
kini kedua pasangan baru itu turun dari mobil setelah sampai di restoran xx, nampak kedua nya berjalan sambil bergandengan tangan.
saat masuk ke dalam restoran jey di buat kaget dengan orang yang menunggu nya.
selamat siang paman tante, " sapa zen sambil berdiri dari kursi nya ".
alia pun masa bingung nya pasal nya dia hanya tau zen mengajak nya makan siang kenapa ada orang lain jey dan monik tak mungkin zen akan membahas pekerjaan kan.
kini ke empat orang itu sudah duduk kembali dan memesan beberapa menu makan yang akan di sajikan selesai meeting.
zen menyodorkan berkas permohonan kerja sama nya pada jey.
dengan ragu jey membuka berkas tersebut, tertera nama pemilik perusahan umi aisyah karena zen masih di bawah umur.
perusahaan bergerak di bidang jasa dan baru berdiri dalam satu bulan ini.
kamu yakin zen ? " tanya jey ragu ".
yakin lah.
ini akan jadi saingan berat anda nona, " ucap jey menyerahkan berkas pada alia ".
alia yang penasaran membaca berkas tersebut dan ternyata perusahaan yang bergerak di bidang sama dengan nya.
alia menatap heran pada zen, sementara bocah itu hanya tersenyum lucu.
aku ga akan bersaing dengan bunda, itu juga akan jadi perusahaan bunda makanya aku ajak bunda ke sini, " jelas zen dengan tersenyum lucu ".
alia kembali membaca berkas tersebut dan benar, nama pemilik memang umi aisyah namun cio nya adalah diri nya.
alia menutup mulut nya tak percaya, jey menarik kembali berkas tersebut karena penasaran dia tadi belum selesai membaca, lagi dan lagi bocah nakal itu membuat jey dan monik kaget.
dengan lancar dan rinci zen mempresentasikan permohonan kerja sama bak orang dewasa membuat ketiga orang itu bertepuk tangan.
jey menerima kerja sama tersebut berkat kemampuan zen bukan karena zen putra dari al, seharus nya ini tugas alia namun dia belum resmi menjadi cio dan besok tepat hari pelantikan oleh umi aisyah.
meskipun alia cukup lelah hari ini berkeliling dengan zen alia menuruti kemauan bocah tersebut.
kini alia dan zen sampai di pinggir danau, dalam hitungan detik alia bingung namun tiba tiba lampu taman menyala dan sebuah helikopter muncul dengan tulisan selamat ulang tahun bunda.
alia menutup mulut nya tak percaya, mata nya mulai berembun bahagia, alia tak menyangka anak angkat nya itu ingat hari ulang tahun nya bahkan sangat romantis.
selamat ulang tahun bunda semoga bunda panjang umur dan sehat selalu serta menjadi bunda yang sayang sama zen, " ucap zen sambil keluar beberapa orang yaitu keluarga pranaja sambil mex si datar itu membawa kue ulang tahun ".
alia memeluk anak angkat nya itu sambil berjongkok, terimakasih sayang.
semua nya memberi selamat bahkan si datar mex, hanya al yang diam bahkan mendekat pun tidak dia hanya menatap dari jarak beberapa meter.
kini semua nya berjalan menuju rumah utama pranaja karena danau tersebut berada di belakang kediaman pranaja.
semua nya makan malam dengan suka cita merayakan ulang tahun bunda zen, monik juga hadir atas undangan zen karena tau monik kekasih dari paman jey.
aku turut bahagia, kamu pantas mendapat ibu sambung sebaik alia tuan muda, " batin monik menatap kebahagian zen yang manja pada alia ".
al merasa anak nya itu sama sekali tak melihat nya, zen masih cemburu pada alia yang mengambil alih perhatian zen, bahkan beberapa minggu yang lalu diri nya ulah tahun zen sama sekali tidak merayakan bahkan mengucapkan.
al lupa kalau sewaktu ulang tahun diri nya sewaktu zen sakit dan keluarga nya fokus pada kesembuhan zen dan juga persiapan pernikahan keyla dan rey.
alia yang sedari tadi menyadari tatapan al pada zen menyadari kalau ayah dari anak angkat nya itu ingin juga di perhatikan anak nya itu.
alia berbisik pada zen membuat bocah itu menganggukan kepala nya, beberapa saat kemudian zen yang memang duduk di samping ayah nya menyimpan beberapa lauk di piring al membuat semua orang menoleh pada bocah tersebut.
al tau zen melakukan itu karena permintaan bunda nya, al hanya melanjutkan makan nya setelah mengelus kepala zen dan berterimakasih.
di lain tempat amelda nampak heboh saat alia memposting helikopter yang mengucapkan kata selamat ulang tahun bunda.
keluarga barata yakin itu ucapan dari anak angkat alia.
riko jadi ragu akan ucapan yang menganggap perkataan bocah laki laki itu bualan semata, tapi laki laki saat melihat penampilan al riko masih kukuh pada pemikiran nya.