Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
pacar posesif


happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


" bilang saja wa'alaikumsalam...." jawab Rama


apa artinya Rama membalas pesan perasaan si Siti siti itu ???


" ga apa-apa kan Ra ???orang salam wajib dijawab kan ??" tanya nya menoleh padaku membuatku setengah mati kebingungan,harus menjawab apa


sisi kemanusiaan ku menjawab " ga apa-apa"


si devil yg ada di pundak sebelah kiriku berkata " kebaikan lu....ditikung tau rasa..."


si angel yg ada di pundak kananku berkata " insyaallah percaya saja ,bukankah dalam hubungan dibutuhkan kepercayaan..."


walaupun dibalik tak apa-apa nya perempuan selalu ada satu penyesalan...


ini Rama yg naif atau berlagak pura pura naif sih ,jelas jelas Siti ini menyukainya....


" senangnya dalam hati kalau beristri dua..." dengan sengaja Ridwan menyanyi ,lagu milik salah satu band ternama.


" suutt udah atuh jangan digangguin terus , Rama mah ga kaya gitu , tenang aja Ra..." Vina menengahi


" ga apa-apa Vin...mereka minta di fatality...." jawabku , membuat keempat cowo di depanku tertawa


" apa ???" tanyaku menantang


" Nara udah berubah jadi Liu kang...hati hati Ram...." goda Bayu


benar benar sudah memancing singa betina Bayu ini ,pipiku sedikit menggembung mendengar ocehan Bayu


" Bayu.....!!!" aku menyerang Bayu menghujani nya dengan pukulan pukulan telak


" aww ..ampun Ra... ampun...." sambil tergelak ,


" nah mamam tuh...tau cewe juga tenaganya gede..." Vina berujar membuat Gilang yg disebelahnya ikut bergidik


" Ra.. ,aku cemburu...kamu mesra mesraan sama Bayu..."


" awsshhh ga cewenya ga cowoknya sama sama garang...." Bayu meringis.


apa dia bilang mesra ???yang benar saja kawanmu ini mengusiliku Rama,,,


.


.


.


.


.


" kamu istirahat gih....aku pulang ...." ucapku melirik jam sudah menunjukan pukul 4 sore , cukup lama aku disini


Rama menampilkan wajah cemberut " jangan pulang , Ra..." pintanya


" ihhh sejak kapan seorang Rama jadi manja kaya gini...."


" sejak pacaran sama Narasheila...."jawabnya ia menaruh kepalanya di pundakku yg tak seberapa, tangannya meraih tanganku dan menyelipkan jari jarinya diantara sela sela jari tanganku ,aku jadi ingat dengan pikiran ku yg selama beberapa hari belum terjawab,kuputuskan untuk bertanya pada Rama.


" Ram...."


" hemmm.." ia memainkan jari jariku


" Gilang sama Vina,......" belum aku menyelesaikan ucapanku Rama sudah menjawab


" mereka pacaran ....tapi mereka backstreet..." jawabnya


" ko gitu ??"


Rama menegakkan posisinya " mereka sama sama suka tapi ayah Vina tidak menyukai Gilang ...."


" loh kenapa ???"


" ayah Vina itu PNS baginya image seseorang itu penting ,mungkin maksudnya baik beliau ingin pergaulan putrinya dengan orang baik baik ....."


" memangnya Gilang seperti apa ??rasanya Gilang cowok baik baik...menurutku.."


" pada dasarnya Gilang memang baik .... yg tapi terkadang orang orang melihat dari tampilan seseorang,"


memang bila dilihat Gilang bahkan memiliki tatto di kakinya ,sering merokok ,bahkan bila dilihat secara seksama di tangannya pun ada tatto...


apakah pemikiran di kampung ini masih menganggap orang bertatto itu seorang preman , tapi bukankah Gilang pun sering ikut Rama ke masjid ???,semakin Rama menjawab semakin aku penasaran


aku mengangguk cepat ,kan jarang jarang Rama bercerita tentang seseorang apalagi teman dekatnya , biasanya kalo aku kepo sama orang dia cuma bisa bilang ga baik ikut campur masalah orang Ra...kuanggap Rama tengah khilaf karena sakit ...


" sebenarnya Gilang teman ku dari kecil tapi kami dekat saat SMP ,dulu Gilang tersesat Ra ..semenjak ayahnya pergi meninggalkan Gilang dan mamahnya , Gilang jadi tulang punggung keluarga dia sempat keluar dan berhenti sekolah satu tahun dia juga tinggal di dunia jalanan ..."


aku mengerjap beberapa kali menyimak, Rama malah mencubit pipiku " gemes deh..."


