DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS
Terungkap


Kenta tak membuang waktu lagi, dia mengambil motornya yang ada di Rumah Kenzia lalu tancap gas menuju ke Markasnya Red Scorpion.


Setelah menempuh perjalanan 1 jam Kenta pun sampai di  sana dan segera menemui bang Jack. Tanpa permisi Kenta langsung masuk ke sana tidak seperti biasanya ketika dia datang ke markas itu.


“Robby... Bang Jack Ada ?” tanya Kenta ketika berpas-pasan dengan Robby.


“ Ada, dia ada di kamarnya, tapi dia sedang ada tamu. kenapa Lo sepertinya sangat tegang Ken ?”


“ Gue tidak bisa menjelaskannya sekarang, Gue harus bertemu dengan bang Jack dulu,” ucap Kenta lalu segera menuju ke kamar Bang Jack. Walaupun Kenta tahu tamu yang di maksud oleh Robby adalah wanita penghibur namun dia tidak bisa membuang-buang waktunya lagi, dia harus segera menyelamatkan Kenzia dari tangan Arjuna.


“Kenta Lo mau ke mana ?” Kenta tidak mengubrisnya.


Robby heran melihat sikap Kenta yang seperti itu, dia pun mengikuti Kenta menuju ke Kamar Bang Jack.


Ceklek...


Kenta langsung membuka pintu kamar Bang Jack, Jack yang sedang sibuk dengan aktivitasnya menoleh, Kenta yang melihat pemandangan yang tidak pantas itu langsung membalikkan Tubuhnya.


Jack bangkit dan memakai piyamanya, lalu berjalan ke arah Kenta, sebelumnya Dia memberi kode kepada wanita yang tadi bersamanya untuk meninggalkan kamar itu.


Robby menutup pintu kamar itu, terlihat bang Jack menghisap cerutunya.


“Ada apa Kenta, kamu pasti dalam keadaan Genting, kalau tidak mana mungkin kamu berani langsung masuk ke kamar saya,” Bang Jack mulai menghembuskan asap dari mulutnya.


“ Maaf kan Saya bang, ini semua menyangkut nyawa Kenzia Bang ,” ucap Kenta, Bang Jack kaget, dia menaruh Cerutunya dan bangkit lalu segera memakai pakaian lengkap dengan persenjataannya.


“ Robby kamu kerahkan orang-orang terlatih kita , kita akan menolong Kenzia,” suruh Jack


“Baik Bos,” ucap Robby segera melakukan apa yang di perintahkan oleh Jack.


“ Jelaskan secara rinci apa yang terjadi dengan Kenzia Kenta ,” ujarnya lagi 


Kenta menceritakan semua yang di lihatnya kepada Jack, dan Jack pun merasa Geram. Jack sudah menganggap Kenzia seperti putrinya sendiri dan dia sangat marah ketika ada yang Mau mencelakakannya.


*


*


Sementara Kenzia sudah terbaring di sebuah tempat tidur di dalam Rumah itu, perlahan Kenzia sadar dari pingsannya dan melihat ke seluruh penjuru Ruangan itu.


“Di mana ini?, kenapa Arjuna membawa aku ke sini,” bermacam pertanyaan timbul di benak Kenzia, dia melihat ke seluruh tubuhnya dan dia bernafas lega karena pakaiannya masih lengkap itu berarti Arjuna tidak melakukan apa-apa terhadapnya.


Kenzia mendengar ada suara langkah kaki menuju ke sana, dia kembali pura-pura pingsan, Pintu kamar itu di buka, entah siapa yang membukanya kenzia pun tidak tahu.


“ Efek obat biusnya akan segera hilang sebentar lagi, Ikat dia di sebuah kursi,”


Kenzia mendengar suara Arjuna memerintahkan kepada anak buahnya untuk mengikatnya.


Kenapa Arjuna melakukan ini padaku, apa dia sudah tahu semuanya, aku harus tetap pura-pura pingsan,, Batun Kenzia


Dua orang pria berbadan besar mengangkat Kenzia lalu mendudukkannya di sebuah Kursi lalu mengikatnya.


Arjuna perlahan berjalan mendekat ke arah Kenzia dan mulai membelai Pipi Kenzia.


“Kenapa...kenapa kamu melakukan ini padaku Sayang, kenapa!!!


