
Percakapan antara Rita dan Alex di malam hari yang tanpa adanya ekspresi penting :
Rita : "Di samping musibah ternyata kehadiranku sangat penting ya untuk kamu hehehehe,"
Alex : "Pede sekali kamu!" ( tertawa kesenangan )
Rita : "Iya dong! Mungkin itulah kenapa kita bertemu?"
Alex: ( Berpikir ) "Maybe. Allah SWT itu misterius sekali ya padahal kita berdua jauh berbeda, dengan latar dan kepribadian yang mencolok,"
Rita : "Aku juga bingung. Lalu kamu sedang apa sekarang?"
Alex : "Menunggu chat dari kamu. Ada cerita?"
Rita : "Kamu sepertinya senang ya membaca cerita aku,"
Alex : "Sangat menarik sekali. Karena kamu menceritakannya sangat luar biasa membuatku terus ingin membacanya. Suatu hari nanti kamu bisa menjadi Penulis,"
Rita : "Jadi penulis? Hmmm nanti Author kita jadi tersaingi dong 😂😂😂,"
Alex : "Benar juga hahahaha!"
Lalu Rita menceritakan yang terjadi hari ini meskipun Alex sudah tahu kejadiannya dia tetap membaca kisah Rita dan tertawa bersama. Sampai sedihnya yang Rita rasakan saat semua temannya menceritakan apa yang Ney katakan pada mereka, Alex lagi - lagi datang hanya untuk memeriksa apakah Rita baik - baik saja. Rita sedang termenung menatapi pemandangan langit malam dari jendelanya.
Rita : "Kok dia bisa sampai sejahat itu ya. Sudah soal bully tahun lalu kemudian sekarang, apa sih maunya dia? Aku salah apa sih sebenarnya ke dia?"
Alex tidak bisa menjawabnya, dia sendiri pun tidak tahu apa yang ada dalam pikirannya Ney karena sangat rumit. Tidak bisa dijelaskan dengan sebuah kalimat, sebegitu rumitnya bila dia ingin berteman dengan siapapun termasuk Rita. Alex hanya menemani Rita duduk di sebelahnya. Kalau benar Ney butuh teman lalu buat apa dia sampai selalu berbuat keonaran? Menjauhkan semua orang yang dekat dengan Rita. Rita pikir karena Ney cemburu melihat orang bisa dekat dengannya, tapi bukan. Dia hanya ingin Rita melihat dia seorang sebagai orang yang paling bisa dia percaya dan hanya dia seorang yang lebih tinggi posisinya dari dia.
Rita : "Tadinya aku mau mengangkat levelnya jadi teman biasa tapi malah menjadikannya kembali ke angka nol,"
Kemudian Rita memasang status di Pacebuk nya. "Rencana dari Teman menjadi Biasa malah berubah jadi Nol. Menyadari ada kenyataan pahit yang harus dilihat sendiri." Yang kemudian dilihat dan di Like oleh banyak orang dalam akunnya.
"Sabaaarrrrr," Komariah berkomentar tahu siapa yang dimaksud.
"Setidaknya kamu sudah tahu kenyataannya," kata Linda yang membalas juga.
"Pahit pan nya siga cai kopi ( pahit kan ya seperti air kopi ). Tidak perlu gula sama sekali hehehe," kata Tamada ya siapa lagi coba yang selalu berkonyol ria.
"Kenapa, Rita?" Tanya Melinda.
"Ada. Orang gila, Nda," jawab Rita sambil tersenyum.
Alex juga membaca statusnya di Pacebuknya dan dia juga ikut berkomentar. Tidak cemas kalau nanti jadi rusuh.
"Aduh, orang gila mah jangan dipedulikan Rita hati - hati ah sepertinya dia iri sama kamu!" Balas Melinda lagi.
"Sabar ya Rita l know how you feel," komen Alex.
Rita membacanya kaget, 'Serius dia?' Pikir Rita. Benar saja jadinya rame pastinya juga ada yang penasaran dengan membuka akunnya. Apalagi isi akunnya juga banyak foto - foto dirinya di jaman jahiliah.
"Siapa tuh?" Tanya Arnila iseng ikut komentar juga.
"Wah, ganteng banget Rita! Rita sih sudah tidak heran ya temannya memang ada yang warga asing kan," kata Mae dengan tiba - tiba ikut masuk juga.
"Ayo sampai level teratas ya. Orangnya tampak baik banget ya. Fotonya... yah tidak semua orang sempurna sih, yang penting dia tidak melakukan itu lagi kan," tanya Komariah. Dia agak merinding sih melihatnya tapi yah namanya juga masa remaja yang penting sekarang dia tidak begitu lagi.
"Sudah tidak. That was my past, l already quit because Rita," kata Alex sambil tertawa.
"Cieeeeee!" Sambut Melinda, Mae, Linda dan Komariah yang ramai.
Waduh! Ternyata mereka semua tampaknya sudah melihat foto - foto masa lalunya Alex tapi sepertinya tidak ada masalah ya. Karena sampai saat ini tidak ada yang berkomentar apapun soal Alex.
