Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 35 ZK corp


setelah cukup lama kedua nya duduk kembali di meja makan, tak ada sama sekali perbincangan dengan kedua nya.


alia yang nampak gugur karena perlakuan al tadi, dan al yang masih memikirkan kenapa bisa diri nya memeluk wanita lain.


selesai makan siang, alia kembali ke kantor nya di antar al.


selamat bekerja, " ucap al setelah mobil sampai di depan loby kantor ".


terimasih, " jawab alia tersenyum dan turun dari mobil ".


sepanjang perjalanan laki laki itu masih memikirkan kejadian di restoran.


di rumah utama nampak keluarga pranaja bahagia terutama zen dan umi aisyah.


berbeda dengan ken yang tau sifat kakak nya, ken masih ragu kalau al mau membuka hati untuk wanita lain.


malam hari alia di antar oleh al karena memang alia tak membawa kendaraan.


riko dan al sama sama baru sampai dan mobil kedua nya terhenti di halaman depan rumah barata.


riko ingin sekali kabur dan bersembunyi namun itu tak mungkin.


harga diri nya entah akan seperti apa di hadapan al, laki laki itu pasti sedang menertawai nya, batin riko.


riko dan al berpapasan hendak masuk ke dalam rumah sebab alia sudah berjalan terlebih dahulu.


riko sedikit menunduk memberi hormat pada al membuat laki laki itu memicingkan mata nya heran.


kini semua orang nampak berbeda pada nya, tuan barata pun sama canggung nya saat al berkunjung kali ini.


maap kan ke tidak tahuan saya tuan, " ucap tuan barata sedikit takut ".


al hanya menganggukan kepala, dia tak suka di posisi seperti ini.


riko laki laki itu entah kemana dia tak muncul di ruang keluarga.


tuan nyonya, saya tak nyaman dengan posisi seperti ini, kita bukan atasan dan bawahan bersikap lah seperti tempo hari, " ucap al yang justru membuat tuan barata juga mama putri makin merasa gugup dan bersalah pada al ".


alia masuk ke ruang keluarga dan melihat kecanggungan tersebut.


mereka berbincang sebentar lalu al berpamitan.


hampir beberapa hari alia menjadi direktur di alia spa, hari ini alia kedatangan salah satu pemegang saham yaitu riska.


alex yang kini menjadi assisten alia mempersilahkan riska masuk ke ruangan bos nya.


alia menyapa riska dengan ramah dan mempersilahkan duduk di sopa panjang.


kedua nya membahas seputar pekerjaan, alia baru tau kalau riska adalah cio dari angkasa yang bergerak di bidang batu bara.


kedua nya bekerja secara profesional, hingga kedua nya selesai akhir nya alia memberanikan diri bertanya pada riska.


sebetul nya saya belum tau alasan nona mau berinvestasi di perusahaan ini ?


riska tersenyum kecil.


saya tau perusahaan ini dari umi aisyah, saya juga pernah bercerita pada umi ingin mempunyai perusahaan di bidang jasa kesehatan atau kebugaran, " jawab riska ramah ".


apa sudah lama anda mengenal al ?


riska kembali tersenyum berniat mengerjai gadis di hadapan nya.


sudah, dan kami sangat dekat, bahkan kadang kami tidur satu ranjang dulu, " ucap riska apa ada nya ".


wajah alia nampak memucat entah apa yang alia fikir kan, namun hati nya sakit seperti di cubit.


apalagi gadis di hadapan nya nampak lebih muda dari nya dan juga terlihat sangat modis, pasti alia kalah segala nya dari gadis di hadapan nya.


yang kini alia tau riska cio dan juga anak dari salah satu orang hebat di koca B, tuan sugara dan nyonya nadira.


sepasang suami istri pemilik dari ZK corp, perusahaan raksasa yang di gadang gadang hampir setara dengan perusahaan pranaja corp.


riska berpamitan karena dia harus kembali ke kota nya.


di bandara al yang akan kembali ke negara nya sudah naik ke atas pesawat, para anak buah nya termasuk assisten nya sudah kembali dengan pesawat pribadi.


al memilih menaiki pesawat komersial perusahaan milik nya.


al duduk dengan santai di bisnis class.


nampak gadis cantik yang ternyata super model di antar pramugari ke tempat duduk nya, tapi rupa nya dia tak nyaman di sana dan meminta seseorang di samping nya bertukar tempat duduk.


hey, tuan, apa boleh saya duduk di tempat anda ? " pinta gadis itu ramah ".


al yang sedang memejamkan mata membuka nya.


seharusnya anda memesan tiket di samping jendela, bukan meminta bertukar, " jawab al santai dan memejamkan kembali mata nya ".


merrin membulat kan mata nya, dia tak pernah mendapat penolakan.


hey tuan apa anda tak mengenal saya ?


al kembali membuka mata nya dan menoleh, lalu mengamati wajah dan penampilan merrin, saya tak kenal, " jawab al polos ".


merrin model internasional, namun al tak tau karena dia tidak begitu mengikuti berita selain bisnis.


merrin menjadi kesal dan memanggil salah satu pramugari senior, tapi pramugari itu seperti tak menggubris nya.


merrin akan mengadukan pelayanan maskapai pada dirut nya, sebab merrin akan menjadi brand ambasador maskapai tersebut.


nampak pilot dan co pilot memberi hormat yang merrin kira menyambut nya ternyata pada laki laki di samping nya.


merrin mendengus kesal.


memang dia siapa, aku yang jelas jelas akan jadi brand ambasador kenapa dia yang di sapa, " gerutu merrin masih terdengar oleh al ".


al hanya tersenyum kecil dengan masih memejamkan mata nya.


pesawat mengudara hampir enak jam.


kini pesawat sampai di bandara internasional ibu kota.


merrin turun di temani assisten nya dengan perasaan kesal nya, dia tak dapat tidur dan juga tak bisa memandangi ke indahan langit karena laki laki menyebalkan.


al sudah di jemput orang orang kepercayaan nya termasuk jey.


entah kenapa al merasa merindukan sosok bunda anak nya itu.


jey bagaimana perusahaan alia apa baik baik saja ?


jey yang duduk di samping kemudi heran, tumben bos nya bertanya hal kecil menurut nya.


baik tuan, tapi nona riska tadi siang datang ke kantor nona alia dan setelah kepergian nona riska, seharian wajah nona alia menjadi murung.


jey tau itu semua dari laporan alex tentu nya.


al terdiam sesaat.


kalau riska bersikap keluar batas, akan ku hancurkan dengan kedua orang tua nya, " geram al yang malah salah paham ".


jey menelan ludah nya kasar, kalau itu benar terjadi, maka dendam lama akan kembali membara, jey tau segala nya sebab jey dan rey menemani al dari awal dia datang ke kota ini merintis bisnis.