Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 71 rencana al


siang hari nya semua petinggi serta dewan direksi sudah berada di ruang meeting.


zen dan umi aisyah datang karena permintaan mendadak dari al.


ken pun datang bersama tasya dan bayi cila karena permintaan al.


ke lima orang itu sudah masuk ke dalam lip.


di loby nampak wartawan sudah menunggu kabar apa yang di berikan perusahaan praja corp, ini kali pertama perusahaan mengundangnya sebab biasa nya wartawan susah sekali mendapat informasi dari perusahaan raksasa itu dan ini merupakan kesempatan emas.


di ruang meeting keluarga pranaja di sambut baik oleh para petinggi perusahaan.


al masuk di ikuti jey rey dan alex, semua menunduk memberi hormat hanya keluarga pranaja yang nampak biasa sebab di keluarga al tak mempunyai wibawa sikap nya yang dingin membuat keluarga malah sering mengolok dan mencibir al.


rapat pun di buka oleh jey dengan kesimpulan al akan mengumumkan secara resmi anak tunggal nya yang akan menjadi penerus presidir pranaja corp.


serta al yang akan muncul ke publik sebagai presdir pranaja corp.


tuan dengan mempublikasikan tuan muda dan anda apa itu tindakan yang matang di diperhitungkan sebab akan mengundang musuh musuh perusahaan mencoba mencari tau kelemahan anda bahkan bisa saja mencoba melukai anda atau tuan muda ? " pertanyaan itu muncul dari salah satu petinggi yang memang peduli pada atasan nya ".


musuh utama kita hanya satu, ZK corp, aku tau kelemahan perusahaan itu jadi tak ada yang perlu di khawatirkan, " jawab al dengan suara datar dan penuh penekanan ".


umi aisyah menghela nafas panjang begitupun dengan ken, kedua nya tau siapa sosok pimpinan ZK corp.


apa kita tidak bisa bersatu ? " tanya ken memberanikan diri ".


semua orang nampak bingung hanya orang orang orang terdekat al yang tau apa yang di maksud ken.


al menoleh pada adik nya, menatap dingin.


jika kau masih berharap pada harta kakak mu silahkan mundur dari seluruh jabatan yang aku berikan ken, " ucap al santai namun terdengar tegas ".


semua orang makin bingung dengan jawaban sang presdir.


ken merasa tersinggung dengan ucapan abang nya, ken hendak berdiri namun umi aisyah menahan nya membuat ken kembali duduk menahan kesal pada abang nya yang keras kepala.


apa ada pertanyaan lain ? " tanya jey pada semua orang yang hadir ".


sebenar nya sedari tadi tasya ingin bertanya keberadaan kakak ipar nya namun tasya tak berani bertanya di situasi seperti ini dan memilih diam.


bocah yang duduk tepat di samping presdir mengangkat satu tangan nya.


jey menatap ke arah zen juga semua orang di ruangan tersebut.


aku ga bisa jadi penerus ayah, " ucap jey sambil menoleh ke arah ayah nya ".


kenapa ? " tanya al sambil mengelus kepala anak nya ".


kata ibu zen akan menjadi penerus perusahaan ibu jadi zen tak bisa menjadi penerus perusahaan ayah, " jawab zen poloh menatap al serius ".


al nampak diam dan mengepalkan tangan nya.


zen kamu lelaki cerdas dan kuat bukan ? " tanya umi aisyah yang duduk di samping zen ".


zen membalikan tubuh nya menoleh pada umi aisyah.


ia umi, zen lelaki cerdas kuat dan hebat, " jawab zen yakin menatap umi aisyah ".


kalau begitu zen pasti mampu menjadi pemimpin perusahaan ayah juga ibu, " ucap umi aisyah lembut ".


memang boleh jadi dua pemimpin ? " tanya zen penasaran ".


tentu bahkan puluhan perusahaan juga boleh.


oke kalau begitu zen mau ayah, zen mampu bahkan kelak zen juga mau membangun perusahaan zen, " ucap zen semangat menoleh pada ayah nya ".


al tersenyum kecil mengelus kepala zen.


tuan maap bagaimana dengan nyonya kharisma ? " bisik jey ragu ".


bawa dia ke hadapanku malam ini di acara ulang tahun perusahaan, " ucap al pelan namun tegas ".


jey mengangguk dan berbisik pada alex yang langsung meninggalkan ruangan.


apa ada pertanyaan lain ? " tanya jey pada yang lain nya ".


baik rapat kali selesai, zen kau ikut ayah biarkan umi dan yang lain menghadap wartawan, " ucap al lalu menggendong zen keluar ruangan ".


tasya umi aisyah dan ken nampak kaget , ken tau ini pancingan abang nya agar kakak nya datang ke acara ulang tahun perusahaan pranaja corp.


kini semua orang membubarkan diri, jey dan rey menuju loby bersama keluarga pranaja.


jey secara resmi memberitahukan pada awak media keluarga pranaja.


lantas dimana presdir al pranaja beserta istri dan putra pewaris pranaja corp ? " tanya salah satu wartawan pada jey ".


presdir dan tuan muda akan resmi hadir di acara ulang tahun perusahaan, anda bisa hadir malam nanti, " jawab al tegas ".


apa anda hanya mempunyai dua orang putra ? " tanya wartawan pada umi aisyah ".


saya punya dua putra, " umi aisyah diam saat ".


saya juga punya satu putri pertama yang tinggal bersama suami nya, saya punya dua putri angkat yaitu tasya yang menikah ken, serta keyla yang menikah dengan assisten rey, " lanjut umi aisyah tenang ".


lantas siapa nama putri pertama anda nyonya ? tuan jey tadi belum menyebutkan nama putri pertama anda ?


nadira, " jawab umi aisyah lirih ".