Alstroemeria | Dewi Bunga Lily

Alstroemeria | Dewi Bunga Lily
Ratu Song Lin


Saat kami baru saja sampai disebuah gerbang kayu cukup besar dan tinggi ini. Ada seorang lelaki sangat gagah sambil membawa tongkat menghampiri kami "Putra mahkota, akhirnya kau kembali juga ke alam iblis."


"Apakah Kakak Song Lin ada diistana?" tanya Song Lan yang sepertinya tidak sabar bertemu dengan Kakak perempuannya.


Pengawal itu tidak menjawab dan langsung mengarahkan tongkatnya kearah kami bertiga, rupanya ia membawa kami semua teleport kesebuah altar yang sangat megah dan mewah karena dihiasi banyak lapisan emas dan perak disetiap barang yang berada dalam ruangan ini, tapi yang paling membuat aku terkagum yaitu kursi tahta yang diduduki oleh seorang wanita yang sedang menimang bayi karena terbuat dari batu hitam mengkilap sangat sempurna. Apalagi pada bagian belakang wanita itu, terdapat ukiran sepasang naga hitam yang cantik dan mempesona.


Tanpa memberi salam. Song Lan langsung memeluk wanita yang sedang duduk dikursi tahta "Aku sungguh merindukanmu Kak."


Jadi itu kakak Song Lan? Cantik sekali, padahal telah memiliki anak namun masih tetap awet mudah. Terlihat jiwa ke IbuanĀ  wanita ini sangat menonjol.


Seorang pengawal yang tadi berdiri didekat pintu utama tiba-tiba berteriak dengan sangat lantang "Pangeran dari alam langit datang..." Terlihat Pangeran pertama, ketiga, dan Tian Yi berjalan memasuki altar istana.


Mereka memberi salam kepada Kakak Song Lan dan langsung disambut dengan sangat ramah "Silahkan duduk semuanya. Terimakasih telah datang bersama Song Lan pada hari ini, tapi apakah para Pangeran sungguh berteman dengan adikku Song Lan?" tanya Song Lin sambil tersenyum lalu menyuruh adiknya untuk tetap duduk disampingnya.


Song Lan terlihat sangat senang karena bisa menggendong anak dari Kakaknya "Tentu saja."


"Putri Zhu Yan dari alam langit menghadiri undangan Ratu..." Teriak pengawal itu lagi.


Putri keempat berjalan dengan tatapan datar kearah altar lalu memberi salam kepada Kakak Song Lan dengan acuh tak acuh.


Para Pangeran terkejut karena melihat adiknya ada dialam iblis "Kakak kalian kenapa ada disini? Apakah kalian juga diundang?" tanya Putri keempat yang baru saja duduk di kursi meja sebelahku, kebetulan para Pangeran duduk di kursi dekat pejabat alam iblis yang datang untuk menyambut Song Lan.


"Kami hanya ingin mengunjungi teman lama saja," Ucap Pangeran ketiga sambil tersenyum satu sama lain bersama para Pangeran.


"Putri Zhu Yan, seperti yang sudah aku bahas didalam surat bersama Kaisar langit. Jadi, bagaimana?" Tanya Kakak Song Lan sambil tersenyum kepadanya.


"Aku belum pernah melihat putra mahkota. Bagaimana mungkin aku setuju dengan ide pernikahan konyol ini?" tanya Putri keempat dengan nada tidak sopan dan Pangeran pertama langsung menyela pembicaraan "Maaf, jika adikku sedikit tidak sopan karena ia terlalu dimanjakan oleh kami."


Song Lan langsung melotot menatap Kakaknya "A-Apa maksudnya Kakak? Siapa yang ingin menikahi wanita itu?" tanya Song Lan dengan muka terkejut dan langsung memberikan bayi Kakaknya kepada pelayan khusus untuk menjaga anaknya.


Kakak mendapatkan kabar bahwa Kaisar sedang mencarikan jodoh untuk Putri Keempat, kemudian para pejabat alam iblis menyarankan untuk mengajukan mu dengan Putri keempat Song Lan, apakah kau keberatan?" tanya kakak Song Lan sambil mengelus rambut adiknya itu. Sungguh sangat beruntung bgt kakak seperti Ratu Song Lin.


"Apakah dia lelaki yang ingin kalian jodohkan kepadaku Ratu? Apakah kau yakin ia dapat menjagaku sebagai pasangan?" tanya Putri keempat seperti meremehkan Song Lan.


"Kau sungguh sangat kasar Nona, seharusnya aku yang bertanya seperti itu. Apakah kau mampu menyaingi kesempurnaan yang dimiliki Kakakku?" tanya Song Lan yang balik meremehkan Zhu Yan.


"Aku dapat menjadi istri yang sesuai dengan keinginanmu, tapi jika kau dapat menjagaku seperti para Pangeran yang selalu melindungiku karena aku tidak ingin memiliki suami yang lebih lemah dariku. Sungguh sangat memalukan bagi ku!" Ucap Putri keempat yang semakin meremehkan Song Lan di depan semua orang hari ini.


"Baiklah. Jika aku dapat mengalahkanmu dalam 10 gerakan maka aku akan menang."


