Reinkarnasi Sang Mafia

Reinkarnasi Sang Mafia
Episode 67


"Sensei-ge, sudah hampir tiga jam, namun mengapa Rere belum juga kembali?" Tanya seorang lelaki tampan pada kakak sepupu nya.


"Benar, seharusnya tidak selama ini," sahut Hyoung Sensei. Kakak sepupunya.


Hyoung Sensei dan Xia Jensung menghela nafas pelan. Keduanya sedari tadi menunggu Xia Re. Namun, gadis itu tak kunjung kembali. Sungguh membuat mereka cemas.


"Apakah Rere belum juga kembali?"


Hyoung Sensei dan Xia Jensung menatap ke sumber suara. Terlihat Xia Tong, Xia Fang dan Xia Mo Jensong masuk ke dalam ruangan tersebut.


Hyoung Sensei dan Xia Jensung hendak bangun berdiri untuk memberi hormat, namun, Xia Tong mengangkat sebelah tangan nya, memberi isyarat untuk tidak perlu memberi hormat.


"Sensei, apakah Rere belum juga kembali?" Tanya Xia Mo Jensong lagi.


"Belum, Rere belum juga kembali," jawab Hyoung Sensei.


"Tunggu, mungkinkah terjadi sesuatu pada Rere?" Mereka semua sontak menatap ke arah Xia Jensung.


"Apa maksud mu?" Tanya Xia Fang.


"Bukankah kusir yang menunggangi kuda Rere kembali terlebih dahulu? Dan, kemudian orang Xia Rang yang menggantikan menunggangi kuda kereta Rere?"


Mereka semua terdiam sejenak. Kemudian....


"Jangan-jangan....,"


...***...


Chang'en mengentikan kuda yang ia tunggangi.


Xia Re tersenyum miring. Gadis itu kemudian mengeluarkan Zhang Fang nya.


"Mengapa masih belum memberi perintah mereka untuk menyerang? Hm," tanya Xia Re dengan senyum menyeringai nya.


Kemudian, dengan kekuatan peringan tubuhnya. Gadis itu menyerang Chang'en dengan Zhang Fang nya.


Chang'en yang merasa dalam bahaya segera mengeluarkan pedangnya untuk menangkis serangan Xia Re.


"Ternyata Anda sudah menyadari nya, Nona," ucap Chang'en.


Kemudian, laki-laki itu berteriak memerintah.


"Semuanya! Serang!!"


"Tuan ku! Berhati-hatilah!!" Teriak Tong Tong.


Sekelompok pria dengan pakaian hitam bercorak api dengan bersamaan keluar dari tempat persembunyian dan menyerang Xia Re dengan pedang.


"Ma*ti kau! Jala*ng!!!"


Xia Re melempar kan Zhang Fang nya ke arah sekelompok orang-orang itu.


Bruk!


Sebagian dari mereka tersungkur ke atas tanah.


Xia Re berdecih.


Gadis itu kemudian mengeluarkan belatinya dan kembali bertarung.


Sekelompok orang itu juga kembali menyerang Xia Re.


Beberapa saat kemudian, pertarungan yang tidak seimbang itu masih juga belum berhenti.


Xia Re, gadis cantik itu terlihat sedikit kelelahan. Gadis itu menyeka keringat di dahinya sekilas, kemudian kembali menyerang sekelompok orang itu.


"Ketua, wanita itu cukup hebat." Ucap salah satu dari kelompok itu pada ketua mereka.


"Cih, mau sehebat apapun wanita itu, kita harus membvnuh nya!" Seru ketua sekelompok tersebut.


Percakapan ketua dan anak buah itu ternyata di dengar oleh Tong Tong.


"Sepertinya ada yang tidak beres..." Gumam sistem tersebut.


"Aku harus memeriksa nya di sistem!" Ucap Tong Tong, kemudian sistem itu pergi menghilang.


Sementara itu....


Xia Re masih terus bertarung.


"Huh, meskipun kekuatan mereka tak sebanding dengan ku, tapi ... Jumlah mereka cukup banyak," gumam Xia Re.


Xia Re kembali menyerang, gadis itu mene*bas kepala seorang pria bertubuh ceking.


Kemudian gadis itu melayangkan puku*lannya pada seorang pria bertubuh gemuk tepat di bagian mata pria tersebut.


Duk!


Aaaaaakkhhh!!!


Pria itu berteriak keras.


Xia Re kembali menyerang pria tersebut. Gadis itu mengeluarkan bela*tinya, tangannya masing-masing memegang sebuah bela*ti . kemudian Xia Re menan*cap kannya pada bagian perut dan satu nya lagi pada bagian mata kanan pria tersebut.


Aaaarrrggghhh!!


Teriakan penuh kesakitan itu sedikit membuat ciut sekelompok orang-orang itu ciut.


"Wanita itu sangat kej*am dan sa*dis," gumam salah satu dari sekelompok orang itu pada temannya.


"Benar. Padahal, jumlah kita lebih banyak dari dia, tapi dia justru sudah banyak membunvh sebagian dari kita." Sahut temannya.


"Kalian berisik! Kita serang lagi dia secara bersamaan!" Teriak ketua mereka.


Mereka semua menatap ke arah ketua mereka, kemudian mengangguk.


"Ayo serang secara bersamaan!"


Mereka semua menyerang Xia Re secara bersamaan.


Xia Re terkejut. Ia hendak menahan serangan mereka dengan Zhang Fang nya, namun....