
...Happy Reading...
Setelah berpikir-pikir hingga mengganggu konsentrasi belajarnya, dia akhirnya sudah siap untuk mengungkapkan perasaannya kepada Vira, dia sudah siap dengan jawaban apapun dari Vira, dia sudah lelah terus-terusan memendam perasaannya.
Hari ini, dia akan menemui Vira dan menyatakan cinta kepada Vira, dia berharap bahwa Vira akan menerimanya, dia berharap perjuangannya tidak akan menjadi sia-sia. Dia mendatangi kelas Vira, Vira sedang bermain dengan ponselnya dan sedang sendirian di dalam kelas. Ini adalah kesempatan untuk Arfan, dia masuk ke dalam kelas Vira dan langsung duduk di samping Vira.
"Lo sendiri aja Vir?" tanya Arfan basa-basi.
"Nggak kok," jawab Vira.
"Lah? Terus ada siapa lagi?" tanya Arfan sambil menoleh kanan dan kiri, dia tidak melihat siapa pun selain mereka berdua.
"Lo," jawab Vira dengan nada dinginnya.
"Oh." jawab Arfan dengan singkat.
Keheningan terjadi, Arfan bingung harus berkata seperti apa kepada Vira, tidak ada obrolan apapun diantara mereka membuat Vira menjadi jenuh. Vira hendak berdiri keluar dari kelas supaya tidak ada yang berpikiran macam-macam lagi tentangnya dan juga Arfan, namun Arfan dengan sigap menghentikan langkah Vira.
"Ada apa? Gue mau keluar nih," kata Vira cuek.
"Ada yang mau gua omongin sama lo Vir," kata Arfan dengan perasaannya yang gugup.
"Ngomong aja," jawab Vira dengan santai.
Arfan mulai mengatur napasnya, dia mengontrol dirinya untuk tidak gugup. Arfan mulai memantapkan tekadnya dan mempersiapkan diri untuk menerima apapun jawaban yang diberikan oleh Vira.
"Gua suka sama lo Vir," kata Arfan dengan tulus.
"Jangan bercanda deh, gak lucu," jawab Vira jutek.
"Gua lagi nggak bercanda, gua cinta sama lo," jawab Arfan yang meyakinkan Vira.
"Ya terus?" tanya Vira dengan cuek.
"Lo mau nggak jadi pacar gua?" tanya Arfan yang menampilkan senyumannya di bibir tipisnya.
Vira terdiam dan sedikit terkejut dengan ucapan Arfan. Dia tidak menyangka jika Arfan akan menyatakan cinta kepadanya, Vira tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini, ini adalah kesempatan yang sudah Vira tunggu-tunggu.
"Gue mau Fan jadi pacar lo," jawab Vira dengan wajah yang tampak biasa saja.
"Beneran?" tanya Arfan yang ragu dengan jawaban Vira.
"Terus menurut lo gua bercanda gitu?" tanya balik Vira cuek.
"Nggak kok," jawab Arfan yang berusaha untuk yakin dengan jawaban Vira.
Vira hanya tersenyum melihat Arfan, sementara Arfan sangat senang karena perjuangannya tidak sia-sia. Kebahagiaan muncul di wajah Arfan, Arfan tidak menyangka kalau Vira akan menerimanya. Arfan berjanji kepada dirinya sendiri bahwa dia akan selalu melindungi Vira, menjaga Vira, dan membahagiakan Vira.
Hanya Vira lah yang dia cinta, dia tidak ingin memberikan singgahsana hatinya yang sudah di tempati oleh Vira dan diberikan kepada orang lain, dia hanya ingin Vira yang menjadi pasangan seumur hidupnya. Terdengar lebay dan alay, namun itulah kenyataannya jika seseorang sedang mengalami mabuk asmara.
"Ke kantin yuk," ajak Arfan yang masih menampilkan senyum manisnya.
"Nggak, gue nggak mau ke kantin," tolak Vira.
"Ok, nanti gua bawain ke kantin ya, jangan nolak, karena gua nggak mau lo nggak makan," jawab Arfan.
"Iya." Jawab Vira dengan singkat.
Arfan langsung pergi menuju kantin untuk membeli makanannya dan juga makanan Vira. Setelah dia yakin bahwa Arfan sudah cukup jauh dari kelasnya, Vira langsung keluar dari kelasnya dan pergi menuju perpustakaan, Vira menatap teman-temannya dengan tatapan ramah dan juga senyum manisnya.
Arum pernah berkata bahwa kita harus tetap tersenyum kepada siapapun walaupun dia sudah menyakiti kita, pembelajaran dari Arum kini sangat berguna untuknya. Dulu dia selalu cuek dengan siapapun dan selalu bersikap jutek dengan yang lainnya, dia ingin berubah menjadi lebih baik seperti Arum, banyak hal yang telah di ajarkan oleh Arum kepadanya dan kini dia ingin melakukan apa yang Arum ajarkan kepadanya.
Fadhil merupakan ketua OSIS yang sangat di kagumi oleh murid-murid perempuan lainnya, Vira dan Fadhil dulu pernah dekat namun hubungan mereka menjadi renggang setelah kejadian Vira yang dulu pernah bertengkar dengan pacarnya Fadhil sampai berdarah, namun berita yang beredar saat ini bahwa Fadhil sekarang sudah putus dan tidak memiliki pacar lagi.
