
Setelah kejadian tadi siang, Melinda merasa sangat berterima kasih pada Dilan, jadi perempuan itu mengajak Dilan untuk makan malam bersama setelah jam pulang kantor.
Tetapi karena pria itu hendak pergi ke rumah sakit sebentar, maka dia berkata pada Melinda bahwa nanti setelah kembali dari rumah sakit dia akan menjemput perempuan itu.
Jadi Melinda cepat-cepat kembali ke rumahnya lalu dia segera bersiap untuk makan malamnya bersama dengan manajernya.
"Hah,, dasar sialan, Aku benar-benar tidak berpikir bahwa Seto akan menjebakku seperti itu." Kesal Melinda sembari menatap dirinya di cermin.
Tetapi beberapa saat kemudian perempuan itu tersenyum, "tapi setidaknya tadi aku dibantu oleh manajer, dan bahkan karena hal itu juga aku bisa makan malam berdua saja dengan manajer." Ucap perempuan itu kini merasa sangat senang membayangkan makan malamnya dengan manajer.
Perempuan itu dengan cepat mengambil tasnya dan berjalan ke lantai bawah sembari bersenandung riang karena perasaan senangnya.
Setelah masalah yang terjadi di kantor, pikirannya benar-benar terbuka tentang siapa yang benar-benar memperdulikannya dan siapa yang berpura-pura memperdulikannya.
Jadi hatinya begitu senang dan berbunga-bunga hingga membuat pelayan yang bersama dengan Melinda di rumah itu tersenyum melihat kelakuan Melinda.
"Nona terlihat senang, Apakah hari ini Nona hendak pergi dengan pria tampan yang datang tadi pagi mengantar nona?" Tanya pelayan itu langsung membuat Melinda menganggukkan kepalanya.
"Hm! Kami akan makan malam bersama, jadi kau boleh makan malam dan tidur lebih awal, karena mungkin aku tidak akan pulang cepat." Jawab Melinda dengan hati yang senang langsung diangguki oleh sang pelayan.
"Kalau begitu, bersenang-senang lah di luar, Nona tidak perlu memikirkan hal lain selain kebahagiaan Nona, karena yang terpenting di dalam hidup ialah kebahagiaan." Ucap sang pelayan langsung diangguki oleh Melinda, lalu perempuan itu segera keluar untuk menunggu Dilan di depan rumahnya.
Tetapi perempuan itu sangat terkejut ketika dia malah mendapati mobil yang datang di depan rumahnya ialah mobil milik Niko dan bukannya mobil milik manajernya.
"Kau,,," Melinda berdiri sembari melihat pria yang turun dari mobil lalu berjalan menghampirinya dengan sebuket bunga di tangan pria itu.
Saat itulah Melinda tersentak dan dia baru teringat bahwa hari ini adalah hari di mana Niko akan mengatakan padanya bahwa semua persiapan pernikahan telah selesai.
Melinda mengambil buket bunga itu, "Terima kasih atas bunganya." Ucap Melinda.
"Sama-sama, tapi Oh ya,,, kau mau pergi ke mana? Atau jangan-jangan kau sudah tahu bahwa aku akan datang menjemputmu untuk makan malam bersama, Jadi kau langsung berdandan seperti ini?" Tanya Niko.
"Itu,,," Melinda hendak menyangkal, tetapi ketika dia melihat sebuah mobil lewat di depan rumahnya, dia menyadari bahwa itu adalah mobil Manager.
'Astaga, manajer pasti akan salah paham,' ucap perempuan itu dalam hati lalu dia menatap Niko sambil berkata, "itu,, Sebenarnya Hari ini aku ada makan malam dengan klien penting perusahaan kami. Jadi aku tidak bisa makan malam denganmu."
"Ahh begitu," ucap Niko sembari menghela nafas. Pria itu berpikir sesaat lalu dia kembali berkata, "Kalau begitu, bagaimana kalau besok siang kita makan bersama? Aku hendak membicarakan sesuatu yang penting denganmu."
Maka dengan cepat Melinda menganggukkan kepalanya, "tentu!!"
"Baguslah, Kalau begitu, aku akan mengantarmu ke tempat pertemuanmu sup--"
"Tidak!" Sela Melinda, "salah satu teman kantorku akan datang menjemputku Jadi kau tidak perlu repot-repot mengantarku." Ucap Melinda.
"Ah,, baiklah, kalau begitu aku akan pergi sekarang, ingat untuk menelponku besok siang ya," ucap Niko langsung diangguki oleh Melinda lalu dia melihat pria itu menaiki mobil dan pergi meninggalkannya.
Melinda membuang buket bunga yang dia terima dari Niko, lalu pria itu dengan cepat mengambil ponselnya untuk menghubungi manajernya.
'Jangan sampai dia berpikir bahwa aku tidak jadi makan malam dengannya,' ucap Melinda dalam hati yang merasa takut jika sampai pria itu malah berpikir bahwa dia mengingkari janji hanya untuk meluangkan waktu bersama dengan Niko.
@info.
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.