"TOP BANGET!" Kata Popy yang melihat kehadiran bule ganteng di statusnya Rita. 'Wah, benar - benar deh Rita memang rejekinya bagus banget!' Pikirnya nampak senang melihat pasangan Rita.
Tentu saja Ney melihat status Rita dan banyak sekali yang mengomentarinya termasuk Arnila dan juga Alex ada. Sekarang dia merasa hanya dirinya saja yang tidak ada disana dan berpikir akan mengomentari Rita apa. Seperti yang tidak mau ketinggalan tapi mau bilang apa? Agar semuanya tahu kalau Rita sebenarnya bukan orang yang cukup baik.
"Wah, mulai sombong ya dapat lelaki ganteng. Tapi kamu yakin dia memang ada? Jangan - jangan cuma khayalan kamu saja," itulah yang Ney kirimkan pada Rita. Ney bertingkah dia sudah melakukan hal yang benar dan dibaca oleh semua orang.
"Wah, Ney membuat komen tuh!" Kata Rita pada Alex.
"Biarkan saja, jangan di balas kalau kamu tidak mau ada masalah. Lagipula teman kamu juga pasti sudah langsung tahu," kata Alex.
Dan memang benar, mereka membacanya tapi tidak memperdulikannya. Mereka berpikir, 'oh ini orang yang bermasalah sama Rita sesuatu statusnya.' Tidak ada seorangpun yang membalas apa yang dikatakan olehnya.
"@Arnila Kamu pura - pura tidak tahu yaaa...." balas Rita sambil menyelipkan emoji 🤣🤣🤣.
"Hahaha iya iya makasih ya doanya, semoga Allah membalas doa kalian dengan diberi banyak rejeki deh. Aamiin," kata Rita membalas semua komen teman - temannya.
Dari Rita pun komen Ney sama sekali tidak dibalas, begitu juga oleh Alex. Dia hanya ikut bicara kalau Rita sudah membalas. Ney melihat sepertinya Alex juga nyaman berada di sekitar teman Rita dan sama sekali tidak pernah menyinggung hal burik soal Rita makanya banyak temannya yang juga menyukainya. Mereka semua berpikiran dengan positif karena sudah sama - sama tahu lah media sosial. Rita juga bukan orang yang pemilih asalkan baik dan kalaupun ternyata orangnya tidak ada, ya tidak masalah.
"Lebih baik dihapus saja deh orang yang hanya bisa komen jelek. Dia itu jelas banget tidak suka melihat kamu bahagia," kata Annisa yang ikut berkomentar.
Ney juga jelas membaca komentar dari Annisa, dia setengah tidak senang dengan komentarnya dan tiba - tiba dia mencari komennya ternyata benar dihapus oleh Rita. Kemudian dia komen lagi, "Kok komen aku di hapus sih!? Memangnya aku salah berkomentar apa. Memang benar kan kalau kamu itu hanya berkhayal mana ada lelaki bak seperti pangeran ada yang mau sama kamu,"
"Hah, memang benar tuh? Wah kamu benar berkhayal terus untuk apa semua orang menyelamati kamu?" Tanya seseorang yang tidak Rita kenal.
Ney langsung senang ada orang yang setuju dengannya. Langsung saja senyap komennya.
"Kalau tahu dia hanya khayalan kok kamu bisa sih senang sama dia padahal baru lihat foto saja. Terus sampai pacaran juga kan sama dia meski hanya 3 hari, kalau kamu baru bilang dia khayalan lalu bagaimana dengan kamu yang langsung senang sendiri sampai maksa dia buat suka sama kamu?" Balas Rita sengaja dalam komennya.
Sontak semua teman - temannya mengirimkan stiker tertawa yang berbeda - beda membuat Ney tidak sadar sudah membuat lubangnya sendiri.
"@Ney Wah wah wah, memang niatnya menjatuhkan kamu itu! Tapi begonya, dia sendiri duluan yang kena!" Tawa orang lain yang tadi setuju dengan perkataannya.
"@Ney Parah banget lu! Kurang pintar otaknya, jebak orang eh dijebak juga. Kasihan!"
"@Ney Jadi orang kalau tidak suka lihat yang bahagia lebih baik diam saja. Rejeki setiap orang kan berbeda, neng. Jangan iri!"
Ney terdiam membaca semua komen yang ditujukan kepadanya. Dia baru sadar memang iya ya dulu kan dia sendiri yang senang duluan padahal Alex kenal sama Rita dan dia juga yang heboh soal Alex, memaksanya untuk menyukainya juga. Dan paling heboh ternyata Rita masih terus ingat soal itu, ingatannya ternyata tajam juga.
"Kita doakan yang terbaik, jaga dia Rita jangan sampai @Ney merebut! Soalnya dia tidak tahu malu banget, kurang bercermin," kata Sarah teman dari SMA.
Ney malu sekali dia sampai bercermin dan membandingkan wajahnya dengan Rita memang sangat jauh apalagi Rita memiliki wajah yang bulat dan berkulit putih langsat, memang sangat jauh tapi selama ini dia tidak sadar mengenai dirinya yang ternyata kurang. Harusnya sih Rita yang bersikap belagu bukannya Ney. Tapi Rita tahu diri karena menurutnya perempuan cantik masih banyak yang lebih dari dirinya jadi dia memang jarang sekali menyombongkan soal wajahnya yang tidak pernah ditumbuhi jerawat.