"Setuju!" Ucap Putri Keempat dengan semangat. Zhu Yan dan Song Lan langsung mengeluarkan pedang dan bersiap ditengah altar untuk bertarung dalam sepuluh gerakan. Aku sungguh menatap dengan sangat detail setiap gerakan mereka semua, dari awal sampai gerakan kelima. Terlihat Song Lan sungguh kewalahan dengan kecepatan serangan pedang Putri keempat yang sangat tangkas, pada gerakan kesembilan Putri keempat dapat menghunuskan pedangnya hingga mengenai tubuh Song Lan, tapi telapak tangan Song Lan dapat menahannya dan tiba-tiba Khimaira keluar dari tubuhnya lalu melemparkan pedang Putri keempat dengan ekor ularnya. Bahkan pedang itu sampai tertancap ditembok batu yang sangat keras.


Khimaira tidak terlihat terlalu besar seperti pertama kali bertemu? Apakah Khimaira dapat menyesuaikan besar badannya sesuai tempat ia muncul? Sepertinya begitu. Para Pangeran hanya terdiam dan tidak membantu adiknya sama sekali "Ah menyebalkan, baiklah aku kalah darimu Song Lan. Ayo ke kamarmu untuk mengobati luka di tanganmu itu."


Ratu Song Lin mengutus pengawal pribadinya untuk menemani Song Lan karena Zhu Yan masih belum bisa mengontrol emosinya.


Song Lin menatap Khimaira yang ada dihadapannya dengan tatapan mata menahan tangis "Khimaira mengapa kau memilih adikku? Apakah belum cukup?" tanya Ratu Song Lin dengan nada kasar menyentak Khimaira.


Apa maksud ucapan belum cukup? Apakah Kakak Song Lan mengenalnya?


Khimaira hanya diam cukup lama. Tak lama kemudian, para pelayan mulai menghidangkan makanan dimeja kami semua satu persatu. Setelah para pelayan keluar dari ruangan, Khimaira langsung menjawab Ratu Song Lin "Aku tidak pernah ingin berhubungan lagi dengan adikmu, tapi wanita ini membantunya untuk mendapatkan aku menjadi binatang gaib miliknya."


Apakah aku salah lagi kali ini?


Aku hanya ingin membantu temanku untuk mendapatkan apa yang ia inginkan saja?


"Apakah kau sungguh akan menjaga adikku, saat aku tidak berada disisinya?" tanya Ratu Song Lin dengan tatapan serius.


"Anggap saja aku menebus dosaku dimasa lalu hahaha, tapi sudahlah urus saja tamu mu. Aku ingin kembali ke adikmu Song Lan."


Menebus dosa dimasa lalu?


Khimaira langsung berubah menjadi cahaya dan mencari keberadaan Song Lan "Maaf hari ini ada banyak kejadian diluar dugaan, tapi Nona bagaimana bisa kau menaklukan Khimaira dan memberikannya kepada Song Lan? Kenapa kau tidak menginginkannya?" tanya Ratu Song Lin yang sepertinya sangat penasaran dengan jawabanku.


Roh pedang Sanos langsung memperingati aku agar tidak menyebut namanya "Aku hanya mengikuti kata hatiku saja Ratu dan Song Lan adalah temanku. Jadi, aku akan membantunya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan sesuai kemampuanku."


Ratu Song Lin berterimakasih kepada aku dan para Pangeran karena telah menemani Song Lan untuk kealam iblis, tapi setelah itu Rong Xu dan Ratu Song Lin keluar dari altar alam iblis untuk berbicara suatu hal. Tak lama kemudian Rong Xu kembali dan menyuruh kami semua mendekat karena ada suatu hal yang ingin ia sampaikan "Aku tidak sengaja mendengar ucapan para pengawal, katanya keturunan Dewa Alam Langit memasuki alam iblis dan sangat mengancam keberadaan rakyat alam iblis."


"Apakah sungguh ada keturunan Dewa Alam Langit? Bahkan jika ada, tapi mengapa tidak kembali kealam langit dan malah pergi kealam iblis? Sangat aneh bukan?" tanya Pangeran ketiga kepada kami. Hari sudah mulai sore, Song Lan berpamitan dengan Kakaknya Song Lin untuk kembali kesekolah lembah langit bersama kami semua. Saat sudah kembali Rong Xu, Pangeran pertama, dan ketiga pergi ke kediaman Pangeran karena ada suatu hal yang harus dibicarakan secara tertutup.


Saat sudah sampai dikediaman Pangeran ketiga. Rong Xu meminta Pangeran memasang perisai kekuatan spiritual agar pembicaraan ini tidak terdengar oleh siapapun "Aku sungguh tidak menyangka bahwa Song Lan mengalami penyakit lupa hingatan sejak alam iblis menjadi tertutup karena itu aku tidak pernah diijinkan menemuinya lagi."


"Apa hubungannya dengan kami?" tanya Pangeran pertama sambil menghela napas dan menatapnya.


"Aku harap para Pangeran membantu aku menyembuhkan Song Lan dari penyakit lupa ingatannya karena hanya Dewa Obat yang mengetahui obatnya. Jadi, aku mohon sekali ini saja untuk menyembuhkan Song Lan sahabatku dari kecil."


Pangeran pertama langsung menghilangkan perisai emasnya dan berjalan keluar dari kediaman Pangeran ketiga "Urus saja dengan Zhu Tao, tapi jika butuh bantuanku bilang saja tidak perlu merasa tidak enak hati untuk mengatakannya."


Penyakit lupa ingatan bagaimana cara menyembuhkannya? Aku kira hanya manusia fana saja yang dapat mengalami ini, tidak ku sangka seorang Dewa juga bisa. Bukankah pasti sangat sulit?