Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Balas Dendam Istri Yang Dikhianati
61.


Perempuan itu bahkan langsung memeluk Niko dengan erat, "kau ada di sini, maaf sekali, Aku sangat sibuk hari ini karena ada kegiatan mendesak yang akan dilaksanakan besok pagi Jadi kami melakukan banyak persiapan. Ayo duduk dan minum," ucap Cynthia langsung diangguki oleh Niko lalu kedua orang itu duduk di salah satu meja kosong.


Seto yang melihat itu merasa sangat marah jadi dia mendekati perempuan itu untuk memberi pelajaran pada Cynthia.


🐾🐾🐾


Dan karena Cynthia bersama dengan Niko berbicara dengan serius, jadi kedua orang itu tidak menyadari kedatangan Seto.


Maka akhirnya Seto dengan cepat menghampiri Cynthia dan menampar perempuan itu dengan keras.


Plak!!!


Suara tamparan yang sangat keras itu mengejutkan semua orang di dalam restoran hingga Mereka melihat ke arah Cynthia yang telah ditampar.


Wajah perempuan itu langsung menjadi bengkak dan dari sudut mulutnya keluar darah yang begitu banyak.


"Apa yang kau lakukan?!!" Teriak Niko pada Seto sembari pria itu berdiri menghampiri Cynthia dan membantu Cynthia mengelap bibirnya yang sudah penuh dengan darah.


"Sialan!! Kau jangan membela perempuan ini!!! Perempuan ini adalah perempuan ular yang sudah membuatku dipecat dari pekerjaanku!!!" Teriak Seto mendekati Cynthia untuk kembali memberi pelajaran pada perempuan itu, tetapi security lebih cepat datang menghalanginya lalu dia diusir keluar dari tempat itu.


"Sialan!!! Kalian jangan menghalangiku kau sama dia itu perempuan ular yang harus diberi pelajaran!!! Kalian akan menyesal kalau terus mempercayai dia!!!" Teriak Seto dengan suara yang sangat kencang langsung membuat semua orang menatap ke arahnya.


Mereka semua sudah penasaran setan apa yang telah merasuki pria itu hingga dia menggila dan melempar seorang perempuan dengan begitu kerasnya.


Cynthia yang terkejut langsung memeluk Niko dengan erat terlalu perempuan itu menangis sesegukan dipelukan Niko.


"Hiks hiks,,," Isakan Cynthia langsung membuat Miko mengusap rambut perempuan itu dan dia merasa amat kesal pada Seto.


"Tenanglah, biarkan aku yang membalas perbuatan pria itu, aku akan membalasnya 5 kali lipat dari apa yang sudah ia lakukan padamu." Ucap Niko menenangkan perempuan dipelukannya.


Maka pada hari itu, Niko mengantar Cynthia kembali ke apartemen dan menemani perempuan itu sampai pagi.


Hal itu membuat Cynthia sangat senang, jadi dia tersenyum bahagia ketika dia bangun pagi-pagi dan melihat Niko sudah memasak sarapan untuknya.


"Sarapan lah, aku harus pulang karena aku harus pergi bekerja. Jangan lupa minum obatmu dan jika nanti kamu membutuhkan sesuatu, kau telepon saja aku." Ucap Niko langsung diangguki oleh Cynthia lalu perempuan itu membiarkan Niko meninggalkan apartemennya.


'Bagus,, Niko selalu bersikap lembut padaku. Jadi aku yakin dia pasti akan memalingkan wajahnya dari Melinda dan memutuskan hubungannya dengan perempuan itu. Tapi Oya, Hari ini aku harus membeli tespek karena aku sudah lewat datang bulan, Jadi mungkin saja aku sudah hamil dan bisa membuat bayi yang ada di kandunganku sebagai alat untuk membuat Niko membatalkan pernikahan mereka.' ucap Cynthia dalam hati.


Sementara Niko yang pergi meninggalkan tempat itu, dia buru-buru kembali ke rumah dan pergi ke kantor untuk bekerja.


Pada saat jam makan siang, Dia kemudian menelpon Melinda agar mereka bertemu, sebab Dia harus membicarakan tentang pernikahan mereka dan juga memberikan undangan yang telah dicetak oleh ibunya.


Jadi di jam makan siang kedua orang itu bertemu di salah satu restoran dan Melinda menerima sekotak kartu undangan pernikahan yang diberikan oleh Niko.


"Pernikahan kita akan dilaksanakan satu minggu lagi, jadi bagikan undangan ini di kantormu dan semua kenalanmu. Oya, nanti sore ibuku juga akan pergi mengecek kembali hotel yang telah Ia pesan dan semua persiapannya. Dia menyuruhku untuk mengatakannya padamu supaya jika kau adalah waktu kau bisa pergi bersama dengan ibu." Ucap Niko langsung membuat Melinda berpura-pura menghela nafas sepanjang.


Tentu saja dia tidak akan pergi, atau nanti calon ibu mertuanya yang gila harta itu akan membebankan seluruh biaya reservasi padanya, seperti di kehidupan sebelumnya.


"Sayang sekali, nanti sore aku juga tidak punya waktu, tapi aku akan menyetujui apapun yang dipilihkan oleh ibu untuk acara pernikahan kita. Jadi katakan padanya untuk mengaturnya saja, dan jika nanti dia perlu bantuan boleh mengatakan nya padaku supaya aku membantunya." Ucap Melinda.


"Ah baiklah," jawabnya Niko sembari mengganggukkan kepalanya.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.