Fadhil memiliki tinggi 175 cm dan berat badan 70 kg, tubuh yang atletis, wajah yang sedikit tegas namun juga manis, bibir yang tipis, hidungnya yang mancung, mata hitam sedikit sipit, dan kulitnya yang coklat muda ini membuat mereka semua tergila-gila kepadanya.
Dia pernah mendapatkan juara 3 olimpiade kimia tingkat Provinsi, juara 2 olimpiade fisika tingkat Internasional, juara 2 olimpiade biologi tingkat Nasional, dan juara 1 olimpiade matematika tingkat Internasional, siapa yang tidak kagum dengannya? Sifatnya yang lembut namun tegas, seorang pemikiran kritis, rasa ingin tahu yang tinggi, dan mudah berbaur dengan orang lain, segala kelebihannya yang tidak dapat di hitung dan jauh dari sifat yang buruk.
Dia tidak akrab dengan Arum, dia hanya sekedar tahu namanya saja. Vira dan Arum berteman juga semenjak hubungannya dengan Fadhil merenggang, kini mereka dapat bertemu saling pandang lagi di perpustakaan. Dia rindu dengan Fadhil, dia rindu bercanda dengannya, bertingkah konyol dengannya, namun semua itu hanya harapan dan tidak akan mungkin jadi kenyataan.
"Terima kasih," kata Vira seraya mengambil buku di tangan Fadhil dan menundukkan kepalanya.
Fadhil hanya menjawabnya dengan senyuman, Vira langsung pergi menuju penjaga perpustakaan untuk memberitahukan bahwa dia telah meminjam buku, Vira langsung pergi keluar dari perpustakaan dengan langkah cepatnya dan Fadhil hanya bisa menatap kepergiannya. Vira langsung pergi menuju kelas sambil tersenyum sendiri, Tuhan telah mengabulkannya do'anya.
Sesampainya di kelas, Arfan telah menunggu Vira sejak tadi, Arfan sedikit kesal namun dia tetap mengontrol kekesalannya dan tidak ingin hari pertama pacarannya menjadi kacau. Vira langsung duduk di tempatnya, Arfan langsung memberikan pesanan Vira dan Vira mengambilnya sambil tersenyum.
"Tadi kamu dari mana?" kata Arfan yang melontarkan pertanyaannya kepada Vira dengan nada dan wajah yang datar.
"Pinjam buku di perpustakaan," jawab Vira cuek.
"Nanti pulang sekolah jalan yuk," ajak Arfan sambil mengangkat kedua alisnya.
"Hm.. aku nggak bisa, aku mau pergi," tolak Vira santai.
"Yaudah deh, aku ke kelas dulu ya," pamit Arfan langsung berdiri dan pergi meninggalkan Vira sendirian di dalam kelas.
"Hm," jawab Vira seraya tersenyum.
Vira langsung memakan makanan yang telah dibawakan oleh Arfan. Saat dia sedang makan, dia terus mengingat kejadian saat di perpus sambil bergumam "lo datang di waktu yang salah, Dhil." dia terus saja tersenyum sendiri tiada hentinya.
*****
Fadhil berjalan menuju ruang kantor guru untuk mengumpulkan berkas-berkas sertifikat perlombaannya ke kantor untuk pengajuan SNMPTN. Dia langsung masuk kedalam ruang kantor guru dan menemui bu Citra.
"Assalamu'alaikum, bu saya mau ngasih data-data sertifikat lomba yang udah saya dapat bu," kata Fadhil ramah.
"Wa'alaikum salam, kamu tunggu di sofa dulu ya, ibu lagi mengurus surat pindah dulu," kata bu Citra.
"Siapa yang pindah bu?" tanya Fadhil mulai penasaran.
"Nggak ada yang pindah, justru ada murid baru yang mau pindah ke sekolah ini dan dia sedang berada di ruang kepala sekolah, ibu harus memperiksa semua berkas-berkasnya dia dulu jadi kamu tunggu sebentar ya," kata bu Citra.
"Kalau begitu saya titip berkas aja dulu bu, nanti pulang sekolah saya kemari lagi bu," kata Fadhil yang tidak ingin menunggu lama karena bel masuk sudah berbunyi.
"Yasudah kamu letakkan aja di meja ibu ya," kata bu Citra menyetujui perkataan Fadhil.
Fadhil mengangguk dan langsung meletakannya di meja bu Citra, dia langsung berpamitan lalu pergi ke kelasnya. Kebetulan sekali dia melewati ruangan kepala sekolah, dia langsung mengintip melalui jendela dan melihat seorang siswi baru yang sedang mengobrol dengan kepala sekolah bersama dengan orang tuanya.
"Oh itu anak barunya," kata Fadhil dan langsung pergi melanjutkan perjalanannya menuju kelas.
..._________________________________________...
...PENASARAN SAMA PART SELANJUTNYA?...
...BACA TERUS " A B C D " ...
...DAN JANGAN LUPA VOTE DAN JUGA SHARE YA.....
...OH YA KALAU ADA YANG PERLU DIKOMEN,KOMEN AJA KARENA ITU SANGAT BERGUNA UNTUK SAYA....