
...Artland Saga:...
...DIARY PARAVISI...
Sebelumnya...
Seuntai rantai besi membelenggu kedua tangan dan kakinya. Membebaninya. Tubuhnya tersungkur di lantai ketika tangan dan kakinya meronta. "Mama..." Pekik gadis itu ketika sosok perempuan itu menjauh dari dirinya kemudian menghilang di balik pintu. Tak lama pintu itu terbanting menutup, disusul suara logam bertautan. Menandakan pintu telah dikunci. Gelap gulita menyelimuti ruang sempit itu.
Tak lama ia mendengar suara rantai bergemerincing. Lalu suara rintihan yang memilukan. Gadis itu membenamkan wajahnya di antara lipantan tangannya yang bersilangan di lantai.
Gadis itu mengangkat wajahnya perlahan kemudian menatap senja dengan mata berkaca-kaca.
Selanjutnya...
...___________________________________________...