
"Ini gawattt De, kamu jangan diam saja karena ini menyangkut kelangsungan pernikahan kamu" perkataan yang sama dilontarkan David sama Dewi ketika mereka berjanjian untuk bertemu di KOHIKO cafe milik Azka namun saat ini kayaknya Azka ga ada karena setahu Dewi da rapat bersama dengan Dewa membahas amasalah perluasana bisnis mereka, namun karenaa Dewi sekarang tidak bekerja di bidang yang sama dengan Azka dan Dewa maka ia tak terlalu mecampuri urusan Azka.
"Lalu aku harus bagaimana Vid? Aku tidak menyangka kalau kak Aldo akan seperti ini..." jawaban Dewi juga sama seperti yang pernah ia katakan sama David, ia tak menyangka kalau Aldo akan mencintai dirinya sedemikan rupa. Ia takkan percaya kalau saja ia tak melihat dan mendengar rekaman David.
"Kamu jangan menyerah dong De, kan kak azka menyanyangi kamu dan juga sudah sah menjadi suami kamu?"
"Aku akan berusaha,.."
"Kayaknya kamu butuh bicara dengan kak Azka deh, karena kayaknya si Aldo tak kan menyerah begitu saja dan begitu si pamela datang maka bersiaplah..."
"Jangan begitu doanya, Vid.." katanya dengan kesal.
"Jangan cemas aku akan membantu kamu." kata David dengan bersemanagt.
"Iya aku juga paham..."
"Ga nyangka ya kalau KOHIKO yang sering kamu datangi ini adalah cafenya Azka?" kata David sambil mengedarkan pandangannya pada ruang cafe yang tampak menarik itu.
"Aku juga ga nyangka, malah kupikir dia menguntit aku kok, "kata Dewi sambil mengingat saat ia pertama kali bertemu Azka dan Aldo disini.
"Gila baanget sih! Tapi aku jujur salut sama jiwa bisnis yang dimiliki oleh suami kamu." puji David dengan suara lirih.
"Hmm..."
"Kenapa mukanya kelihatan berduka begitu?'
"Menurut kamu enaknya aku bertanya sama kak Azka atau tidak ya? Maksudnya menceritakan masalah ini atau tidak?"
"Tentang Pamela?" tanya David dengan nada hati-hati.
" Iya..."
"Aku juga bingung, De! Kupikir kita juga belum tau apakah Pamela bakalan datang atau tidak. Mana tahu Aldo bertobat setelah aku bilang seperti itu kemarin? Kan malah kita jatuhnya salah sangka. Maka aku kasih kamu dengar rekaman yang aku bikin kemarin, karena aku tidak mau jatuhnya nanti aku menfitnah Aldo dan juga Pamela padahal memang itulah Niat Dari Aldo kepada kamu karena saking inginnya Aldo memiliki kamu karena dia sangat mencintai kamu, dan merasa bahwa kaka Azka itu tidak bisa memberikan kamu cinta yang sama seperti yang dia berikan kepada kamu." jelas David dengan suara mendesah.
"Tunggu aja dulu... karena kita tak tahu di masa yang akan datang...."
"Ternyata kamu ada di sini sayang." potong Azka yang kemudian memeluk dan mencium kening Dewi dengan spontan padahal Dewi sudah menegang mendengar suara suaminya, Dewi takut kalau suaminya itu mendengar apa yang sedang dibicarakan nya dengan sahabatnya itu, bahkan agar kata-katanya tidak tertangkap oleh CCTV maka sejak tadi Dewi dan juga David berkata-kata dengan suara yang sangat lirih bahkan seperti suara berbisik.
Apakah dipikir saat ini Aska tidak cemburu dengan kehadiran David yang bersama-sama Bahkan berduaan saja dengan istrinya itu? Maka dari itu dia sengaja untuk melakukan hal tadi yaitu memeluk dan mencium istrinya di hadapan David dengan spontan supaya David mengerti bahwa kepemilikan Dewi saat ini berada di dalam tangannya.
" Ehm, sorry kalau tidak mengabari kakak. Kami hanya berbicara tentang hal hal yang tak penting." jlas Dewi yang sebenarnya tidak ingin kalau suaminya curiga dengan pertemuannya bersama dengan David. Tapi tentu saja kecurigaan itu tidak dapat terelakkan karena memang pada dasarnya Azka kurang suka ketika Dewi bersama-sama dengan David, dia juga mengingat masa lalu ketika dia mencari-cari Dewi, David selalu menjadi orang pertama yang menghalang-halangi dirinya untuk mencari keberadaan dari Dewi.
"Hmm lain kali kalau ingin bertemu dengan siapapun, kamu ijin ya sama suami, karena saat ini kamu sudah bersuami dan sejujurnya Kakak cemburu dengan kedekatan kamu dengan David, apalagi Meisya tidak kalian ajak bersama-sama. " bisik suaminya itu di telinga Dewi yang membuat Dewi salah tingkah sehingga David pun Curiga dengan apa yang dikatakan oleh Azka di telinga Dewi yang membuat temannya ini jadi salah tingkah.
Azka yang masih memeluk istrinya dan menaruh wajahnya di bahu istrinya membuat David jengah.
"Aku pulang dulu aja, by the way kak Azka, kamu keren bisa bangun cafe yang gokil kayak gini," katanya sambil menjabat tangan Azka untuk berpamitan
Azka terkejut dengan feedback yang di lakukan oleh David karena biasanya David itu selalu dingin dan memanggil dirinya hanya dengan nama karena tidak pernah menghormati dirinya, namun sekarang di David malah memanggil dirinya dengan sebutan kakak, membuat Azka sedikit terkejut. Ia yakin kalau tadi istrinya pasti mengatakan sesuatu yang membuat David kembali menghormati dirinya sebagai orang yang lebih tua seperti dulu.
.
.
.
TBC
"Mencintai tidak harus memiliki, mencintai adalah memberi tanpa berharap untuk diberi kembali."~@Nophie_author
Karena update nya terlambat jadi thor akan update lagi sekitar jam 3 atau jam4 an, jadi bisa ngabuburit sambil baca, tenang sementara belum ada konten 21++ karena rencananya thor mau datengin Pamela... wk wkw kw jadi pesta gak ya?
Jadi jangan lupa untuk hadiah, vote dan like yang banyak ya... Komennya juga ditunggu. Spam aja deh, biar banyak komennya, kayak nopel nopel yang terkenal itu loh... he he he
Dahlah!Happy Reading!!Jangan silent reader ya, langsung like dan komen ... hadiah dan juga Vote!!! Vote itu biasanya ada kalau kalian bacanya pakai Mangatoon atau Noveltoon biasa kalau pakai noveltoon lite ga akan keluar tulisan vote. Biasanya Vote dan hadiah itu ada di depan tempat blurb cerita itu ada. Ditunggu yang mau kasih vote dan hadiah ya... makasih buat yang sudah spam komen dan mencintai Azka dan Dewi❤❤