"Itu Teejay Marquez ya?" Tanya salah seorang perempuan yang tidak berjilbab.
"Bukan Teh, agak mirip ya?" Tanta Rita membalas komentarnya.
"Ya Allaaah kinclong banget aku kira Teejay hahaha soalnya mirip tapi memang beda sih. Dari negara mana?" Tanyanya.
"Malaysia, Teh!" Balas teman yang lain.
Oh iya nama akun Alex bukan memakai namanya sendiri tapi memakai nickname "Aku Tamvan" jadi tidak ada yang tahu siapa nama aslinya. Dan untuk orang tertentu, tampaknya dia kunci jadi tidak semua orang bisa melihat isinya.
"Siapa namanya? Boleh ya aku add," kata perempuan itu.
Rita tidak memberitahukan namanya, dan Alex bertindak cepat untuk mengubah sesuatu dari akunnya. Seperti yang diperkirakan, Ney membalasnya.
"Alex Haryaka Alfarizki," balas Ney. Sontak lah semua temannya Rita melongo wah!
Rita mendiamkannya toh memang bukan urusannya juga menolak orang itu untuk tidak memfollow Alex. Annisa sampai menggelengkan kepala, memang Ney sengaja membuat Rita kesal agar dia bisa memarahinya di status dan membuat semua orang tahu. Tapi Alex sudah memperkirakan itu dan membuat sesuatu pada akunnya. Saat perempuan itu dengan senang mencari akunnya tidak dia temukan, dia pun heran dicari berkali - kali juga sampai nama yang terpisah, sama sekali tidak ada.
"Kak, jangan berbohong ya. Nama itu tidak ada dimana pun, kalau hanya untuk mempermainkan orang jangan begitu dong. Lagian kenapa harus kakak yang memberitahu? Sedangkan kakak ini tidak. Maaf ya kak kalau saya lancang habis ganteng banget sih pacarnya. Tidak ada maksud lain kok hanya ingin melihat takutnya benar Teejay, soalnya saya fansnya hehehe," kata orang itu.
Ney kaget masa sih tidak ada namanya? Lalu Ney mencari tapi ada kok, dia pun heran kok bisa ya? Lalu menanyakannya langsung pada Alex tapi ya dia tidak mengaktifkan chatnya jd sulit, apa boleh buat dia tanyakan pada Rita di statusnya. Tapi ternyata Rita sudah memblokir akun dia jadi, ney tidak bisa kirim chat lagi. Tapi WA masih aktif.
"Rita, kok aku di blokir sih!?" Tanya Ney marah.
"Bagus buat kamu yang secara sengaja mau membuat malu aku. Soal si kakak itu yang tidak bisa melihat akun Alex, sepertinya dia tahu kalau kamu diperkirakan memberitahukan namanya jadi dia mungkin mengutak atik akun agar tidak bisa dilihat orang. Soal kenapa kamu dan Arnila bisa, karena kalian terhubung dengan aku itu secara otomatis," jelas Rita panjang lebar.
"Jadi kalau nanti kita tidak terhubung lagi?" Tanya Arnila yang muncul.
"Bukan kita tapi kalau aku tidak kontak sama Alex, ada kemungkinan kalian juga akan dihapus," kata Rita.
"Oh iya ya benar juga. Oh iya aku sudah kirimkan surat undangannya ya. Aku harap kamu bisa datang, Rita," kata Arnila.
"Oke! Rencana mau datang dengan Prita ya. Iya begitulah jadi kalau sudah diberi peluang untuk bisa lihat akun dia artinya dia percaya kalian tapi kalau seperti tadi yang kamu juga lihat ya, Nil. Ney tanpa ada ijin langsung memberikan nama Alex, ya jangan salah kalau nanti Alex juga kick out kamu dari daftarnya," kata Rita.
"Iya benar tuh. Buat apa kamu beritahu segala? Itu kan Rita yang harusnya membalas," kata Arnila yang memang tahu sih Ney pasti begitu.
"Ya aku tahu lah pasti Rita tidak akan kasih. Alex kan bukan siapa - siapanya kamu," kata Ney dengan tidak peduli.
"Ya harusnya kamu mengerti dong. Alex itu kenalnya sama Rita, bukan lu! Lu katanya teman baik Rita tapi yang mudah saja kamu sama sekali tidak mengerti? Lihat temannya Rita apa ada yang sampai bertanya soal Alex? Mereka juga tidak ada yang memberitahu soal Alex," kata Arnila memarahinya.
"Sudah, biarkan saja dia kan sudah dapat balasannya dibilang tukang bohong apalagi sama orang lain. Dia berbuat hal jelek balasannya langsung ko, Nil. Komen dia di status aku juga itu kan banyak yang lihat, biar dia mempermalukan dirinya sendiri, kita mah bodo amat!" Kata Rita yang memang kesal tapi untunglah Alex dengan kilat langsung menutup akses akunnya.
BERSAMBUNG ...