Persahabatan Dunia Lain

Persahabatan Dunia Lain
Ummu Sibyan part 2


Dia bermimpi ada seorang wanita yang paruh baya mendatanginya dan berusaha untuk mengambil anaknya, kakakku pun terbangun bermimpi itu kembali mimpi yang sama yang ia rasakan tadi malam, dan malam ini suaminya tidak bisa menemaninya di rumah hari sudah mulai menjelang malam terdengar suara telepon yang sedang berdering telah di liat ternyata suaminya yang menelepon segera kakakku mengangkat telepon itu.


"Assalammualaikum gimana keadaanmu?"


"Waalaikumsalam alhmdulilah baik mas"


"Aku kangen sama kamu dan anakku,"


"Iaaa mas aku juga, gimana kerjannya mas"


"Alhamdulilah de enggak jadi seminggu de, 3 hari mas paling lama di sini nanti pulang"


"Ia mas sukur kalau begitu"


"Jaga diri baik-baik ya de tunggu aku datang" ucap suaminya.


"Iaaa mas jangan nakal loh disana"


"Hahah apa-apa sih kamu ini mas di sisi kerja de lagian mas udah punya kamu dan bentar lagi mau jadi seorang ayah"


"Iaa mas aku percaya kok, sepi disini mas kalau malam."


"Ya udah sabar yah tunggu mas pulang"


Mereka pun mengakhiri teleponnya. Malam semakin larut kakakku mulai mengantuk akhirnya tertidur.


Waktu dia tidur dia merasa ada yang memeluknya dari belakang tangannya menempel di perut sambil meelus-elus perutnya, dengan rasa ada yang meelus-elus kakakku mulai tersadar dari mimpinya setengah matanya terbuka.


"Mas ini kamu" sambil membuka matanya melihat tangan siapa yang ada di perutnya ternyata sebuah tangan yang keriput dengan kuku-kuku yang panjang dan runcing-runcing.


Sontak setelah melihat itu kakakku mulai panik dan melihat di sampingnya ternyata tidak ada orang di sampingnya dia pun mulai merasa ketakutan di hatinya hannya doa asa yang dia panjatkan agar tidak terjadi apa-apa kepadanya, setelah mulai tenang dan mulai mengantuk dan ingin tertidur lagi-lagi dia bermimpi wanita itu wanita itu selalu datang di setiap mimpinya dan hal yang sama juga terjadi di dalam mimpi wanita itu berusaha ingin mengambil anak kakakku.


Tapi setelah kakakku membacakan doa di dala mimpi wanita itu menghilang dan ia pun mulai terbangun kembali.


Dia berusaha mengambil HP nya dan menelepon suaminya


"Hallo mas, tidur yah!"


"Ya de kenapa kamu belum tidur?"


"Aku takut mas, aku mengalami mimpi buruk dan hal aneh terus mas!"


"Mungkin kamu cuma kecapean sayang jadi seperti itu."


"Tapi ini seperti nyata mas! kamu enggak bisa pulang lebih cepat mas aku takut sendirian di rumah."


"Yah nanti mas usahain yah, dah kamu tidur istirahat yah jaga kesehatan de."


"Ia mas."


Mereka pun mengakhiri pembicaraan di telepon. Setelah usah kakakku mencoba untuk tidur kembali membuang semua pikiran buruk dan negatifnya saat itu, ketika dia berusaha untuk kembali tidur terdengar suara kikisan benda tajam di lantai di bawah tempat tidurnya. Kakakku binggung suara apa suara benda yang mengikis lantai dan terdengar membuat suling telinga akhirnya dia bangun dari posisi tidurnya dan duduk di kasur tersebut, setelah itu dia pun melihat di bawah lantai kasurnya suara yang berasal dari situ setelah dia melihat ternyata ada seorang wanita yang melata sambil menggaruk-garukan lantai keramik dengan kukunya yang tajam



Langkah itu semakin lama semakin dekat dan akhirnya mahluk itu mendekati sambil mengelus-elus kepala kakakku hanya doa yang di bacanya di dalam hati sampai akhirnya mahluk itu hilang dan kakakku tertidur lelap.