" lanjut..." ucapku menajamkan kembali pendengaran ku


" sampai ia ketauan malak anak anak keamanan di pasar dan Abah tau...."


" Abah akhirnya dengan usahanya merangkul Gilang , Gilang diberi pekerjaan oleh Abah menjadi karyawan Abah dengan syarat ia kembali bersekolah dengan dalih menemani ku,...."


" aku dan Abah mengajak Gilang untuk bangkit ...tapi sepertinya image buruk sudah melekat bagi sebagian orang dan tidak bisa melihat perubahan seseorang...."


ko gue sedih ya...." ga usah nangis...kalo memang kamu kasian sama Gilang ,makanya jangan nakal...jangan nambahin kerjaan Gilang..." ucapnya


aku mendelik pada Rama " siapa suruh jadi pacar posesif..."


Rama terkekeh " biar ga ada yg comot...."


" emangnya kue..." jawabku tak terima


" aku tiap hari diawasin kamu sendiri bisa tebar pesona sama Siti...." jawabku tak mau kalah...


" Siti bukan siapa-siapa, Ra..." sanggahnya


" bohong...!!"


" beneran tanya aja Abah...." jawab Rama


"ga usah cemburu ..." ia mencolek daguku


" ga usah colek colek ,,dipikir sambel terasi..." jawabku sewot , Rama tertawa renyah...


apakah ini bisa disebut cemburu yg elegan ???


Rama melirik jam lalu ia beranjak memakai jaket meraih kunci motor " mau kemana ??" tanyaku


" mau nganterin kamu pulang lah , katanya tadi mau pulang atau mau nginep ...??" Rama balik bertanya


" kamu lagi sakit , Ram ! ..engga !!!" ucapku


" ya udah aku suruh Gilang atau Abay...buat nganter kamu..." Rama meraih ponselnya


" jangan ..!!kasian Gilang lagi sibuk sama Vina...masa direcokin terus..."


" Abay kalo gitu.." jawabnya


" Rama...aku bisa pulang sendiri..."


" Nara..!!!jangan mendebatku..." tatapannya tajam membuat nyaliku menciut Rama melakukan panggilan pada Bayu.


"Ram... kamu jangan gitu...aku takut liat kamu kaya gitu ,jadi paranoid liat kamu waktu mukulin Kenzi.." aku menunduk , Rama tertawa " aku gak akan kaya gitu sama orang yg kusayang Ra..." ia menyatukan keningku dan keningnya , deru nafas yg hangat keluar dari hidung dan mulutnya ,wanginya segar...


" makanya jangan sampai kamu kenapa napa atau aku yg bakal ngapa ngapain...." jelasnya mencolek hidungku


" pukk...." aku memukul lengan nya pelan " makin kesini makin nyeremin kaya preman..."


" emang ..! baru tau non..." jawabnya


selang 10 menit Bayu datang


" jangan nimpuk lagi Ra... ampun..yg tadi bercanda , Ra..." ucapnya lalu duduk di sofa sebelahku


" engga ..." jawabku


" ya udah aku pulang ya..." setelah berpamitan pada orang rumah aku memakai sepatu, lalu naik di jok belakang motor dengan Bayu yg melajukan motor,, sebelum benar benar pergi


" Ra...jangan lupa ...malam minggu ini jadwal kamu ngapelin aku..." pekiknya membuat Bayu mengernyit tak mengerti apa yg direncanakan pasangan absurd di depannya


aku menghela nafas panjang " harus ya...??"


" wajib..!!! fardhu...!! " jawab Rama diambang pintu


puk..pukk...


aku menepuk-nepuk pundak Bayu " bay...tolong dorong aku ke jurang dong..." pintaku frustrasi Rama tertawa kecil mendengar nya


" ya ilah Ra...aku dorong kamu ke jurang ,aku yg di dorong Rama ke dasar neraka...." gidik Bayu


" separah itukah Rama kalo marah ???" aku mendongak


" mau coba??? kamu cium aku !!" ucap Bayu


" mau loe..." toyorku di kepala Bayu yg terlindungi helm


" aku pulang ya "


Rama mengangguk


.


.


.


.


.


hay guysss insyaallah ya diusahakan up tiap hari , tapi jangan lupa budayakan like,vote ,rate and komennya biar mimin semongkoh... buat upnya 😙😙