Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
rencana yg gagal


happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


2 hari aku tidak masuk sekolah setelah hari kemarin aku bersaksi di hadapan penghulu..ehhh polisi maksudku...ditemani mamah , semenjak kejadian di rumah Kenzi ,kedua orangtua Kenzi lebih sering datang ke rumahku dan rumah Rama untuk sekedar meminta maaf dan memberikan buah tangan yg menurutku berlebihan ,maksudnya mungkin untuk menyogok agar masalah ini di selesaikan secara kekeluargaan....tapi dari pihak ku dan Rama sepertinya sudah mantap... menyerahkan semua urusan pada pihak yg berwajib...


Kenzi dikeluarkan dari sekolah,aku harap kedepannya berjalan normal seperti biasanya


" hadeuh baru juga masuk udah pelajaran kimia lagi.." gerutu Rama


aku menyipitkan mata ,memang diantara semua cowo yg pernah menjadi pacarku hanya lelaki di samping ku ini yg paling luar biasa ,paling banyak akalnya termasuk akal akalan untuk kabur disetiap pelajaran yang tidak dia sukai


prikitiw..... prikitiw......


bel masuk tanda istirahat berakhir ,baru saja guru akan masuk Rama dan Gilang sudah ijin ke toilet ...


apa kalo menghadapi pelajaran yg tidak disukai akan membuatmu jadi beser alias ingin pip*is terus???hanya Rama lah yg tau jawabannya, tak lama Bayu dan Ridwan juga ikut ikutan ,wah ini mah mau pip*is berjamaah....


" hmmm mencurigakan..." pikirku karena bukan sekali dua kali saja Rama seperti ini hampir sembilan bulan menyandang gelar pacar , membuatku sedikit sedikit tau kelakuan nyeleneh bin ajaib Rama.


tiba tiba bu Endah yg sedang menulis terlihat mengocok ngocok spidol yg mulai memudar warnanya " jackpot.."


" bu...kayanya spidolnya habis....diganti saja sama yg di laci yg itu biar saya yg isi..." tawarku


" oh baiklah...." bu Endah memberikan spidol yg kosong itu dan aku menerimanya " makasih, Ra... "


" ta...anter aku ngisi spidol yu..." ajakku


dan aku pun permisi , kebetulan arah menuju ruang tata usaha melewati toilet ,namun aku tidak menemui ada Rama cs disana ,aku menghela nafas panjang


" ta ,ikut aku bentar yu..." ajakku


" hah ??kemana Ra ??" tanya Mita


" udah ikut aja...!" aku menarik tangan Mita.


benar saja monyet jadi jadian yg hanya terjadi saat pelajaran kimia saja sedang memanjat tembok pagar sekolah


" bwahahaha mau kabur to... Ra...." tawa Mita tapi aku segera menahan Mita agar tidak terlalu keras tertawa


Rama POV


hari ini hari baru ,kuharap setelah kejadian kemarin tak ada lagi kejadian buruk yg akan menimpa aku dan Nara khusunya hubungan kita berdua ,selain Nara yg selalu mencubit pinggang ku dan memukul bahu dan dadaku karena kesalnya melihat aksi ajaib ku.


baru saja berdo'a Allah sudah membayar nya kontan , pelajaran kimia yg bagaikan obat tidur untukku , mendapat tinta merah di daftar hari baru ku, daripada aku harus bergelut dengan rasa kantukku lebih baik aku ke warkop babeh , pesan mie pake telor setengah mateng dan main PS milik Wawan anak si babeh.


" Lang... warkop si babeh yu..mie..mie....??"Rama menaik turunkan alisnya.


" yu..." inilah teman teman satu frekuensi ku kemanapun aku pergi disitulah mereka berada ,selalu saja menghirup udara yg sama ,thanks brother....teman rasa saudara..!!


" bu...ijin ke toilet..kebelet...ibu ga mau kan nanti saya kenc*ing disini?? nanti siapa yg mau pelin lantai kalau saya kenc*ing disini ??saya juga ga bawa celana ganti loh Bu..!! masa mau pake rok ibu .."