Keesokan paginya sebelum suaminya berkerja dia menelepon istrinya terlebih dahulu.


"Hallo de, kamu lagi apa gimana tidurnya tadi malam."


"Mas kapan pulang aku takut mas" ucapnya sambil menangis.


"Kamu kenapa sayang mimpi buruk lagi?"


"Bukan hanya mimpi buruk mas, aku di ganggu mereka."


"Udah lah de kamu itu kecapean jadi berhalusinasi."


"Kenapa sih kamu itu enggak pernah percaya dengan hal seperti itu."


Akhirnya karena jengkel dengan suaminya yang memang tidak pernah percaya dengan hal-hal yang gaib dan tidak masuk akal logikanya.


"Aku kesel dengan mu kenapa kamu tidak percaya dengan kehadiran mereka" gumam kakakku dalam hati.


Ponsel pun berbunyi kembali dan di lihat ternyata telepon suaminya.


"De kamu marah sama aku??"


"Abis kamu tidak percaya mas"


"Ya aku minta maaf besok aku sudah pulang de, jangan marah lagi yah"


"Ia mas."


"Ya sudah ya de aku berangkat kerja dulu, kamu baik-baik di rumah yah besok mas udah pulang kok.


"Ia mas hati-hati yah"


Telepon di matikan kakakku melanjutkan aktifitasnya. Saat sedang menyapu dia mendengar suara wanita yang sedang bernyanyi lagu tembang jawa, suara itu membuat bulu kuduk kakakku berdiri dengan penasaran dia pun mencari asal suara itu ternyata berada di dapur ia pun mulai binggung siapa orang yang masuk ke dapurnya dengan rasa penasaran ia mulai menuju dapur dimana suara itu muncul setelah sampai di dapur ia mulai mengintip dan ternyata wanita yang tadi malam dia liat sedang berdiri dan bernyanyi lagu tembang dengan rasa takut yang teramat sangat dia pun kembali ke kamar dan menutup pintu kamar sambil menutupi mukanya dengan bantal berharap mahluk itu tidak masuk kembali ke kamarnya.


"Ya Tuhan lindungi aku dan anakku" gumamnya dalam hati sambil mengelus perutnya.


sampai tengah hari, kakakku memberanikan diri untuk keluar dari kamar, dia melihat sekelilingnya, dan makhluk itu tidak ada, kakakku mulai memasak untuk makan siangnya di dapur, saat ke dapur kakakku dikejutkan dengan banyak helaian rambut berserakan, helaian rambut yang panjang sedangkan kakakku sendiri waktu itu rambutnya pendek hanya sebahu saja, tanpa berfikir panjang kakakku mengambil sapu dan membersihkan helaian rambut tersebut dan kembali memasak.


Usai memasak dan makan siang, kakakku beristirahat, saat di rumah kakakku merasa seperti ada yang memperhatikannya tapi kakakku tidak memperdulikannya.


Hingga malam pun tiba, kakakku mulai tertidur, tapi saat tengah malam kakakku di ganggu kembali oleh makhluk itu, dia mengelu-elus perut kakakku dengan tangan hitam dan kuku panjang yang runcing, kakakku berusaha bangun tapi entah kenapa badannya tidak bisa digerakkan, makhluk itu terus menerus mengelus, kakakku pun berdoa didalam hati hingga dia bisa menggerakkan badannya dan mahluk itu pun hilang kembali.


Rasa takut yang ada di dirinya mulai menghantuinya dan sampai kapan mahluk itu menganggu dia nantikan kisah selanjutnya.


Bersambung.


Jangan lupa like, komen dan vote jika kalian suka dengan ceritaku ini 🥰❤️