya yang tampak agak panik.
"Hei!! Apa yang terjadi?" Tanya Chintya yang merasa aneh dengan perempuan itu.
"Pria yang terakhir kali menamparmu kini datang membuat kekacauan dan ada banyak barang yang pecah di ruang VIP." Ucap perempuan itu sangat mengejutkan Chintya hingga dia berlari ke cewek cepat ke ruang VIP untuk melihat kejadian tersebut.
"Telepon polisi!!!" Perintah Cynthia yang sementara berlari ke ruangan VIP.
"Baik manager," ucap perempuan di belakang Cynthia lalu perempuan itu segera menelpon polisi.
Sementara itu, Chyntia yang tiba di ruangan VIP dia mendapati ada banyak orang yang berkumpul melihat kejadian itu Dan Dia kemudian berjalan semakin dekat lalu melihat Seto melempar sebuah pajangan yang amat mahal di tempat itu.
Prankkkkk!!!
"Aku ingin bertemu dengan perempuan gila itu, cepat pertemukan aku dengan Chintya karena aku ingin memberinya pelajaran!!!" Teriak Seto sembari mengambil pajangan lain yang tak kalah lebih mahal langsung membuat Chyntia melotot kan matanya dan mendekati perempuan itu dengan takut.
"Hentikan!!!" Teriak Cynthia yang merasa takut untuk menghadapi Seto, tetapi juga dia lebih takut lagi kalau barang yang ada di tangan Seto sampai pecah maka dia pun tidak akan bisa menggantikannya.
Apalagi, pria itu datang untuk mencarinya hingga membuat kekacauan, jadi Tentu saja dia yang akan dimarahi karena sudah memancing orang gila ke tempat itu.
Seto yang akhirnya melihat kedatangan Chintya merasa amat senang, jadi dia tidak memperdulikan lagi barang apa yang di tangannya dan langsung membuangnya ke lantai hingga barang itu pecah berkeping-keping.
Prankkkk!!!
"Ahh!!!" Cynthia berteriak terkejut saat melihat barang pajangan itu sudah pecah di lantai dan tak mungkin lagi dikembalikan seperti semula.
Tetapi, perempuan itu baru belum selesai dari rasa terkejutnya ketika dia itu sudah berlari ke arahnya dan menamparnya dengan sangat keras.
Suara tamparan itu membuat semua orang terkejut, bahkan Chyntia yang ditampar begitu keras juga terjatuh ke lantai dan tangannya terkena serpihan kaca yang telah berserakan di lantai.
Hal itu membuat darah membanjiri seluruh tangannya hingga beberapa bagian kakinya juga terluka.
"Perempuan jallang, Aku akan membunuhmu sekarang!!!!" Teriak Seto kemudian mendekati Cynthia untuk memberi pukulan pada perempuan itu.
Namun, pria itu belum sempat menyentuh tubuh Chyntia ketika polisi yang datang akhirnya melerai perentengkaran tersebut.
Seto kemudian dibawa ke kantor polisi, sementara Cynthia dia dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan pada luka-lukanya.
Namun, betapa terkejutnya dia ketika dia selesai dirawat lalu seorang temannya datang menyerahkan sebuah surat pemecatan terhadap dirinya.
Maka perempuan itu melihat surat di tangannya dengan tubuh gemetar karena tidak menyangka bahwa dia akan dipecat dari pekerjaannya.
Padahal, pekerjaannya sebagai manajer bagian sudah memberinya banyak uang untuk berfoya-foya.
Dan sekarang, bukan hanya dipecat dari pekerjaannya, Tetapi dia juga harus membayar seluruh ganti rugi atas kekacauan yang ditimbulkan oleh Seto karena dialah yang menjadi staf yang tidak bisa menjaga nama baiknya sendiri hingga membuat orang lain datang membawa kerugian untuk restoran mereka.
"Ini,,, kenapa aku yang harus bertanggung jawab untuk kekacauan yang dibuat oleh Seto? Kenapa bukan Seto yang membayar semua ganti rugi ini, Bukankah dia yang membuat semuanya jadi kacau?" Ucap Cynthia sembari memandang perempuan di depannya dengan rasa tak percayanya.
"Itu,, Apa kau tidak membaca surat perjanjian ketika kita menandatangani kontrak untuk bekerja di restoran? Di sana tertulis kalau kita membuat kerugian untuk restoran maka kita harus mengganti semua kerugian itu, Dan kalau tidak, maka kau mungkin akan dibawa ke pengadilan." Ucap perempuan itu langsung membuat wajah Cynthia menjadi sangat pucat.
Bagaimana tidak, denda yang harus ia bayar ternyata tidak main-main, bahkan mencapai 100 juta yang senilai dengan gajinya selama 10 bulan!!! Dan sekarang dia sudah tidak bekerja, jadi dari mana dia akan mendapat uang sebanyak itu?
Tetapi ketika memikirkan bahwa dia sudah menikah dengan Niko, maka Chyntia menjadi lebih tenang, sebab Dia bisa mengambil uang pria itu dan menggunakannya untuk membayar denda agar dia tidak masuk ke penjara.
'Kalau begitu, pulang nanti aku harus menyembunyikan sertifikat pernikahan kami dan Niko tidak boleh menggugat cerai aku!!!' ucap Cynthia dalam hati yang kini merasa ketakutan.
@info.
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.