
Robet hantu anak kecil yang baik, ia merasa bahwa ulan adalah orang baik jadi dia tidak mengganggunya malah sebaliknya, Robet suka bermain dengan ulan waktu asik dengan Robet bermain di kamar tiba-tiba hantu noni muncul masih dengan muka yang mengerikan, lalu hantu noni itu mulai mendekati ulan
"Ibu jangan sakiti kak ulan dia orang baik," bujuk robet kepada hantu noni ibunya.
Tiba-tiba wajah hantu noni berubah menjadi cantik pada saat itu,
"Pergilah dari sini," kata noni itu.
"Aku akan pergi tapi sebelum itu aku ingin tau apa sebenarnya terjadi kepada keluarga kalian?" pintaku kepada noni itu.
Secara tiba-tiba noni itu mendekatiku dan masuk ke dalam tubuhku, aku mulai tidak sadarkan diri dan tergeletak di tempat tidur tapi anehnya aku merasa di jaman keluarga markus masih hidup,
Menir markus adalah seorang yang kaya raya di kampung itu namun mereka merupakan keluarga yang sederhana, dia mempunyai banyak perkebunan dan dan aset, menir markus tergolong orang yang sangat keras dan disiplin namun dia juga baik hati,
Beda dengan istrinya yang bernama Arabella di pangil bella, bella seseorang ramah, baik hati, dan cantik menir markus mempunyai satu orang putra yang bernama Robet, Robet anak yang ceria dan ramah,
Menir markus mempunyai anak buah yang sangat dipercaya olehnya bernama pak Rohim,
pak Rohim sudah mengabdi belasan tahun dengan keluarga menir markus, namun menir markus memang orang yang disiplin dan keras karena dia juga pernah menjadi anggota militer di kala masih mudanya, di saat anak buahnya melakukan kesalahan, dia tak segan untuk berbicara kasar dan juga terkadang memakinya.
Ternyata kata-kata menir markus yang belasan tahun itu membuat pak Rohim menjadi kesal,
Dan ia berniat ingin mengambil harta dari menir Markus, akhirnya ia menjadi seorang pencuri awalnya ia hanya ingin mengambil harta dari menir markus tidak ingin membunuhnya. Namun entah setan apa yang merasuki dirinya dari dia tidak sengaja membunuh Bella, akhirnya memperkosa Bella, anaknya di bunuh dan terakhir adalah majikannya sendiri yang di bantai oleh anak buahnya sendiri.
Setelah itu pak Rohim berhasil kabur dengan semau hasil curiannya ia menjadi orang kaya di sana menggantikan menir markus.
Membeli semua aset yang di miliki menir markus dan juga vila itu.
Setelah itu pak Rohim selalu di hantui oleh keluarga markus membuatnya menjadi depresi hebat sampai-sampai kerjanya hanya melamun dan teriak-teriak ketakutan. Pak Rohim di urus oleh istrinya, bertahun-tahun ia rasakan penyiksaan ini, mungkin ini karma untuk dirinya dan akhirnya pak Rohim mengalami sakit keras dan pergi untuk selamanya. vila ini di urus langsung oleh anaknya.
Setelah aku melihat kejadian masa lalu dari keluarga markus akhirnya aku pun terbangun dan aku baru sadar wajah pak Rohim itu adalah wajah si pencuri yang berhasil di buka topengnya oleh menir markus.
Aku mulai berkomunikasi kembali dengan Bella.
"Mengapa aku di suruh untuk pergi padahal aku tidak berniat jahat."
"Suamiku tidak ingin satu orang pun yang tinggal vila ini, ia ingin hidup tenang dengan keluarganya di vila ini, jika ada yang orang yang tetap bersih keras tinggal di vila ini ia akan mengganggu orang tersebut bahkan mencelakakan nya, karena kau adalah orang baik aku tidak ingin nasib mu sama dengan yang lain.
Aku mulai mengerti dengan semua itu,
tiba-tiba dion muncul dan sanjaya.
"Kamu tidak apa-apa Lan" kata mereka berdua.
"Engak aku baik-baik saja."
"Siapa mereka??" kata bella
"Mereka ini temanku dan tidak akan menjahati kalian," Sahutku.
"Pergilah sebelum malam dari vila ini, karena suamiku akan datang di malam hari dan bisa mencelakakan kalian,"
"Ayo Lan mereka ingin kita pergi dari vila ini" kata Dion.
Akhirnya aku mengiyakan ucapan Bella, dan aku pun sudah mendapatkan cerita misteri keluarga markus,
"Baik lah aku akan pergi dari vila ini hari ini," kata ulan.
