Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 42 fakta mengejutkan


kini di dalam kamar alia ingin membahas rencana pernikahan paksa, ya menurut kedua nya ini pernikahan paksa.


namun al malah sibuk memperhatikan isi kamar alia, laki laki dingin itu sekarang sering merubah ekspresi, dan kita ekspresi kagum juga terkejut.


kamar kamu seperti kamar anak perempuan, " ucap al sambil duduk di samping ranjang ".


kita duduk di sopa bukan di ranjang, " ketus alia sambil merebahkan tubuh nya di ranjang ".


kau bicara saja di sopa aku di sini, " ucap al yang malah merebahkan tubuh nya di ranjang ".


alia mendengus kesal.


jadi bagaimana ?


bagaimana apa ? " al balik bertanya ".


ya kita, masa kita menikah tanpa saling suka dan cinta, " ucap alia kembali kesal ".


al mendudukan tubuh nya dan berdiri lalu berjalan ke arah sopa dan duduk di samping alia.


al menangkup wajah alia agar manatap nya.


aku rasa kamu sudah tertarik padaku, mungkin juga sudah cinta, jadi kita jalani saja, " ucap al percaya diri ".


alia memalingkan wajah nya karena gugup, jujur mendapat tatapan seperti itu membuat alia tak tahan menatap al.


tapi kalau aku suka dan cinta, lalu bagaimana dengan kamu ? " alia mencoba mengalah dengan sikap egois laki laki di samping nya ".


mudah, kamu berikan tubuhmu aku pasti cinta, " jawab al asal dan langsung mendapat pukulan di kepala nya ".


al hanya tertawa kini tubuh alia berada di atas tubuh al terus menyerang tubuh al, pintu terbuka membuat mamah putri menggeleng.


kedua orang itu menoleh ke arah pintu dan langsung duduk salah tingkah.


kalian belum halal, sabar sedikit, ayo makan siang, " ajak mamah putri pada anak dan calon menantu nya ".


kini semua sudah berada di ruang makan keluarga hanya riko yang makan siang di kamar nya di temani sang istri.


beberapa hari berlalu dan kini kharisma sudah sadarkan diri, namun kaki nya di nyatakan lumpuh sementara.


zen selalu menemani ibu nya bahkan dia bolos sekolah dan juga menginap di rumah sakit.


hari ini al dan alia berkunjung ke rumah sakit, hubungan kedua nya belum ada kemajuan, namun kedua nya menerima keputusan orang tua nya karena ulah bocah licik.


al menatap kharisma dengan tatapan tak bisa di artikan, sedangkan kharisma selalu mengalikan tatapan nya dari al.


jujur wanita itu masih sangat mencintai al namun dia tak ingin di kasihani al.


alia membawakan beberapa makanan untuk zen dan juga kharisma.


kedua wanita itu mengobrol canggung.


al keluar dari ruang rawat kharisma di luar sudah ada alex yang menunggu nya.


bagaimana ?


sudah ada di markas tuan, " jawab alex tegas ".


jey dan rey sama sekali tidak berhubungan dengan alex, alex pun sudah mundur dari jabatan assisten alia dan di gantikan gadis muda bernama sindy.


kamu tetap di sini antar alia jika dia ingin pulang, al memberikan kunci mobil pada alex.


kini al sampai di markas yang sudah cukup lama tidak dia kunjungi.


semua orang memberi hormat pada nya, al berjalan gontai di ikuti beberapa petinggi dunia bawah menuju ruangan bawah tanah.


nampak lelaki yang terlihat sudah lemah terduduk di pojok ruangan jeruji.


buka, " perintah al dan langsung anak buah nya menekan tombol di tangan nya hingga jeruji besi itu bergeser ".


amar lelaki yang sempat menjadi suami kharisma itu membuka mata nya dan tersenyum sinis pada al yang berdiri di hadapan nya.


apa wanita sialan itu sudah mati ? " ejek amar karena yakin kharisma mati setelah diri nya sengaja menabrak nya ".


amar melakukan itu karena marah, harta orang tua kharisma tak bisa dia miliki bahkan perusahaan nya pun harus hancur saat tiba tiba para pemegang saham mencabut saham nya.


amar tau itu ulah al, dan amar tau al adalah pranaja sedari dulu, itu sebab amar tak kaget saat istri polos nya mencoba menggertak uang sepuluh milyard pada al dan laki laki dingin itu dengan mudah memberikan nya.


al menendang dada amar yang langsung terbatuk.


dia pantas mati bajingan, kau tau ? aku sangat menyesal menikah dengan nya, dia membohongiku bajingan.


apa maksud mu ? " tanya al tak mengerti sebab setau al laki laki ini sudah tau kalau kharisma sudah mengandung saat menikah dengan nya ".


dia menikah denganku hanya sebuah kerja sama, aku menurut dan tak pernah menyentuh nya, tapi saat bercerai ternyata wanita sialan itu memalsukan isi dokumen dan tidak memberikan harta orang tua nya untukku, " ucap amar tertawa puas ".


al diam sesaat namun tubuh nya tiba tiba menjadi dingin, al berjongjok dan mencengkram baju amar.


apa maksudmu dia tak pernah bersetubuh denganmu ?


ya aku tak pernah menyentuh, bahkan kami selalu tidur terpisah, kau bodoh al kau bodoh, " ujar amar tertawa puas ".


kau tau, dulu awal menikah kami bekerja sama dengan baik layak nya teman, bahkan dia menceritakan apa yang kau tak tau al, kau bodoh ha ha ha.


dulu dia di perkosa dan kau hanya melihat sesudah kejadian, dulu dia di jebak teman nya yang iri akan prestasi nya di kampus, tapi kau bodoh kau bodah malah menganggap dia wanita murahan dan tak pernah mau mendengar penjelasan nya kau bodoh al ha ha ha.


kini tubuh al bergetar hebat dan terduduk, membuat amar makin tertawa puas namun juga mengeluarkan air mata saat menceritakan masa lalu kharisma.


al berdiri dan menghubungi jey.


siap tuan, " jawab jey di seberang telepon ".


cek rekaman cctv di lantai 3 kamar no 311 di hotel xx sebelas tahun lalu tepat nya tanggal lima bulan lima, " perintah al dan langsung mematikan handphone nya ".


beruntung al masih mengingat tanggal kejadian itu karena tepat hari ulang tahun kharisma.


kau terlambat al kau terlambat bodoh, " ucap amar kembali tertawa ".


al menendang dada amar kembali membuat amar terbatuk menahan sakit.


dia masih hidup dan aku belum terlambat, " jawab al dan melenggang pergi meninggalkan markas nya ".


andai tak menemui info penting al sudah menghabisi amar, namun kini laki laki dingin itu terdiam di balkon kamar nya dengan menghisap rokok memandangi indah nya malam di balik danau buatan.