Arjuna terlihat sangat marah, Kenzia masih saja pura-pura pingsan, dia ingin mengetahui sebenarnya apa yang di ketahui oleh Arjuna lebih dulu. Arjuna masih saja bicara sendiri seperti orang gila.


Ternyata dia mendengar semua percakapan aku dan Kak Kenta di Telfon tadi, pantesan saja bukan dia yang mengantarkan pakaian buat aku tapi menyuruh pelayan untuk mengantarnya,, Batin Kenzia lagi


“ Kamu sudah tahu semuanya?, baguslah kalau begitu,” ucap Kenzia yang membuat Arjuna kaget.


“ Kamu ternyata gak lebih dari perempuan murahan Ken, aku mencintai kamu dengan tulus, tapi kenapa kamu malah menghianati aku hah ,” ucap Arjuna sambil mencengkeram dagu Kenzia. Kenzia tertawa terbahak-bahak sehingga membuat kening Arjuna berkerut.


“Tenang dulu sepupuku sayang, kamu jangan Emosi dulu, kamu harus mendengarkannya dari Versiku dulu Ha.. ha... ha...,” bukannya takut Kenzia malah tertawa.


“ Sepupu?, apa maksud kamu hah?”


“ Rupanya selain kamu bodoh kamu pikun juga ya kakak Ar, kamu lihat baik-baik siapa diriku sebenarnya,” ucap Kenzia sambil membuat gaya kedipan mata yang dulu selalu dia lakukan pada Arjuna ketika mereka masih kecil.


Seketika Arjuna kembali ke ingatan 10 tahun yang lalu terakhir kali dia bertemu dengan Kenzia sebelum dia di kirim Keluar Negeri oleh Papanya.


“Zia!!!” ucapnya tak percaya.


“ Iya kakan Ar tersayang, Aku Adik Kecilmu Zia,” ucap Kenzia, Arjuna seketika Ambruk di lantai, dia tidak percaya dengan semua ini dan Zia yang dia pikir sudah tiada sekarang berada di hadapannya. Air mata Arjuna pun mengalir di sudut matanya.


Arjuna kembali bangkit dan menatap tajam ke arah Kenzia, dia masih tidak percaya dengan semua ini.


“ Buktikan kalau kamu adalah Zia?”


“ Ada satu hal yang orang lain tidak tahu tapi aku tahu tentang dirimu Kakak Al,” ucap Kenzia


Deg....


Jantung Arjuna berdetak sangat cepat mendengar ucapan Kenzia itu, dia menatap tajam ke ara Kenzia, Kenzia tersenyum smirk ke arahnya


“ Apa kamu benar Zia ku ?” ucap Arjuna bercucuran air mata sambil memeluk Kenzia.


“ Iya kakak Ar, Aku Zia kecilmu,” ujar Kenzia juga dengan air mata mengalir di pipinya, Kenzia tidak menaruh dendam dengan Arjuna, Arjuna tidak tahu menahu dengan apa yang di lakukan oleh Bramantyo Papanya.


Arjuna melepaskan ikatan tali yang mengikat Kenzia, dia menangkup kedua pipi Kenzia lalu mengecup keningnya.


“ Maafkan aku Zia, aku tidak mengenali kamu. Ketika papa bilang kalau kamu kecelakaan aku sangat terpukul dan sangat sedih, Bagaimana caranya kamu bisa selamat dari kecelakaan itu ?”


“ Tuhan masih memberikan kesempatan buatku kakak Ar untuk membalaskan apa yang paman lakukan kepada kedua orang tuaku,” ucap Kenzia


“Maksud kamu ?”


“ Kecelakaan itu sebenarnya Rekayasa Paman yang pada kenyataannya dialah yang membunuh Ibu dan Ayah,”


Arjuna tersentak mendengar penuturan Kenzia, dia masih tidak mengerti apa yang di maksud sama Adiknya itu.


“Kakak Ar jangan kaget kalau memang sebenarnya Paman Bram yang telah membunuh Ayahku kak hanya demi harta dan kekuasaan,”


“ Kamu jangan main-main Zia, kamu jangan memfitnah Papa ku,” ucap Arjuna dengan nada tinggi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai.. hai.. hai...


Jangan Lupa Follow IG miss N ya di @missniar88


Agar kamu tidak ketinggalan Info Novel terbaru miss N oke...