Ulan akhirnya menelepon pak supir yang kemarin untuk segera menjemputnya sebelum malam tiba, tapi tidak akan mungkin pak sopir itu tiba sebelum malam hari, aku mulai mencari jalan keluar agar bisa keluar dari vila ini dan aku teringat dengan pak ujang akhirnya aku meminta tolong ke pada pak ujang,
Setelah itu aku mulai merapikan barang-barang bawaanku dan bergegas ke tempat pak ujang,
"Pak ujang.... pak ujang."
"Eh neng ulan ada apa neng, kok kayanya terburu-buru yah,"
"Pak ujang, ulan bisa minta bantuan bapak ujang untuk antarkan Lan pergi dari vila ini"
"Ada apa neng sih neng, kok buru-buru amat"
"Pak ujang enggak usah menyembunyikan tentang vila ini Lan udah tau semua kok,"
"Rupanya neng Ulan sudah tau, ya sudah bapak bantu neng, lagi pula neng ulan orang baik."
"Makasihh baget yah pak ujang,!"
"Gampang aja pak ujang antarkan Lan sampai di perkampungan aja nanti Lan numpang nunggu jemputan di rumah penduduk sana,!"
"Ia neng kalo gitu,"
"Ulan ke villa dulu yah pak ujang mau ngambil barang-barang Lan."
"Ia neng ulan."
Sebelum pergi Ulan kembali ke vila itu itu untuk mengambil semua barang miliknya dan berpamitan dengan Robet dan Bella.
"Selamat tinggal yah Robet, dan terimakasih untuk noni bella"
Mereka berdua tersenyum dan menghilang
Akhirnya pak ujan dan ulan pun pergi menuju perkampungan dengan mengendarai sepeda motor milik pak ujang,
Di sepanjang jalan pak ujang binggung dari mana ulan bisa tau semua sejarah dari vila itu.
"Neng kok bisa tau dari mana??"
"Lan tau dari mimpi" kataku yang berbohong kepada pak ujang.
Sepanjang jalan aku dan pak ujang pun mengobrol sampai akhirnya kita sampai di perkampungan penduduk.
"Hati-hati yang neng bapak tinggal dulu."
"Ia pak ujang terimakasih banyak,"
"Bapak bakal kesepian lagi enggak ada teman di sana,"
Mendengar hal itu hati ulan tersentuh,
"Maafin Lan yah pak," sambil memberikan uang ucapan terimakasih kepada pak ujang
"Enggak usah neng, Ia neng bapak ngerti kok"
"Enggak papa pak itu ucapan terimakasih ulan untuk bapak,"
"Terimakasih yah neng."
"Ia pak hati-hati" sahutku
Aku mencari rumah penduduk yang bersedia untuk aku tinggal sambil menunggu jemputan,
Ada ibu-ibu yang sedang duduk di halaman rumah, lalu aku menghampirinya.
"Misi bu, saya boleh numpang di sini bu sambil nunggu jemputan."
"Habis dari mana Mba" kata ibu itu
"Habis dari vila markus bu, biar enggak terlalu jauh masuknya mobil jemputan saya, jadi saya ke perkampungan." ucapku yang berbohong kepada ibu itu.
"Oh ia mba silahkan masuk mba sambil ngobrol-ngobrol di dalam, mbanya berani yah ke vila markus padahal vila itu terkenal dengan horornya, bayak orang yang melihat hantu noni, anak kecil dan kepala buntung di vila itu."
"Ah biasa saja bu, enggak ada apa-apa kok lagian mau cari hiburan bu besok mulai kerja."
Ibu itu sangat baik sekali aku di sediakan minum makan oleh ibu itu kami pun mengobrol-ngobrol hingga larut malam dan akhirnya jemputanku datang,
Dan berpamitan kepada ibu itu,
"Bu saya pulang dulu jemputan sudah datang terimakasih bayak yah bu."
"Sama-sama mba Ulan."
Aku menaiki mobil membawa barang-barangku masuk ke dalam mobil.
"Ayo pak kita jalan," kataku kepada pak sopir.
Aku terdiam sejenak di dalam mobil mengingat vila markus banyak sekali pengalaman yang aku alami di sana, pengalaman ini tidak akan aku lupakan.
tunggu kisah selanjutnya kejadian-kejadian apa lagi yang akan wulan alami dan teman-temannya, jangan lupa like, komen, dan vote dukungan kalian sangat berarti untuk ku terimakasihhh🥰🥰🥰🙏🙏🙏
Oh iyaa buat pembaca sejatiku sabar yah kalau kadang author lama upnya seperti di cerita. Ulan kadang suka telat bikin ceritanya🤣🤣 karena menulis kisah horor tidak mudah 😁😁😁 buat kalian bakal diusahakan deh😁🥰