" kalo mau ijin ke toilet,ijin saja ga usah pake acara pidato segala..." bu Endah frustasi menghadapi rajanya murid kelas eksklusif ....


" terimakasih bu ...jasamu akan ku kenang selalu ,saya ga akan lupa jasa ibu yg sudah membiarkan saya ke toilet ,suatu hari akan saya balas bu ,saya doakan rejeki ibu lancar, ibu diberi kesehatan ,dan dipermudah segala urusannya,bukan begitu Lang ??"


" betul sekali ananda Rama..." jawab Gilang


" hoofff dasar duo absurd..." gumam Nara


" tadinya kalo ibu tidak mengijinkan saya mau lapor KPAI loh bu...tapi ternyata ibu berhati mulia..semulia siti Aisyah..."


bu Endah semakin tak paham dengan jalan pikiran Rama" kenapa urusan ijin ke toilet saja jadi ribet sekali, pake bawa bawa KPAI dan Siti Aisyah Radhiyallahu Anhu..." gumam bu Endah


" ya sudah jangan banyak bicara sana pergi , jangan menunggu sampai saya migrain karena denger ocehan kamu..."


" baiklah kalo ibu bilang begitu ,saya laksanakan. .. perintah ibu adalah jalan ninja saya..." jawabku


" bwahahahahahah....." suara tawa yg lain menggema


" suuttt...." beberapa diantaranya saat melihat wajah bu Endah yg sudah tidak bersahabat


" astagfirullah....benar sepertinya saya harus banyak yoga menghadapi kelas yg satu ini....kenapa dia yg minta ijin malah seolah-olah jadi saya yg memberi perintah...." gumam bu Endah kembali.


akhirnya aku dan Gilang pergi duluan sambil menunggu abah dan Ridwan menyusul


5 menit berselang keduanya muncul , langsung saja dengan sekali lompatan aku meraih ujung pagar sekolah yg biasa menjadi tempat pelarian kami karena posisinya yg sedikit lebih rendah


" happp...!!!." aku naik lalu dengan sekali lompatan pula aku sudah mendarat di sisi luar sekolah


5 menit berselang tak muncul batang hidung ketiga temanku


" suuttt Lang,,,,hayuu atuh lompat keburu ketauan..." tetap tak ada suara dari ketiga kawanku itu .


bagai disambar petir pas lagi enak enaknya minum es doger...aku yg tengah menengadah ke arah tembok pagar sekolah dikejutkan dengan jeweran kuping oleh seseorang


" bagus ya... bener kan feeling aku ,kalo kamu kabur Ram...."


" adudududuh sakit ,yang...."


" tadinya aku ga niat yang... suer deh ....!!" aku menunjukkan kedua jariku .


Nara menarik kupingku hingga aku mengikutinya masuk lagi ke dalam sekolah


untuk sekali ini saja wahai penduduk Atlantis,tolong aku....!!!


aku masuk dan pasrah, Narasheila gadis inilah yg sampai detik ini mampu membuatku bertekuk lutut selain pada ambu ,bahkan pada teh Ayu saja aku berani mendebat.


ketiga kawanku seperti tawanan perang yg angkat bendera putih dengan Mita disamping nya ,


Rama POV end.....


" Rama...!!!!ngapain kabur sihhh.... pake ngajak ngajak yg lain lagi..." dengan tanganku yg masih menjewer kuping Rama


" aduh yang ..sakit lepasin dulu tangan kamu , nanti kalo kupingku copot gimana ??aku ga akan ganteng lagi...kamu harus tanggung jawab nikah sama aku..." pekiknya , wajahku sudah menahan malu


" ga usah ngadi ngadi...." mataku melotot pada Rama ia langsung terdiam


ini dia tugas baru untukku,menjaga ketentraman dan ketenangan sekolah yg dikacaukan oleh Rama...


" ga usah malu maluin Ram...." kubilang...


" assalamualaikum...."


" wa'alaikumsalam....."


" maaf bu ... kelamaan..."


bu Endah mengernyit namun tak lama ia menarik nafas panjang mengumpulkan sisa sisa kesabarannya....